DAFTAR BACAAN FEBUARY- MARET

Starlibrary[1]

1. Dear Friend With Love
2. The Marriage Roller Coaster
3. Kotak Mimpi
4. Yamaniwa
5. My Partner
6. Miss Colector
7. Let Me Go Home
8. Ai: Cinta tak pernah lelah menanti
9. Run to You
10. Dirty Little Secret
11. Metropolis
12. Eleanor and Park
13. The Last 2%
14. Always with Me
15. Mockingjay
16. Violet Wings
17. Inferno
-Tambahan-
18. Unbelievable
19. Divergent
Advertisements

Wishful Wednesday #7

wishful-wednesday

Makin tergila-gila sama Divergent series karya Veronica Roth.
Untungnya Divergent (Wishlist minggu kemaren) terkabul^^, meskipun cuma dapet yang cover film. Jujur, lebih suka cover sebelumnya, lebih keren. Tapi gapapa, ada Theo James yang keren menghiasi covernya.
Di Wishful kemaren2 saya udah pernah jadiin INSURGENT dan ALLEGIANT jadi wishlist. Kan ga lucu kalau di Wishful hari ini yang jadi wishlist sama. -_-
Maka, saya memutuskan, buku yang akan menjadi Wishlist-ku minggu ini adalah:

WISHING HER TO DIE

wishing-her-to-die
Judul:Wishing Her to Die
Genre:fantasy, drama
Kategori:fiksi, novel dewasa muda, novel terjemahan Korea
Penulis:Jung Soo Hyun
Ukuran:14×20 cm
Tebal:408 halaman
Harga:Rp. 67.000
Terbit:Maret 2014
Kepada Lee Min-ah.
Salam kenal. Aku Yoon Jae-hee. Meski sulit dipercaya, sekarang aku ada di dalam tubuhmu.
 
Jae-hee
Nasibku sungguh sial: pacarku meninggalkanku, aku tidak lulus audisi musikal, ditambah lagi aku mati ditabrak truk.
 
Tapi aku mendapat kesempatan untuk merasuki tubuh orang lain meskipun hanya sehari, dan aku mengambil kesempatan itu.
 
Boleh, kan? Hanya satu hari saja.
Min-ah
Orang pikir aku memiliki segalanya: karier sebagai pengacara di firma hukum raksasa Korea, kecantikan, dan kekayaan. Tapi, aku masih terikat dengan masa laluku. Aku harus menyelidiki semuanya sampai tuntas. 
 Namun, kenapa aku membuang waktu mengikuti audisi musikal yang bahkan tak bisa kuingat? Ke mana ingatanku selama beberapa jam itu? Jae-hee? Siapa Jae-hee?
 Kenapa sepertinya dia menginginkan tubuhku selamanya?
Buku terjemahan korea dari penerbit Haru ini bikin penasaran banget. Dari sinopsisnya hingga covernya. Mistis. Rindu juga sama novel-novel fantasy berbau mistis.
Mau ikutan Wishful Wednesday?
Langsung aja ke

BOOKS TO SHARE

MOVIE VS BOOK [DIVERGENT]

Divergent_film_poster

VS

Books

 

In Beatrice Prior’s dystopian Chicago world, society is divided into five factions, each dedicated to the cultivation of a particular virtue–Candor (the honest), Abnegation (the selfless), Dauntless (the brave), Amity (the peaceful), and Erudite (the intelligent). On an appointed day of every year, all sixteen-year-olds must select the faction to which they will devote the rest of their lives. For Beatrice, the decision is between staying with her family and being who she really is–she can’t have both. So she makes a choice that surprises everyone, including herself.
During the highly competitive initiation that follows, Beatrice renames herself Tris and struggles alongside her fellow initiates to live out the choice they have made. Together they must undergo extreme physical tests of endurance and intense psychological simulations, some with devastating consequences. As initiation transforms them all, Tris must determine who her friends really are–and where, exactly, a romance with a sometimes fascinating, sometimes exasperating boy fits into the life she’s chosen. But Tris also has a secret, one she’s kept hidden from everyone because she’s been warned it can mean death. And as she discovers unrest and growing conflict that threaten to unravel her seemingly perfect society, Tris also learns that her secret might help her save the ones she loves . . . or it might destroy her.

