Top 5 Most Memorable Quotes

5. From Eleanor & Park

https://i0.wp.com/twentythreepeonies.com/wp-content/uploads/2014/10/Eleanor-Park-2014.gif

4. From If I Stay

if i stay movie quote 4

3. From Life of Pi

http://amyjalapeno.files.wordpress.com/2013/03/letting-go-life-of-pi-amyjalapeno1.png?w=610&h=471

2. From Wishing Her To Die
Dunia ini sama dengan dunia binatang. Yang kuat memakan yang lemah dan orang-orang hidup demi keuntungan pribadi. Kalaupun ada seseorang yang berbuat baik, itu hanya untuk kebanggan pribadi, juga untuk membedakan dirinya dari yang lemah. Meskipun demikian, kehidupan sosial manusia dan hutan punya satu perbedaan; yaitu hukum yang menciptakan kekejaman baru. Hukum sangat berharga bagi kita. Hukum itu lebih kuat dari apapun. Hukum adalah bentuk kekejaman yang ditoleransi oleh masyarakat.
1. From The Notebook

https://i1.wp.com/38.media.tumblr.com/tumblr_ll6aopoMvt1qzle2jo1_500.jpg

Top 5 Most Favorite Books

It’s quite hard. Mengingat bahwa rata-rata aku menyukai semua buku yang aku baca. Berhubung karena aku membeli buku dengan pertimbangan yang ketat. Meskipun kadang-kadang buku-buku banyak yang tidak sesuai dengan ekspetasiku.

1298945822081836

5. Keegan’s Love Pendant
Hanyalah sebuah cerita remaja, bergenre teenlit. Tentunya. Dengan tema dan konflik yang tidak berat, serta biasa. Hanya saja, klimaks pada buku ini membuat aku… merasakan arti penyesalan yang sebenarnya. Biasanya, aku selalu menghindari teenlit. Dengan alasan yang jelas: Konfliknya tidak menantang. Begitu pula dengan buku ini. Tapi, entah kenapa… aku masih mengingat dengan jelas bagaimana cerita ini berjalan. Meski sudah 2 tahun.
4. Interlude by Windry Ramadhina
Bagaimana bisa seorang penggemar tidak menikmati karya penulis favoritnya? Ya, buku ini juga tentang penyesalan.

223920621788635220622333

3. People like Us, Mahogany Hills, X: Kenangan yang Berpulang
Cerita yang biasa tidak bisa menjamin apakah orang menyukai buku itu atau sebaliknya. Dengan konflik yang cukup berat, ketiga buku ini membuat aku terbawa suasana, gaya penulisan yang enak dibaca.

18635016

2. The One
I’ve been read the International edition, published by HarperTeen. Sebenarnya, pada awalnya aku memutuskan untuk menunggu sampai diterbitkan di Indonesia oleh Bentang Belia, tapi aku nggak sabaran. Setelah membaca The Selection dan The Elite yang menggantung, aku memutuskan untuk menyelesaikan seri ini. Dan yah… siapa yang akan melupakan akhir yang bahagia?

1. Mei Hwa: Sang Pelintas Zaman
Ide cerita sangat cerdas, unik, dan yang paling penting… jarang ditemukan. Penulis menuliskan plot dengan rentang waktu yang cukup jauh, tapi berurut. Dari tahun 1932 sampai 2002. Serta tokoh yang hidup di waktu yang berbeda, tetapi saling terhubung dan… membentuk cerita yang… penuh emosi.

Top 5 Book Boy Friends

Ini adalah kali pertama aku mengikuti Book Kaleidoscope. Rekapan akhir tahun. Berisi tentang list tentang buku-buku ‘terpilih’ berdasarkan opini masing-masin blog.
Here’s the list!

Untitled | via Tumblr23453992

5. Aku menyukai Tobias Eaton (Four) both at movie or book. Four diperankan oleh Theo James. Aku menyukai Four saat di film Divergent. Dengan alasan yang klise tentunya: dia tampan. Sesaat, aku melupakan hubungan umur dengan pemeran. Lalu, kembali ke FIKSI sebenarnya. Sesuai dengan di buku maupun di film. Four berumur 18 tahun. Masih remaja. Dan Theo James itu… remaja. Four berada pada urutan ke lima dengan tambahan poin karena ia adalah tipe yang setia. Mencintai Tris. (Baca Insurgent&Allegiant)
4. Kusano Tetsuya adalah tipe pria yang baik budinya. Bayangkan saja, siapa yang akan memberi nafas buatan pada seorang korban tabrak lari? Belum lagi korban tersebut adalah laki-laki. Masih mending perempuan. Tipe pria ini meskipun tidak tampan, jika di pasarkan pasti laku.

Tumblr

It's your story | via Tumblr

3. August Walters
Mungkin aku harus mengeluarkan tokoh favorit ini dari list. Mengingat dia telah tiada. Novel The Fault in Our Stars versi terjemahan benar-benar bikin aku bosan. Mungkin karena gaya bahasa dalam terjemahannya sangat kaku. Tapi, tokoh prianya sangat memikat hati. Apalagi Walters diperankan oleh Ansel Egort yang sangat, Manis…
2. Minho
Minho pada The Maze Runner. Pada awalnya biasa saja. Mengingat bahwa dia adalah tokoh sampingan (mungkin udah tergolong tokoh utama). Biasa saja pada awalnya karena aku membaca TMR versi Internasionalnya sebelum melihat filmnya. Mungkin karena dalam format bahasa Inggris membuat aku nggak peduli tentang Minho. Lalu, saat menonton film TMR. Aku malahan lebih suka sama Minho dibandingkan Thomas yang merupakan tokoh utama.

