Book Review: THE LAST 2%

20625057 (1)

Judul: The Last 2%
Penulis: Kim Rang 
Penerbit: Haru
Terbit: 2014
Tebal: 424 hlm.
ISBN: 978602742246

 

Jeongha, si ratu pemenang undian, memang selalu beruntung. Kali ini ia mendapatkan hadiah menginap di Arizona, hotel bintang lima yang sangat terkenal. Sayangnya, keberuntungan sepertinya tidak menyertai wanita ini dalam hal percintaan. Jeongha melihat sendiri pacarnya, Minsu, bermesraan dengan seorang wanita berpakaian merah layaknya cabai!
Saking kesalnya, saat Minsu meneleponnya, Jeongha malah berpura-pura sedang menikmati malam yang menyenangkan di Hotel Arizona bersamapria lain. Saat Jeongha sedang mengeluarkan suara-suaranya yang dipenuhi kenikmatan palsu, pria yang tinggal persis di sebelah kamar Jeongha memergokinya.
Alih-alih menertawainya, pria itu justru membantunya memberi pelajaran bagi Minsu. Mencurigakan! Apakah pria itu benar-benar tulus?

REVIEW:

Penerbit haru. Identik dengan novel Korea&Jepang.
Suka nih buku yang kayak gini. Gak tipis banget dan gak tebel banget. Cocok. Pas. Cuma 424 hlm aja. [Menurutku 424hlm gak tebel, yang tebel tuh INFERNO.]
Back to topic.
Typo? Ada (mungkin) Tapi dikit. [gak terlalu merhatiin typo.]
Meskipun buku ini ‘agak’ tebel, Babnya cuma sampe bab 6! Nah, ini ciri khas novel korea, sikit babnya. Gak kayak Elanor&Park atau novel-novel Indonesia. Babnya ampe 20-an. Tapi gak masalah sih. Hehe.
FYI, aku suka ngoleksi buku-buku Haru, dirumah buku hari ada kira-kira 18-an. Tapi belum nyempet ngereview semua.
Kenapa?
Nah, pembatas bukunya kalo dikumpul bisa dapet hadiah. Placebo namanya. [Suka gratisan]
Alurnya? Majuu terus.
Konflik? Plagiator. Greget sih. Eh biasa aja. Eh dikit deh.
Cover? Bagus, itu aja.
Meskipun ini buku luar, tapi hasil translate ke Indonesia gak abal-abal. Saya mengerti. Gak kayak Eleanor&Park, dibuat pusing 7 keliling.
Oya, ini Novel Dewasa. Ada adegan XXX nya dikit +Kissing lah. Tapi (Kurasa) Remaja ababil bolehlah baca. Soalnya buku ini gak se-parah Explicit Love Story dan After D-100.
I Love the character so much!
Karakter di sini banyak, dan gak membingungkan. Penggambaran karakternya juga jelas.

PLOT:

Jeongha, si ratu pemenang undian, selalu beruntung. 70% barang yang ada di apartemennya adalah gratisan a.k.a menang undian.
Iya. Sekali lagi selamat. Anda memenangkan hadiah berupa voucher menginap satu malam di Hotel Arizona dan bisa langsung mengambilnya di kantor kami.
“Pasti. Saya pasti ke sana.”
Hal pertama yang terbesit dalam pikiran JeongHa adalah Minsu, pacarnya. Ia akan mengajak Minsu menginap bersama.
Tapi itu semua tidak pernah jadi. Ia memergoki Minsu tengah berselingkuh dengan seorang perempuan cabai. Perempuan itu membungkus dirinya dengan segala sesuatu yang berwarna merah, dari ujung kepala sampai ujung kaki.
JeongHa pun memutuskan untuk menginap sendirian.
Nah, di hotel itulah JeongHa bertemu Seongwoo, presiden Walden grup. Seoungwoo itu campuran, korea sama barat.
So cerita mereka berlanjut-lanjut. [Males bahas, hehe]
Oya…
JeongHa itu penulis. Tapi belum terkenal. Trus ada tokoh antagonisnya, namanya Inyoung.
Inyoung ini dulu sahabatan sama JeongHa, tapi sekarang udah enggak. Soalnya Inyoung (juga penulis) mencuri naskah Jeongha lalu diikutkan ke lomba. Otomatis Inyoung menang (padahal naskah plagiat). Sekarang malah Inyoung menjadi penulis terkenal.
Oya, Inyoung juga suka sama SeungWoo dan ingin merebut SeungWoo.
FYI, Walden korea itu kayak perusahaan perfiliman.
NB: Maap yah, kalo plotnya membingungkan. Lagi males berpikir. FYI, aku nyelesaiin baca buku ini seminggu yang lalu. Entah kenapa seminggu ini males banget. Plotnya pun itu kubikin ugal-ugalan [hhehe].