CAST:

Shailene Woodley as Beatrice Prior

Shailene_Woodley_TIFF_2011

Theo James as Tobias Four Eaton

theo_james
Begitu Divergent buat, saya langsung berangkat ke cinema 21, semalam. Nonton dari jam 06.15 sampai … nggak tau.
Seperti sinopsisnya, Tris adalah seorang remaja Divergent, yaitu kelainan, cocok dengan lebih dari satu Faksi. Tris memutuskan keluar dari Fraksi Abnegation(tanpa pamrih), berpisah dengan ayah dan ibunya dan masuk ke Fraksi Dauntles (Berani) karena merasa harus mementingkan dirinya sendiri juga. Sedangkan abang Tris memilih Erudite (cerdas)
Beatrice mengubah namanya menjadi Tris dan masuk ke Dauntless.
Bagi anggota baru Dauntless, ada seleksi-seleksi, menentukan  apakah mereka cocok menjadi Dauntless atau tidak, di Dauntless tidak ada kata menyerah. Bagi orang yang tidak lulus seleksi, maka mereka akan menjadi Non-Fraksi, menjadi gelandangan.
Perlu diingat, kalau telah dikeluarkan dari Fraksi, tidak dapat berpindah ke Faksi Lainnya.
Film ini menceritakan bahwa setiap manusia dewasa yang dibagi menjadi 5 Faksi:
  • Abnegation (Tanpa Pamrih)
  • Dauntless (Berani)
  • Erudite (Cerdas) 
  • Candor (Jujur)
  • Amity (Damai)

candor Divergent-Erudite  abnegationnn divergent-dauntless-symbol mity

Sedangkan kakaknya Tris, Caleb, memutuskan untuk bergabung dengan Erudite.
Sebelum hari ‘H’, ada test alam bawah sadar untuk mengetahui sifat dasar, di faksi apakah kita akan ditempatkan.

tris

Tris ternyata memiliki Dauntless, Erudite, dan Abnegation sekaligus. Ia adalah seorang Divergent.
Begitu juga dengan Four, Tobias ‘four’ Eaton. Seorang Dauntless yang pernah beberapa kali menolak untuk dijadikan pemimpin Dauntless. Four ternyata juga adalah seorang Divergent.
Disini, Four berperan penting dalam keselamatan Tris dan mengajarinya cara-cara untuk menjadi seorang Dauntless. Membantu Tris dalam melewati berbagai seleksi, agar tidak diketahui identitasnya sebagai Divergent. Karena setiap orang yang diketahui adalah Divergent akan dibunuh karena dianggap memberi ancaman pada Faksi lain.
Sebelumya, Tris dan Caleb hidup dibawah Abnegation bersama orang tuanya. Tapi, pada hari ‘H’ Caleb memilih Faksi Erudite, Tris memilih Faksi Dauntless.

Divergent

tumblr_static_welcome_to_dauntless

Tobias Four sendiri juga merupakan anak dari pemimpin Abnegation.
Oiya, Kate Winslet [Titanic] juga ada main disini! Tapi jadi Antagonis.
Jeanie [Kate Winslet] merupakan pemimpin Erudite. Jeanie sering berada di markas Dauntless, dan ini mulai membuat Tris curiga. Jeanie sepertinya merencanakan sesuatu. Dan itu terbukti.
Four juga menceritakan kecurigaannya tentang obat yang dapat mempengaruhi dikirim Erudite ke markas Dauntless.
Suatu ketika, semua anggota Dauntless dikumpulkan dan disuntik dengan obat pelacak di lehernya. Semua anggota terpengaruh. Kecuali seorang pria yang ketahuan adalah seorang Divergent tidak terpengaruh, dan langsung di tembak mati. Berbeda dengan Tris dan Four, mereka berpura-pura.

dddddddddddddddddddd

Ternyata mereka semua dipengaruhi dan disuruh untuk menyerang ke markas Abnegation. Ibu dan Ayah Tris meninggal saat itu juga.
Lalu Tris pun tersadar, mengapa kelompok Divergent harus dimusnahkan. Ternyata kelompok Divergent tidak mempan terhadap obat tersebut.
Eric, pemimpin Dauntless ternyata menyadari bahwa Tris dan Four adalah Divergent.
Lalu, bagimanakah nasib mereka? akankan mereka selamat? Atau sebaliknya?
FYI, Divergent merupakan film yang diangkat dari novel worldwide bestseller, Goodreads choice for favorite books of 2011, Best Young Adult Romance, dsb. karya Veronica Roth.
Divergent series terdiri dari tiga buku:

divergent2

Menurutku, Divergent lebih seru dari Mockingjay (Udah kubaca bukunya), mungkin juga Best Young Adult novel yang pernah aku baca. Veronica Roth mengambarkan kejadian-kejadian dengan sangat rinci. Buku dan Filmnya juga tidak jauh beda. Hanya beberapa scene yang ditambahkan.
Tidak seperti The Hunger Games yang banyak menampilkan Action nya atau Twilight Saga dengan kisah vampire bodoh mereka (mulai benci sama Twilight, padahal dulu TwiHard)
Durasi Filmnya adalah dua jam lebih (nonton dari 06.15 sampai nggak tau alias lupa)
Batu abu-abu untuk Abnegation, air untuk Erudite, tanah untuk Amity, Batu pijar untuk Dauntless, kaca untuk Vendor.

