[Book Review] Mahogany Hills

17886352

Judul: Mahogany Hills
Penulis: Tia Widiana
Penerbit: GRAMEDIA
Terbit; 2013
Tebal: 344 hlm.
ISBN: 9789792295849
Jagad Arya dan Paras Ayunda mendapatkan kehidupan yang mungkin diharapkan oleh semua pasangan pengantin baru. Segera setelah menikah, mereka tinggal di rumah bernama Mahogany Hills, di pelosok pegunungan Sukabumi yang sejuk dan indah.
Yang membedakan Jagad dan Paras dengan pasangan pengantin lainnya adalah mereka menikah bukan karena cinta. Baik Jagad maupun Paras punya rahasia yang mereka pendam. Kesepian, amarah, dan penyesalan bercampur aduk dengan rasa rindu dan kata cinta yang tak pernah terucapkan—semua itu senantiasa menggelayuti Mahogany Hills.
Dengan caranya masing-masing, Jagad dan Paras berjuang untuk menghadapi satu pertanyaan yang pada suatu titik harus mereka jawab: Sanggupkah mereka bertahan dalam pernikahan yang tak sempurna itu?

REVIEW:

Aku sudah membaca beberapa buku yang diikutsertakan ke lomba penulisan Amore 2012. Buku-buku tersebut antara lain: Mahogany Hills, Heart Quay, A Miracle of touch. Menurutku, dari ke tiga buku itu, yang paling seru tentunya sang juara pertama, Mahogany Hills.
Actually, cerita-cerita yang bertema pernikahan karena perjodohan sudah menjamur banget di Wattpad. Dengan konflik yang hampir sama semua pula.
Banyak penduduk Goodreads yang mengatakan bahwa cerita ini terlalu drama. So do I. Apa yang akan kalian pikirkan jika menemukan plot yang begini amat: Baru ketemu – Langsung tunangan – Nikah – diambang perceraian – Anmesia. What the… &%.?!
Tema&plot yang udah menjamur ditambah dengan adegan paling klise sepanjang sejarah?!
Tapi…
Bukan berarti aku ‘nggak suka’ pake banget dengan buku ini. Malahan aku sukaa bangett!!!
Nggak tahu kenapa. Membaca buku ini membuatku melupakan semua hal yang perlu di kritik. (Jadi ingat waktu beberapa tahun yang silam, jatuh cinta pake banget dengan karya 4 musimnya Ilana tan + Sunshine becomes you. Dan baru menyadari bahwa 4 Musimnya Ilana Tan, terutama yang Summer In Seoul itu lebay banget dan IMPOSSIBLE…)
Yang aku butuhkan di sebuah cerita itu, kemampuan setiap suasana dan tokoh-tokoh yang bisa memberikan IMAGINE yang kuat. Saat aku membaca buku ini, FEEL nya kedapet banget. (Lupakan soal anmesia gara-gara nabrak pohon, HELL-NO! Emang nggak ada AIRBAG?)
Oh ya, aku juga mengeluhkan tentang ‘sedikit’nya tokoh yang bermunculan. Apalagi kemunculan orangtuanya Jagad. Mereka juga nggak pernah mengunjungi Mahogany Hills, sekalipun.
Overall, meskipun buku ini banyak kekurangan. Entah kenapa, aku tetep suka banget! Bahkan aku mau ngasih 5 bintang! (Lalu, tiba-tiba tersadar akan kekurangan fatal dari buku ini: KEMAINSTREAMAN)

 

RATINGS: 4 of 5 stars

Advertisements

Book Review: SEOUL LOVE STORY

18335049

Judul: Seoul Love Story
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penulis: Meliana Zaenudin
Tebit: 2013
Ditinggal mati suami pada usia teramat muda, membuat Abriel depresi. Ia memutuskan kuliah ke Korea Selatan, berharap memudarkan kenangannya dan punya kehidupan yang diingini orang-orang kesayangannya.
Jaejoong seorang idola tampan ternama, namun Abriel anggap berbahaya. Pria itu jatuh cinta begitu melihat Abriel, hingga nekat mendekatinya walau gadis itu dikelilingi tembok berjeruji besi. Seiring waktu Abriel mendapati diri terhanyut dalam pesona tak kenal menyerah Jaejoong. Cinta menyelinap, namun menjadi rumit.
Ibu Jaejoong yang terkenal kejam dan Chaekyong, mantan pacar Jaejoong yang tidak rela diputuskan, mengisi perjalanan cinta roller coaster itu. Lalu ada Yoohwan, teman segrup boyband Jaejoong. Dia amat menyukai Abriel dan selalu siap melindungi gadis itu dari segala bahaya.
Saat keadaan bertambah runyam, lelaki mana yang dipilih Abriel: Jaejoong atau Yoohwan 

REVIEW:

First,
What Special In this Novel?
Nothing.
Hidup Abriel disini diceritakan bak jalan tol yang mulus.
Yeah, Abriel adalah seorang janda yang ditinggal mati suaminya, Ruben. Abriel memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan pergi ke Korea  dengan tujuan refresing agar bisa melupakan Ruben.
Nah, di Korea ini kisah cintanya yang tergolong impossible pake banget.
Impossible?
Yeah! Dua orang penyanyi korea, Kim Jae Joong dan Yoo Hwan jatuh cinta pada Abriel a.k.a janda. Nah, mirip jalan tol kan? Mau dong jadi Abriel juga 😀
Dari gaya penulisannya, ‘cukup’ baik.
Dari temanya ‘kurang’ memuaskan.
Why?
Kenapa Pemeran utamanya a.k.a Abriel Janda muda? Kan gak asyik banget tuh!
Dari Latar yang diambil, Korea. Karena aku Fanatik Korea, One Star buat latarnya 🙂
Anwy, dari novel ini mungkin ada beberapa quote, tapi sayangnya saya udah lupa~
(maklum lah, ini buku pinjeman dan udah dibalikin ke pemiliknya minggu lalu) XOXO~
Anwy(lagi), Jaejoong disini mengingatkan ku pada JYJ Jaejoong. Seharusnya nama pemeran utamanya jangan mirip nama artis.
Why? (Lagi)
Banyak Readers yang tidak terlalu menyukai Fanfiction, termasuk saya sendiri. Apa hubungan Fanfiction dengan cerita ini? Tentu ada! pemeran utamanya mirip nama artis.
Note to Author: Lain kali nama pemeran utamanya jangan mirip nama aktor yah, ntar dikira FanFiction, padahal bukan. 😀
Overall, novel ini ‘tidak’ begitu buruk.

Ratings: 2.5 of 5 Stars.

Book Review: A MIRACLE OF TOUCH

1476460_406127082848701_1818913247_n

JUDUL: A MIRACLE OF TOUCH

AUTHOR: RIAWANI ELYTA

PENERBIT: GRAMEDIA

TERBIT: 14 NOVEMBER 2013

TEBAL: 240

Untuk alasan dan kepentingan masing-masing, Ravey dan Talitha memutuskan untuk menikah. Pernikahan yang sarat perbedaan dan tak sedikit pun diselipi rasa cinta membuat rumah tangga mereka seakan berjalan di atas bara api. Posisi Talitha makin terjepit saat ibunda Ravey menantangnya untuk membuktikan bahwa pernikahan mereka dapat mengubah karakter buruk Ravey.

Pengakuan dari seorang wanita bernama Mary Anne bahwa ia tengah mengandung anak Ravey kian memperuncing persoalan. Belum lagi semua persoalan ini terurai, kecelakaan menimpa Ravey. Kecelakaan yang dicurigai justru ditujukan untuk menyingkirkan Talitha.

Berhasilkah Ravey dan Talitha melalui semua kemelut itu? Siapakah sebenarnya dalang di balik kecelakaan yang menimpa Ravey

 

REVIEW:

Talita adalah seorang dokter di sebuah klinik kecantikan di Singapore yang masa izin tinggalnya tingan 2 bulan.

Temannya merekomendasikan Talita untuk segera menikah dengan pria berkebangsaan Singapore agar bisa tetap bekerja di sini. 

Akhirnya Talita dan Ravey memutuskan untuk menikah, pernikahan pura-pura. 

Tema yang cukup umum, pernikahan pura-pura, lalu berakhir sama-sama suka.

KONFLIK 1: Ibunda Ravey menentang pernikahan mereka.

Konflik yang umum juga, mertua cerewet yang tidak setuju dengan pernikahan Ravey dan Talita.

KONFLIK 2: Ibu Talita yang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan.

Itulah alasan kenapa Talita ingin mempertahankan pekerjaannya dan memilih menikah dengan Ravey.

KONFLIK 3: PIHAK KETIGA, MARY ANNE

Konflik yang terlalu Klise. Why? hampir di setiap cerita bergenre romance, selalu ada pihak ketiga.

Marry Anne adalah seorang model yang jatuh cinta pada Ravey, suatu hari ia mengaku bahwa ia mengandung anak Ravey. Kontan, berita itu tersebar si seluruh media di Singapura dan pelan tapi pasti masalah-masalah mulai melanda keluarga Ravey dan Talita.

Ketika ibu Ravey mengetahui bahwa Talita hanya memanfaatkan Ravey agar izin tinggalnya di perpanjang, ibu Ravey langsung mengancam mereka untuk bercerai, padahal benih-benih cinta mulai tumbuh diantara mereka.

Pada akhirnya, akankah mereka bercerai?

Salut dengan Riawani Elyta, Why?

  1. Ini adalah novel bergenre Adult Romance, tapi penulis tidak menyertakan adegan dewasa, sejauh ini, novel ini aman untuk semua kalangan.

2. Penulis menjelaskan dengan jelas penyakit-penyakit yang di derita para konsultan Talita.

  1. Penulis menjelaskan kebudayaan India serta minuman wajib orang india saat mertua bertamu dan sebagainya.

  2. Tulisan yang mengalir dengan rapi, meskipun ada sedikit kesalahan typo.

Ratings: 4 of 5 star.

QUOTE:

“Pernikahan yang diawali niat baik, agar dalam perjalanannya kelak juga akan diisi oleh banyak kebaikan hingga berakhir hanya oleh kehendak takdir. Jika ada pernikahan yang berakhir sebelum takdir menjemput, maka seringnya itu adalah pernikahan yang lebih dikuasai ego daripada kasih sayang.”

“Perasaan adalah sesuatu yang lebih kompleks. Tak terukur. “

“Aku yakin pernikahan bisa membuat orang berubah. Karena dalam pernikahan, kita harus bisa berkompromi dan menghargai pasangan. Ketika seseorang bisa mengalahkan egonya untuk memahami orang lain, maka pada titik itulah, dia sudah melakukan perubahan besar dalam hidupnya.”