Ratings: 4 of 5 Stars.

SUKA BANGET sama buku ini, but cuma 4 bintang. Gapapa ya?

WISHFUL WEDNESDAY #4

wishful-wednesday

Yeahh! Kembali ke Wishful Wednesday!

[Setelah gak nge-post selama 2 minggu.]

First, mau ngucapin…

생일 축하!!~

Happy Birthday!!~

Berita baiknya adalah … Giveaway!

Berita buruknya adalah … sampai hari ini. Buku yang udah terkabul cuma … The Last 2% ( Wishful Wednesday #2) 

T_T

WishList minggu ini:

The Cuckoo’s Calling (Cormoran Strike #1)

16160797

Clik Here [ GoodReads ] 

Buy Here 

Yeah,hobi aku emang beginian. Suka ketinggalan info.

Robert Galbraith a.k.a J.K Rowling.

Penasaran banget sama bukunya! Gara-gara baca sinopsisnya nih.

Ketika seorang supermodel jatuh dari ketinggian balkon di Mayfair yang bersalju, polisi menetapkan bahwa ini kasus bunuh diri. Namun, kakak korban meragukan keputusan itu, dan menghubungi sang detektif partikelir, Cormoran Strike, untuk menyelidikinya. Strike seorang veteran perang yang memiliki luka fisik dan luka batin. Hidupnya sedang kisruh. Kasus ini memberinya kelonggaran dalam hal keuangan, tapi menuntut imbalan pribadi yang mahal: semakin jauh dia terbenam dalam kasus ini, semakin kelam kenyataan yang ditemuinya—dan semakin besar bahaya yang mengancam nyawanya… Kisah misteri yang mencekam dan anggun, mengelana di antara atmosfer London yang pekat—dari jalanan
Mayfair yang mewah dan sunyi, ke bar-bar suram di East End, hingga ke keriuhan Soho.
The Cuckoo’s Calling adalah kisah misteri yang menawan.Memperkenalkan Cormoran Strike, inilah novel kriminal pertama J.K. Rowling, menggunakan nama alias Robert Galbraith.
Pujian:
“Novel yang menggigit dengan latar belakang dunia model, rapper, perancang mode, pencandu narkoba, dan hubungan gelap.” The Times
“Sesekali, muncul seorang detektif partikelir yang langsung merenggut imajinasi pembaca… [Galbraith] memiliki sentuhan ajaib dalam menggambarkan London dan memperkenalkan jagoan barunya.” Daily Mail
“Plotnya dibentuk dan dikisahkan dengan pintar.” The Guardian
“Kisah detektif yang mengasyikkan dan ditulis dengan baik.” Mirror
“Robert Galbraith telah menulis buku yang sangat menghibur… Lebih baik lagi, dia memperkenalkan tokoh protagonis yang menarik dalam diri Strike, yang akan menjadi bintang dalam sekuel-sekuel yang akan datang… narasinya bergerak dengan ketegangan yang meningkat. Yang lebih penting, Strike dan asistennya, Robin, telah menjadi satu tim—dan petualangan mereka akan dinanti-nantikan para pembaca dengan tak sabar.” New York Times 
“Kisah detektif yang menegangkan.” Bloomberg
“Misteri yang cerdas dan mengejutkan… Plot The Cuckoo’s Calling dirancang dengan ahli.” Cleveland Plain Dealer “The Cuckoo’s Calling mengingatkan saya mengapa saya dulu jatuh cinta pada cerita kriminal.” Val McDermid, penulis kriminal bestseller.
“Debut Robert Galbraith sangat menggigit, mirip jagoannya yang telah makan asam-garam. The Cuckoo’s Calling menyentuh dunia kalangan atas yang gemerlapan, bahkan ketika terjun ke kedalaman paling gelap hati manusia. Buku yang menggugah dari penulis yang pantas mendapat sorotan.” Mike Cooper, penulis pemenang penghargaan
“Cormoran Strike adalah tokoh rekaan yang luar biasa, dan saya tak sabar menunggu petualangan berikutnya. Strike langsung menarik perhatian, sulit dipercaya bahwa ini novel debut… yang memperkenalkan tokoh detektif paling unik yang pernah saya temui.” Mark Billingham, penulis kriminal bestseller 
“Setiap kali meletakkan buku ini, saya tidak sabar untuk segera membacanya lagi. Galbraith menulis dengan perlahan, halaman-halamannya kaya dengan deskripsi dan karakter. Saya menyukainya. Galbraith adalah penulis bertalenta.” Peter James, penulis bestseller
 

Yuk ikutan Wishful Wednesday^^

Cara ikutan?