divergent1

Overall, saya menikmati kedua-duanya, baik film ataupun novelnya. Pada novel, rincian kejadian yang dipaparkan lebih mudah dimengerti. Ada beberapa scene yang tidak ditampilkan dalam film. Seperti di saat Tris masuk ke ruang ujian, ujian terakhir adalah dibus (dalam buku), kalo di film, Tris nerkam anjingnya trus tiba-tiba tersadar. Ada juga scene yang berbeda. Seperti ibu Tris dari faksi Abnegation ingin bertemu dengan Tris. Kalau dibuku, ibu Tris boleh ketemu Tris karena diberikan waktu. Tapi kalau di film, ibu Tris mesti mengendap-endap buat ketemu Tris.

tumblr_mzgrpqpEvy1r8m70po1_500

 

 

Ratings: 9 of 10 Stars

Book Review: Unbelievable

7151857

Judul: Unbelievable
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: Gagas Media
Terbit: 2009
Tebal: 262 hlm.
ISBN: 979-780-379-1
In the world of popularity, being perfect is everything.
Kamu adalah pusat perhatian, jadi pastikan kamu memang layak mendapatkannya.

Kamu juga harus mengerti, tujuan tampil sempurna adalah demi dibenci. Di dunia kami, dibenci dan dicemburui adalah sebuah pujian. So true, Dahling! Orang-orang seperti tak bosan bergosip tentang Paris Hilton, tetapi apa yang dia dapat di kemudian hari? Kontrak reality show sendiri dan signature perfume yang dijual di seluruh dunia.

Cantik itu wajib hukumnya dan kesempurnaan adalah segalanya. Pastikan kau selalu tampil memesona dan bungkam mereka dengan senyuman terbaikmu. Satu kesalahan kecil saja – voila! – bibir-bibir ber-lipgloss itu pasti ramai menghabisimu…

REVIEW&PLOT:

Satu lagi bukunya kak Winna tentang persahabatan! [Ai, Refrain, Remember When]
Unbelievable merupakan buku ketiga alias terakhir dari GlamGirls series (Rashi and the clique). Buku ini merupakan buku yang tertipis dibandingkan Glam Girls dan Reputation.
Banyak Blog atau komentar di Goodreads yang bilang kalau buku ini paling seru dibandingin dengan dua seri sebelumnya. Tapi, menurutku keseruan ketiga buku itu sama kok. Cuma Glam Girls (Buku 1) yang agak ngebosenin, pemeran utama cowoknya pun agak gak jelas.
Sudut pandang yang diambil di sini adalah dari Maybelline Girl POV, a.k.a Shenna Maesa Wijaya
Glam Girls–> Adrianna
Reputation–> Rashi Prakoso
Banyak orang yang bilang kalau GlamGirls series itu seperti Teen Dramanya USA, Gossip Girl, mirip katanya. Tapi saya gak tau, soalnya nggak pernah nonton Gossip Girl, pernah nyari DVD nya di toko, tapi you know whatt… ada 8 Disc! Dan saya paling males nonton dvd yang gitu panjang, bikin ngantuk.
Kayaknya mulai out of topics nih, Back to topic.
Saya mau mengomentari gaya penulisan Kak Winna disini. Serasa bukan kak Winna. Biasanya saya selalu suka sama gaya penulisan kak Winna yang gimana yahh… gak kaku, tapi gak terlalu ceplas-ceplos juga kayak Christian Simamora. Pokoknya gaya tulisan kak Winna bikin greget.
Di Unbelievable ini, gaya penulisan kak Winna kayak nggak biasanya. Dicampur inggris dan indonesia.

“Lo mungkin nggak tahu ya, your face always betrays your feelings.”