23663009

1. So the BEST OF THE BEST is… Drew Evans. OF COURSE! Drew has a good job: BANKIR. Of course he is rich. Of course, (mainstream) he is handsome and hot/sexy at the same time. Yes, he is playboy. Seeing woman as a puppet of his life. But, once he’s falling in love. He will never cheating. And the type of true-hearted.

 

Mungkin ada ‘ketidakadilan’ pada nomor 2 dan 3. Sebenarnya, aku menilai ‘lebih’ ke arah tampang pemain dalam film daripada karakter idaman.

[Wrap-Up] Young Adult Reading Challenge 2014

Nggak terasa ya, udah akhir tahun aja. (Pembuka yang singkat kan? Yang penting ada. Hihi)
Jadi, ini list buku yang aku baca yang bergenre Young-Adult di 2014 ini:
1. Seoul Love Story  
2. Divergent  
3. Dear Friend With Love  
4. Goodbye Happiness 
5. The Elite  
6. The Selection  
7. Cinta Masa Lalu  
8. Wishing Her To Die  
9. Oppa&i: Love Missions  
10. Oppa&i: Love Signs  
11. Remember When  
12. Run To You  
13. A Miracle Of Touch  
14. Cinta. (baca: pakai titik)  
15. Who Are You?  
16. Selamat Datang, Cinta 
17. Interlude  
18. X: Kenangan yang Berpulang  
19. Tomodachi (SCHOOL #2)  
20. Casablanca  
21. Mei Hwa, Sang Pelintas Zaman
22. Menunggu
23. Montase
24. Outsider 1
25. Outsider 3
26. Al Dente
27. Bonus Track
28. Mahoganny Hills
29. Omen 6 : Sang Pengkhianat
30. I Hate Rich Men
31. Celebrity Wedding
32. A Dandelion Wish
33. Let Go
34. Let Me Kiss You
35. Insurgent

[Book Review] Insurgent

11735983

Judul: Insurgent
Penulis: Veronica Roth
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Januari 2012
Tebal: 551 hlm.
ISBN: 9794337374
“Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu.”
Sama seperti Divergent, aku membaca buku ini saat filmnya sudah COMING SOON dan trailer filmnya
Penulis benar-benar ahli dengan pegambaran karakter. Karakter yang terbentuk benar-benar kuat, seperti pada buku pertama. Emosi Tris dan Tobias serta peran-peran pembantunya sangat terasa. Penulis membuat banyak tokoh pembantu dalam novel ini. Seperti: Marcus, Johanna, Marlene, Uriah, Christina, Caleb, Peter, Tori, Jeanie, dkk. Masing-masing emosi dari setiap peran sangat terasa.
Emosi Tobias dan Tris-lah yang paling sering muncul dan terasa. Emosi Tris saat Will mati, emosi Tobias saat bertemu dengan ayahnya. Ada beberapa keanehan di sini. Marcus ayah Tobias. Tris suka Tobias. Tris benci Marcus. Bukannya kalau suka anak, sudah pasti suka ayah? Tris membenci Marcus, tapi pada akhirnya ia dan Marcus bersekongkol. Bukannya pilihan Tris sangat aneh? Terlebih lagi ia tidak memberi tahu Tobias. Sangat plin-plan. Belum lagi Tris yang memotong rambutnya dengan alasan ingin melupakan hal yang telah tejadi dan menjadi orang baru. Padahal rambutnya Shailene Woodly sangat cantik yahhh… T_T
Plot yang dipaparkan penulis turut menjabarkan kejadian serta emosi tokoh. Penggambaran kejadian dalam plot benar-benar detail. Ini membuat aku mengkhayal. Apa yang terjadi sebenarnya. Emosi yang dialami tokoh turut membuat aku emosi. Singkatnya, meskipun aku tidak tahu gaya bahasa yang dipakai oleh penulis (berhubung karena ini merupakan buku terjemahan), aku tetap menyukai plotnya. Tapi tidak dengan cara penulisan. Aku rasa cara penulisannya sedikit kaku ya. Aku bahkan lebih menyukai gaya penulisan Windry Ramadhina (mungkin karena dia penulis novel romance, kalo Roth penulis novel dystopian). Plotnya juga tidak menye-menye dan membuat aku bosan (biasa kalau baca buku fantasi terjemahan terbitan MIZAN pasti bosan pake banget, meskipun ide ceritanya menarik. Contoh: Violet Wings. Meskipun buku ini sangat tebal(menurutku, halamannya: 551), aku bisa menyelesaikan buku ini dalam 3 hari. Tidak seperti INFERNO by Dan Brown yang aku baca dari Febuari 2014 sampai sekarang nggak siap-siap.
Buku kedua ini lebih banyak menampilkan tokoh-tokoh baru. Serta masalah dan rahasia yang pelan-pelan terkuak. Poin minus dari buku ini adalah. ENDING. ENDING yang sangat menggantung. Karena itu, ALLEGIANT akan kubeli dan kubaca. Ending dari buku ini membuat pembaca kesal. Selalu. Menggantung. Membuat pembaca penasaran dan membeli buku ketiga dari seri DIVERGENT ini.
Semua cover pada seri Divergent ini selalu memikat hati. Cover yang simpel. Tetapi menyiratkan inti dari cerita. Penulis juga sangat mempertimbangkan judul dari ceritanya. DIVERGENT, INSURGENT, ALLEGIANT.
Aku tidak akan menuliskan spoiler pada review kali ini. Spoiler akan aku tulis bersamaan dengan review film Insurgent.

 

 

Ratings: 4 of 5 stars.