Langsung aja terbang ke

BOOKS TO SHARE

Review: The Marriage Roller Coaster

20410440

 

Judul: The Marriage Roller Coaster

Penulis: Nurilla Iryani

Penerbit: Stilleto Book

Terbit: December 2013

Tebal: 206 hlm.

ISBN: 9786027572225

 

Kehidupan pernikahan itu bagaikan roller coaster. Yes? No? Jungkir balik! Kadang di atas, kadang di bawah. Ada yang menikmati dan tertawa bahagia, ada juga yang tersiksa dan menangis tersedu. Setelah mencobanya, setiap orang punya pilihan masing-masing: ingin terus mencoba atau justru kapok luar biasa.

Bagaimana dengan Audi dan Rafa? Kehidupan urban yang dijalani pasangan ini memberi tantangan lebih pada pernikahan mereka. Bagaimana mencari waktu untuk bersama di tengah kesibukan mereka. Bagaimana mengatur mood setelah semua energi positif hilang di kantor. Bagaimana menahan godaan dari orang yang pernah hadir di masa lalu.

Akankah mereka terus mencoba dan bertahan?
Atau justru kapok dan menyerah?

REVIEW:

 

Kayaknya si ‘author’ hobi bikin buku yang tipis-tipis. Hah! baru 206 hlm! Setidaknya ‘lebih’ tebel dari karya Dear Friend With Love yang kemaren.

Masih menemukan banyak bahasa Inggris.

Kalo soal typo sih aku gak tau, soalnya pas baca ini pakai sistem ‘baca cepat’. Kalau typo kurasa sih pasti ada. Entah sikit atau banyak, I dunno.

Dari sisi tema, okelah. Tentang suaminya yang workaholic.

Tapi aku kok ngerasa konfliknya gak cukup ‘wow’. Biasanya para penulis akan menyertai ‘bumbu’ di novelnya. Maksudnya, kalo tema pernikahan biasanya ada konflik selingkuh. Tapi disini konfliknya cuma si suami a.k.a Raffa yang workaholic dan belum siap jadi ayah.

Oiya, tokoh utamanya si Audi, bikin illfeel manja banget, nangis mulu, hobi belanja.

Ladies, say this to yourself, beli pakaian bagus itu investasi. Mungkin pakaian bagus memang nggak kayak emas yang kemungkinan besar bisa dijual lebih mahal setelah kamu simpan dilemari selama lima tahun. Tapi percayalah, pakaian bagus bisa membuat kepercayaan diri meningkat berkali-kali lipat.

Nah, loh. Untuk kata-kata diatas aku setuju. Banget malah. “Pakaian bagus itu bisa buat kepercayaan diri meningkat.” Bener banget itu. Coba anda bedakan sendiri. Pake pakaian compang-camping ke mall. Nah, bukan elonya aja yang malu. Tapi penjualnya juga IllFeel.

Oke, back to topic. From the cover. Gak tau mau bilang apa. Gak terlalu bagus dan gak terlalu jelek juga. Singkatnya diambang-ambang [kayak difilm titanic, ngambang.]

Say sorry to the Author, karena saya bisanya cuma ‘kritik’ ceritamu 🙂 Next time for your new project, aku bakal ‘kurangi’ kritiknya. Tapi janji dulu. Kurangi bahasa inggrisnya andd tebelkan bukunya. [Nah ini bicara sendiri, mana mungkin authornya baca post ku ini T_T]

Kesel kalo baca buku terlalu tipis, tapi juga gak suka buku yang tebel banget kayak Inferno. Nah, aku paling suka yang namanya ‘ditengah’ Tidak terlalu tipis maupun tebal.

 

PLOT:

 

Rafa dan Audi, sepasang suami istri yang sudah menikah — (lupa) tahun. Mungkin satu tahun.

Rafa yang workaholic + gampang cemburu dan Audi, si manja dan gila belanja.

Yoga, mantan Audi tiba-tiba muncul. Ketemu di Sushi Tei.

Yoga dan Audi putus karena Yoga kuliah di pranciss. Putusnya melalui email.

Audi yang bereksperimen dengan dapur dan menghasilkan masakan yang.. euw! Tapi selalu disantap Rafa. Dan nyeseknya adalah…

Rafa malah menjelek-jelekkan kemampuan memasak istrinya di depan Dimas, sahabat Rafa. Dan. Audi denger.