Nah, kayak gitu. Dalam satu percakapan, ada kira-kira setengah bahasa indonesia dan setengahnya lagi inggris. Dan saya  suka.
Menceritakan dari sudut pandang Maybella, dan ternyata menemukan rahasia-rahasia yang pernah Maybella lakukan.
You know what?
Maybella pernah betray Rashi. yep. Dia pernah benci alias sirik sama Rashi. Dan ingin merusak citranya Rashi. Dan itu semua Maybella simpan rapat-rapat, tapi Marion aka ex-bestfriend nya Rashi and the gang mengancam akan membeberkan rahasianya kalau May nggak ikutin apa yang Marion mau, Singkat kata, Marion morotin uangnya May, disuruh beli ini itu.
Dan ada Mario, cowok yang jadi parner biologi nya May, dan duduk sama May. Tapi Mario itu sering tidur dikelas, orang-orang bilang Mario itu teler, ada yang ngegossip bahwa Mario itu make obat.
Saat rahasia yang disimpan May rapat-rapat itu terdengar di telinga Rashi, apa yang dibayangkannya terjadi. No Friends, No same outfit, hell.
FYI, Rashi itu kaya banget, nggak ada yang berani sama dia.
Nah, Sinopsisnya bikin bingung lagi kan? Otak lagi blank.

Ratings: 3.5 of 5 Stars

Friday’s Recommendation #1

FR

 

Pertama kalinya ikutan Friday’s Recommendation ini, Hosted by Ren’s Little Corner. Sebenernya dari minggu lalu udah ngerencanain ikutan meme ini. Tapi lupa terus, ditambah adanya Ekstrakulikuler yang diadakan sekolah (Kelas akhir nihh… mau UN) Ditambah minggu lalu itu US.
Di meme minggu ini ada giveawaynya loh, berhubung karena biasanya keberuntungan jarang berpihak sama saya, saya memutuskan untuk tidak terlalu berharap dapat giveaway itu.
Buku yang saya Rekomendasikan untuk minggu ini adalah:

DIRTY LITTLE SECRET by AliaZaela

20420940

Entah kenapa, suka banget sama DLS ini. Adegan-adegan dan plotnya pun masih saya ingat dengan jelas. Nama pemerannya juga saya masih ingat. Ben Barata dan Jana. Saat saya liat Post tentang review ini, saya melihat bahwa saya ngepost review DLS pada 2 maret, artinya hampir tiga minggu yang lalu.
Saya orangnya pelupa, tapi masih bisa membedakan mana buku yang udah pernah dibaca dengan yang belum pernah dibaca. Tapi jangan tanya saya bagaimana PLOT-nya, saya hanya akan menyawab: Bagus atau tidak bagus, jadi jangan harap anda mendengan spoiler tentang buku tersebut dari saya. Karena saya. PELUPA.
Back to topic,
Di DLS ini, banyak disertai bahasa-bahasa inggris yang ouh-oh (Baca Review)

 

MAU IKUTAN FRIDAY’S RECOMMENDATION?

[CLICK HERE] REN’S LITTLE CORNER

 

Wishful Wednesday #6

wishful-wednesday

Yeahhh!!!

Good Newsnya adalah…

Wishlistku di Wishful Wednesday #5 terkabul!

Buku Unbelievable by Winna Efendi.

Padahal udah mau nyerah nyari buku itu. Di Gramedia nggak ada, trus dibukabuku habis, di bukukita nggak ada. Trus kemaren ada yang jual di FB, langsung beli deh~ #BasaBasi

Bad News adalah…

Belum kepikiran pingin buku apa. Soalnya semingguan lalu focus ke US. Ditambah banyak banget buku yang belum di baca T_T. Liat di Bacaan Febuari-Maret. 

Balik ke Wishful-Wishful sebelumnya dan nemuin Divergent yang telah menjadi Wishlistku sejak lama dan nggak terkabul-kabul #nyesek. Dan iseng ngunjungin Bukabuku.com lalu ‘menemukan’ Divergent cover film. Dan langsung pingin beli.

So My WishList This Week Is

DIVERGENT on bukabuku

Divergent_film_poster

 

Yuk Ikutan WishFul Wednesday~~

BOOK TO SHARE

Book Review: Remember When

10810798

Judul: Remember When

Penulis: Winna Efendi

Penerbit: Gagas Media

Terbit: 2011

Tebal: 252 hlm.

 Apa pun yang kau katakan, bagaimanapun kau menolaknya, cinta akan tetap berada di sana, menunggumu mengakui keberadaannya. 

Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya? Seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku. Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi. Bukankah takdir kita sudah jelas? 

Lalu, saat kau berkata, “Aku mencintaimu”, aku merasa senja tak lagi membawa cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu? Atau, aku saja yang menganggapnya terlalu saru? 