Suatu hari… Audi hamil! Nah, Rafa masih belum siap punya anak, jadi ayah.

“Aku hamil,” Kataku.

“What?” Mata Rafa yang sebelumnya sayu terbuka lebar, “Kok bisa?”

Kok bisa? Kok bisa? Nah, Rafa kadang lelet yah. Kok bisa? ngakak. Yah bisalah. Kan karena olahraga malem.

Karena selalu bertengkar dengan Rafa, Audi memutuskan untuk menenangkan dirinya di kampung halamannya, Yogyakarta.

Kini kehidupan rumah tangganya diambang-ambang.

Mampukah mereka bertahan? (Cielah)

It’s funny that most of the time the person you love the most, is also the person you hate the most. The person you wanna kiss, is also the person you wanna kill. The person you cannot live without, is also the person you wanna let go.

For me, that person is Rafa.

 

Overall, ‘lumayan’-lah. Setidaknya gak bosanlah. Dan itu cukup.

 

Nb: Nah, plotnya membinggungkan kan? Iya, memang. Gak bakat buat plot. Mau gimana lagi? T_T

 

Ratings: 3.5 of 5 stars

[Wrap Up] Winna Efendi’s Book Reading Challenge 2014

winna

Pertama kali liat RC ini gak gitu tertarik. Hadiahnya adalah Ai&Refrain cover film. Dua-duanya uda ada! Tapi pas saya baca ulang ketentuan dan hadiah…
Saya menemukan kata ‘Hadiah bisa berubah’ so, ikutan dehh!!
Buku karya Winna Efendi yang saya punya:
1. Ai: Cinta tak pernah lelah menanti
2. Refrain
3. Melbourne
4. Remember When
 5. Unbelievable 
Buat yang mau ikutan, syaratnya gampang:
1. Follow blog ini dan akun twitter @lucktygs @winnaefendi @winnaddict
2. Memasang banner Winna Efendi’s Book Reading Challenge ini di blog masing-masing. Jangan lupa dihubungkan ke postingan ini ya.
3. Buat master post tentang reading challenge di blog masing-masing dan di akhir tahun buat juga wrap up post buku-buku yang sudah kamu baca untuk ikutan reading challenge ini
4. Di kolom komentar ini, tulis; nama, akun twitter, & link blog (master post tentang reading challenge ini/ jika tidak membuat master post boleh link blogmu saja)
5. Reading challenge ini berlaku dari Januari sampai Desember 2014
6. Berhubung saya gaptek, link review buku-buku Winna Efendi yang dibaca bisa dimasukkan ke link ini, dengan format: nama, akun twitter, link review buku yang sudah dibaca:
http://luckty.wordpress.com/2014/01/04/link-winna-efendis-book-reading-challenge-2014/
7. Akan dipilih dua pemenang yang masing-masing boleh memilih dua buku Winna Efendi yang diinginkan via @bukabuku. Ada juga satu Refrain & satu buku Ai cover baru berttd langsung penulisnya. Jadi, bakal ada empat pemenang ya. Hadiah bisa berubah, semoga ada rejeki bertambah :D

[Book Review] Ai: Cinta Tak Pernah Lelah Menanti

19544155

Judul: Ai: Cinta Tak Pernah Lelah Menanti

Penulis: Winna Efendi

Penerbit: Gagas Media

Terbit: 2009, Repacked 2013

Tebal: 282 hlm.

Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar, cinta menyergapmu tanpa peringatan.

SEI
Aku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan–mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku–aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya mencintainya, dengan caraku sendiri.

AI
Aku bersahabat dengan Sei sejak kami masih sangat kecil. Saat mulai tumbuh remaja, gadis-gadis mulai mengejarnya. Entah bagaimana, aku pun jatuh cinta padanya, tetapi aku memilih untuk menyimpannya. Lalu, datang Shin ke dalam lingkaran persahabatan kami. Dia membuatku jatuh cinta dan merasa dicintai.

REVIEW:

Jujur, hal yang paling saya suka dari Winna Efendi adalah gaya penulisannya. Pokoknya suka, kata-katanya terangkai bagus. Gak tahu gimana jelasinnya. Suka.

Saya ‘cukup’ kecewa dengan editor buku ini, typo masih bertebaran dimana-mana dan tergolong banyak. Padahal buku ini telah di Re-packed. Juga banyak kata yang tidak menggunakan spasi.

Meskipun begitu, aku suka dengan jalan cerita ini. Dibagi menjadi dua bagian, bagian pertama bercerita dari sudut pandai Sei, disini kita mengetahui bahwa Sei menyukai Ai. Bagian kedua bercerita dari sudut pandang Ai, disini kita juga mengetahui bahwa Ai ‘pernah’ menyukai Sei.

Jatuh cinta dengan karakter Sei. Agak sebel dengan karakter Ai, ia sedikit egois, tingkahnya kekanak-kanakkan.

Cover. Lumayan. Tapi aku lebih suka cover yang pertama. Sayangnya aku beli Ai yang covernya versi Re-packed :(.

PLOT:

Bercerita tentang Ai dan Sei yang telah bersahabat sejak kecil. Ai adalah campuran orang Indonesia dengan Jepang. Lalu datanglah Shin, seketika itu juga Shin masuk ke lingkaran persahabatan mereka. Mereka tak terpisahkan. Kemana-mana selalu ber-tiga. Melakukan apapun. Seperti membuka website berpenghuni yang dapat menjawab segala pertanyaan dan berbau mistis yang membuat mereka ketakutan, Menerbangkan banyak layang-layang dipinggir laut.

Berlatar di perdesaan di pinggir laut di jepang. Suasana damai, lalu digabungkan dengan hiruk piruk kota Tokyo. Beserta konflik di dalamnya.

Mereka bertiga sama-sama berkuliah di Tokyo, tinggal di apartemen yang sama. Bertiga.

Apartemen itu tidak begitu luas, juga tidak begitu indah. Setidaknya terdapat dua kamar disitu. Awalnya Sei dan Shin berada pada satu kamar yang sama, dan Ai sendiri. Sei merasa terganggu dengan musik Jazz yang diputar Shin sampai pagi. Jadi, Shin pun berada pada satu kamar dengan Ai. Meninggalkan Sei sendirian.

      Aku ikut berbaring disampingnya, merasakan hangat pasir dikulitku. “Bagaimana jika aku yang mengungkapkan cinta padamu?” Aku mencoba bercanda, tapi hatiku berdebar-debar tidak karuan.

      Sei masih memejamkan mata, tangannya perlahan menemukan dan menggengam tanganku. “Hmmm,” gumannya, dan hatiku serasa berhenti berdetak saat menunggu responnya. “Aku bisa dibunuh oleh penggemarmu. Tidak sadarkah kau bahwa setidaknya separuh murid laki- laki sekolah ini jatuh cinta padamu?” Gurauannya untuk membalasku terdengar pedas di telinga, padahal aku tahu dia hanya bercanda. Aku kecewa dengan jawaban itu. 

      “Aku tidak jatuh cinta pada mereka,” jawabku, berharap dia mengerti maksudku.

Natsu, gadis itu terlihat tegas, tapi ada kelembutan. Berbeda dengan Ai yang terus mengoceh, Natsu hanya berbicaran seadanya saja. 

Sei berpacaran dengan Natsu, lalu Ai bertunangan dengan Shin.

Shin melamar Ai di Tokyo Tower.

Shin masih bertumpu pada lutunya, tangannya memasukkan sebentuk cincin di jari manis Ai, baru bangkit untuk memeluknya. kelompok turis yang tadi mulai bersorak ramai, dan aku menyusup pergi dari keramaian, seperti sebuah bayangan di kegelapan. Mereka tidak melihatku sama sekali.

Sei bermaksud untuk pindah apartemen dan menyewa apartemen dan tinggal bersama Natsu. Tapi tidak jadi. Shin kecelakaan. Ia ditabrak, tubuhnya memental. Shin meninggal tepat saat Sei datang ke rumah sakit.

Ai tidak menangis. Tapi wajahnya pucat, keceriaannya telah tersedot, kini ia terlihat seperti mayat berjalan. Sei pun putus dengan Natsu, dengan alasan untuk menjaga Ai.

“Apakah kau sadar yang selama ini kau lakukan adalah memanfaatkan Sei? kau mengangapnya tidak lebih dari sebuah perisai untuk melindungimu.” – Natsu. 