“Aku mencintaimu,” katamu. Mengertikah kau apa artinya? Mengertikah kau kalau kita tak pernah bisa berada dalam cerita yang sama, dengan senja yang sewarna? 

Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu

Satu lagi karya Winna Efendi yang menceritakan tentang persahabatan. Seperti Ai: Cinta Tak Lelah Menanti dan Refrain. Jika di Ai ada tiga orang sahabat, lalu di Refrain ada tiga orang sahabat, maka di Remember When menceritakan tentang empat sahabat. Dua cewek Dua cowok, empat orang, dua pasangan. Itulah Adrian, Moses, Freya, Gia.

Adrian, si kapten basket yang cool.

Moses, si Ketua Osis.

Gia, si cantik dan popular.

Freya, si pintar.

Dibuku ini lebih banyak diambil dari sudut pandang Freya,

Kalau Alurnya adalah Alur Mundur. Dimulai dari Prolog dari sudut pandang Freya.

PROLOG

Aku duduk termangu-mangu di tepi jendela, memandangi selembar foto yang sudah butek. Foto itu kutemukan saat sedang membersihkan kamar; terletak di tumpukan paling atas dalam kotak sepatu tua tempatku menyimpan segala bentuk kenangan masa lalu.

      Kutelusuri permukaan foto tersebut dengan ujung jemari, mengingat-ingat kembali segala sesuatu yang dulu pernah terbagi diantara empat orang yang sedang berpose di depan kamera.

      Gia; yang tidak pernah difoto dengan senyum dikulum; selalu bergaya dengan senyum lebarnya. Seragam putih abu-abunya terlihat pas di badan, dengan lengan kemeja yang digulung sekali. Disebelahnya–Adrian, dengan sebelah  tangan tersampir santai di pundak Gia. Seragamnya lecek dan kotor, hasil pertandingan basket tiga lawan tiga yang dimenanginya sebelumnya. Di samping Adrian, moses, dengan setengah senyum yang dipaksakan. Dan, aku-Freya-berdiri tanpa senyum di sisi Moses, berwajah kaget karena difoto mendadak tanpa persiapan.

      Foto kami berempat, sahabat sejati, saat SMU. Saat-saat seragam putih abu-abu mendominasi, hari-hari yang dimulai dengan kejamnya orientasi, lalu perkenalan, lalu persahabatan, lalu kenangan.

      Kuletakkan kembali foto itu di dalam kotak. Pikiranku kembali pada hari-hari pahit manis itu, beberapa tahun silam.

Lalu di lanjutkaan ke bagian pertama yang menceritakan dari awal perjalanan cinta dan persahabatan mereka. Bagaimana pada akhirnya mereka berpacaran dan selalu bersama.

Dan yah, konfliknya udah cukup mainstream.

Suatu ketika nyokap Adrian meninggal, dan saat Adrian sedih, Cuma Freya yang bisa ngehibur Adrian, dia merasa kalau Freya itu mengerti gimana perasaan ditinggal nyokap. Lain dengan Gia yang terlihat Kasihan. Dan Adrian benci dikasihani.

“Gue rindu sama nyokap gue, omelan nyokap gue, yang nyuruh gue berhenti main PS.” 
Disitulah Adrian mulai dekat dengan Freya, entah kenapa Adrian merasa nyaman dengan Freya, karena menurut Adrian, Freya tidak menunjukkan sikap kasihannya pada Adrian, tidak seperti Gia.

Adrian suka sama Freya, Tapi disisi lain Adrian nggak bisa tinggalin Gia, secara mereka udah pernah tidur bareng.

 

Pada akhirnya, pada siapa hati Freya berlabuh?

Lalu bagaimana dengan Moses dan Gia?

Apa Gia rela melepaskan Adrian demi sahabatnya?

Dan yeah, sekali lagi aku jatuh cinta pada gaya penulisan Kak Winna, mencertiakan dengan detail kisah mereka. Dapet banget chemistry mereka.

Oya, buku ini merupakan Cetak ulang, Revisi title dan cover. Dulunya judulnya itu Kenangan Abu Abu lalu di ganti mjenjadi REMEMBER WHEN.

Menurutku covernya itu cukup simple, tapi manis. Suka sama covernya, meskipun nggak terlalu cantik juga sih. But, it’s oke lah.

Winna Efendi membabarkan bagaimana indahnya kita jatuh cinta dan persahabatan pada jaman SMA. Dan itu indah.

Untuk typo, aku nggak terlalu memerhatikan, tapi mungkin ada.

 

Ratings: 4 of 5 Stars.