Overall, saya sangat menikmati buku ini. Berlatar di pedesaan di Jepang. Meskipun kecewa dengan banyaknya Typo, saya suka buku ini 🙂

Ratings: 4 Star of 5 Stars

Book Review: Always With Me

18739103

 

Judul: Always With Me
Penulis: Hyun Go Wun
Penerbit: Haru
Terbit: 2013
Tebal: 428 hlm.
ISBN: 978-602-7742-23-9

 

KISAH LELAKI YANG SANGAT PERCAYA PADA ‘TAKDIR’,
DAN WANITA YANG MENGANGGAP SEMUA KEJADIAN HANYA
‘KEBETULAN SEMATA’.
Chae Song Hwa, Cinderella Bertubuh Besar
“Dasar lelaki cabul! Awas saja kalau kau tertangkap tanganku lagi.”
Lelaki itu sungguh arogan. Ia menganggap bahwa seluruh wanita di Korea Selatan harus menyukainya. Selain itu, ia juga punya kebiasaan berbicara banmal kepada para pasiennya seenaknya. Ia bahkan dengan beraninya memanggilku ‘ajumma’, mentang-mentang ia dokter pengobatan tradisional. Entah apa yang terjadi padanya, setelah selama ini bersikap tak sopan padaku, kini tiba-tiba saja lelaki itu tak hentinya memintaku menjadi kekasihnya.
Mencurigakan! Pasti ada sesuatu yang busuk di balik semua sikapnya itu.
Yoon Sang Yup, Romeo yang Kurang Ajar
“Pasti nanti kau akan menyesal. Sudahlah, tidak usah banyak alasan. Ayo, berpacaran denganku!”
Setiap pagi wanita itu selalu tertidur di dalam kereta dengan bau alkohol yang tercium kuat dari tubuhnya. Tidak hanya itu, bahkan air liurnya sampai menetes-netes. Benar-benar ‘suguhan’ sebelum bekerja yang tidak menyenangkan. Namun entah sejak kapan, wanita bernama Song Hwa ini mulai membuatku tersenyum.
Akan tetapi, ketika aku mengajaknya berpacaran, mengapa ia malah menjawabnya dengan permainan gunting-batu-kertas? Aneh. Apa yang sebenarnya ada di dalam kepala wanita itu?

 

REVIEW:

Jujur, alur cerita buku ini bagus, banyak kata-kata mutiara di dalamnya. Tapi, entah kenapa saya menyelesaikan buku ini dalam jangka waktu yang sangat lama, Mulai membaca pada 9 Febuari dan selesai pada 19 Febuari sekitar jam 4 siang. Biasanya buku dengan tebal 400-an bisa diselesaikan dengan jangka waktu hanya satu hari ( Kalau mulai baca dari pagi.) Mungkin bukan karena buku ini membosankan, tapi saya-nya aja yang mood bacanya berkurang.
Oiya, seperti biasa, buku terjemahan penerbit haru itu typo-nya sedikit (mungkin tidak ada), soalnya saya tidak melihat ada kesalahan (mata rabun). Hasil terjemahannya pun bagus, tidak buat pusing kepala.
Tapi, ada footnote yang kurang. Yaitu pada halaman [Lupa]. Disana ada tulisan soju yang diberi nomor 44, tapi di Footnote nya tidak tertera apapun, meski ya, mungkin kalau orang indonesia yang sudah terbiasa baca novel bergenre korea dan drama korea pasti sudah tau apa itu soju. 
Ya, Minuman keras asal korea yang terbuat dari beras [bener gak sih?]
Always with me
Always With Me merupakan novel bergenre dewasa, tapi masih aman-aman saja dibaca oleh remaja yang belum cukup umur, karena isinya tidak ‘terlalu’ dewasa. Adegan XXX-nya tidak diceritakan sebegitu detail seperti yang ada di After D-100 by Park Mi Youn atau Explicit Love Story. Singkatnya, novel ini tidak mengandung unsur erotis seperti pada kedua novel tersebut. So aman-aman saja untuk semua kalangan.
Sampul Always With Me ini kurang menarik sebenernya, terlalu biasa. Saya beli buku ini karena ngoleksi pembatas buku haru yang bisa ditukar menjadi hadiah + banyak blog-blog yang Review.
Tokoh Chae Song Hwa digambarkan sebagai perempuan yang bertubuh besar, juga tidak cantik. Sedangkan tokoh Sang Yup, si dokter tradisional digambarkan sebagai pria yang hampir sempurna, kaya, tampan, seorang dokter.
Tokoh-tokoh pendukung juga digambarkan dengan jelas. Yang Ji, Kakak tiri Chae Song Hwa, perempuan yang sangat pintar dan terpintar di Korea, Kelemahannya terletak pada percintaan, Yang Ji pernah bercerai karena mendapati suaminya selingkuh pada wanita lain. Lalu ada Jin Wook, sahabat sekaligus mitra kerja di perusahaan tempat Song Hwa bekerja, Jin Wook adalah seorang playboy yang nantinya akan tergila-gila dengan Yang Ji.
Sedangkan Jang Mi, seorang Artis yang sangat cantik, menjadi wanita nomor satu di Korea. Bersifat egois, adik Chae Song Hwa, satu ayah lain ibu.
Konfliknya juga cukup unik, Ibu kandung Chae Song Hwa merupakan cinta pertama-nya Ayah Sang Yup. Lalu juga ada Jang Mi yang tergila-gila pada Sang Yup.
“Pepatah lama memang tidak ada yang salah. Kata orang, jika sudah benci pada seseorang, maka semua tingkahnya pun terlihat menyebalkan.”
“Dalam cinta, yang penting bukanlah berapa kali kalian bertemu. Kalau hatimu sudah tergerak, otakmu pasti akan menyerah. Entah apakah pilihanmu itu benar atau tidak.”
“Meskipun aku tidak tahu mengapa kau membutuhkanku, tolong jangan terlalu berusaha keras seperti ini. Karena jika tidak tulus, usaha sekeras apapun akan sia-sia.”
Always with mme
Always with me 02

PLOT:

Pertemuan pertama mungkin akan menjadi sesuatu yang tidak ingin dilupakan oleh setiap pasangan. Tapi, berbeda dengan Chae Song Hwa, ia ingin melupakan hal itu.
Setiap pagi wanita itu selalu tidur di kereta dengan bau alkohol yang tercium kuat dari tubuhnya. Tak hanya itu, bahkan air liurnya sampai menetes-netes.
Yah, Chae Song Hwa bertemu dengan Yoon Sang Yup di kereta, dengan keadaan yang memalukan. Air liur Song Hwa menetes-netes ke baju Armani-nya Sang Yup. Tapi, mungkin itu adalah pertemuan pertama yang disadari hanya oleh satu pihak, Sang Yup.
Sebenarnya itu bukan pertemuan pertama mereka, mereka juga pernah bertemu di klub malam. Dengan keadaan Song Hwa yang memalukan, tidur di toliet pria.
Pertemuan ketiga mereka terjadi di Rumah Sakit tempat Sang Yup praktek sebagai dokter Tradisional.
Lelaki itu sungguh arogan. Ia menganggap bahwa seluruh wanita di Korea Selatan harus menyukainya. Selain itu, ia juga punya kebiasaan berbicara banmal kepada para pasiennya seenaknya. Ia bahkan dengan beraninya memanggilku ‘ajumma’, mentang-mentang ia dokter pengobatan tradisional. Entah apa yang terjadi padanya, setelah selama ini bersikap tak sopan padaku, kini tiba-tiba saja lelaki itu tak hentinya memintaku menjadi kekasihnya.
Song Hwa yang bertubuh besar tapi takut dengan jarum akupuntur membuatnya terlihat menggemaskan dimata Sang Yup.
Aku tidak suka jarum dan obat-obatan yang pahit. Saat itu, terpaksa saja aku harus rela ditusuk oleh jarum-jarum itu meskipun menyakitkan. Namun, untuk obat, dibayarpun aku tidak rela memakannya.
Sang Yup yang didesak oleh orang tuanya untuk menikah dan mempunyai anak karena wasiat dari Kakeknya sebagai calon penerus.
Sang Yup pun mengajak Song Hwa untuk berpacaran, dan anehnya, Song Hwa menjawab dengan permainan gunting-batu-kertas.
Kalau kau menang, aku akan menjadi pacarmu – Song Hwa
Hasilnya, Song Hwa kalah, artinya mereka berpacaran.
Kita berpacaran karena keputusanku – Song Hwa.
Kelemahan Song Hwa adalah pada permainan gunting-batu-kertas, ia akan selalu kalah dalam permainan itu, keberuntungan selalu tidak berada dipihaknya.
Kisah Hidup Song Hwa bagaikan Cinderella, bedanya, ibu tirinya menyayanginya. Ia juga tidak secantik Cinderella, tubuhnya besar. Song Hwa kehilangan ibunya saat umurnya bahkan belum mencapai 100 hari. Benar-benar menyedihkan.
Hubungan Song Hwa dan Sang Yup ditentang oleh ibu Sang Yup dengan alasan karena ibu Kandung Song Hwa merupakan cinta pertama ayah Sang Yup yang sampai sekarangpun masih belum bisa dilupakan.

Ratings: 3.5  Of 5 Stars

Book Review: Dear Friend With Love

16149745

Judul: Dear Friend With Love
Penulis: Nurilla Iryani
Penerbit: Stiletto Book
Terbit: 2012
ISBN: 978-602-7572-07-2
Fiksi-Novel
Tebal: 146 Halaman

 

Katanya, a guy and a girl can’t be just friend.
Benarkah?
How about Karin and Rama?

Karin:
Delapan tahun! Itu bukan waktu yang sebentar untuk menunggu. Tapi yang aku dapat selama ini justru semua cerita saat kamu jatuh cinta dengan beribu-ribu wanita lain di luar sana. Beribu-ribu wanita lain yang selalu berakhir membuatmu kecewa. Rama, sadarkah kamu, wanita yang gak akan pernah mengecewakanmu justru berada di dekatmu selama ini? Aku, sahabatmu tolol!

Rama:
Satu di antara seribu alasan kenapa gue nyaman bersahabat dengan Karin adalah ketidakwarasannya membuat gue tetap waras di tengah gilanya kehidupan Jakarta. Ya, dia adalah teman adu tolol favorit gue. Oh iya, gue punya satu lagi alasan: dia cantik banget, gak malu-maluin buat diajak ke pesta kawinan kalau gue sedang kebetulan single. Paket komplit

 

REVIEW:

Satu, hal yang buat saya kecewa dengan buku ini, tipis pake banget! Bayangkan, cuma 146 Halaman! Chemistry tokohnya gak kedapet. Serasa dunia mirip berempat [ Karin, Rama, Cicit, Adam] Penulis gak menggambarkan keadaan keluarga Rama dan Cicit.

Kedua, Tema yang diambil udah sangat umum, BestFriend become Lovers. [Bener gak sih tulisannya? maklum, gak pande Inggris]
Bagi siapapun yang melihat buku ini atau sekedar membaca sinopsis di cover belakang, mereka pasti berpikiran,

“Ah, endingnya uda ketebak. Rama udah pasti sama Karin.”
No! Anda salah besar! Endingnya bahkan tidak kusangka-sangka. [Ini Rahasia]

Ketiga, Bahasa Inggrisnya bertaburan dimana-mana. Bikin illfeel! Terutama bagi orang yang kemampuan bahasa Inggrisnya lemah kayak saya. Nilai positifnya adalah: Sambil menyelam minum air = Sambil memnbaca sekalian nambah vocabulary.

Keempat, novel ini asli bikin bored, saya membutuhkan waktu tiga hari untuk menyelesaikannya! [Biasanya buku yang 300 halaman bisa diselesaikan hanya satu hari] Jujur, cover buku ini manis banget!

Kelima, Ada halaman yang bayang-bayang, pada halaman 11.

we

 

 

Keenam, ENDINGNYA GANTUNG BANGET! GAK JELAS! Oh, rasanya mau lompat jurang nih.

Kelebihan dari buku ini adalah:

Dari segi pemeran tambahan, Cicit dan Adam. Mereka adalah orang baik. Biasanya penulis lain akan menggambarkan karaktr tokoh sampingannya Antagonis, lain dengan Cicit dan Adam, mereka tergolong Protagonis.

Oiya, saya beli buku ini karena banyak pengguna Goodreads yang kasih bintang empat. Sedangkan saya hanya kasih bintang tiga [Tadinya pingin kasih dua aja.]

 

PLOT:

Rama, seorang Playboy yang memiliki sahabat bernama Karin. Mereka telah bersahabat sejak hari pertama kuliah [8 tahun].
Rama yang biasanya tidak pernah serius dengan hubungannya. Pacar-pacar Rama akan selalu mempermasalahkan kedekatannya dengan Karin.
Karin sebenarnya cukup popular, banyak pria yang ingin menjadikan Karin sebagai pacar mereka, tapi ditolak. Dengan alasan yang cukup jelas, Karin menyukai Rama.
Dan bodohnya Rama tidak menyadari semua itu dan memilih untuk menikah dengan seorang model bernama Astrida Irsyad a.k.a Cicit.
Disisi lain, Karin dijodohkan dengan teman masa kecilnya, Adam.
Rama-pun menyadari bahwa ia menyukai Karin. Saat Rama merasa cemburu ketika melihat kedekatan Karin dengan Adam. Nah, Cinta datang terlambat nih kalo kata Maudy Ayunda. Rama pun memutuskan untuk membatalkan pernikahannya dengan Cicit, untunglah Cicit adalah orang yang pengertian.

Pada akhirnya, Rama menyatakan perasaannya pada Karin. Lalu bagaimana dengan Adam?

Siapa yang akan Karin pilih?

Rama, sahabatnya sekaligus teman adu tololnya.

Atau

Adam, pria baik dan pengertian lalu tampan mirip Rio Dewanto? [berlebihan ini namanya]

 

Ratings: 3 of 5 Stars