JUNE Wrap-Up

June wrap up

I’ve read 7 books this month, but only 5 books that i write the review on this blog, and there are 2 books that i’ve not reviewed.
And these books are:
1. The Devil Who Tamed Her [Reviewed]

301818

2. Cinta. (baca pakai titik) [Reviewed]

18376379

3. Who Are You? [Reviewed]

22032526

4. Guilty Pleasure [Reviewed]

21942347

5. Love & Misadventure [Reviewed]

18484083

6. Simple Thinking about Blood Type [Unreviewed]

19374775

7. The Fault in Our Stars [Unreviewed]

11870085

 

Book Review: Who Are You?

22032526

Judul: Who Are You?
Penulis: Lim Eun Hee
Penerbit: Haru
Terbit: April 2014
Tebal: 320 hlmn.
ISBN: 978-602-7742-33-8
Song Ah Ri

Siapa pria itu? Pria yang sanggup memberi cinta sehangat itu?

Selama ini, Ah Ri selalu bermimpi tentang seorang pria yang tak dikenalnya. Sampai akhirnya secara tak sengaja ia bertemu dengan pria itu, dan Ah Ri pun yakin bahwa mimpi-mimpinya tersebut adalah suatu “ramalan”.

Yoon Ian

Jangan menangis lagi. Mengapa kau sering sekali menangis?

Song Ah Ri hanyalah seorang gadis yang baru kemarin Ian kenal. Jadi… mengapa gadis itu bisa mengatakan suka padanya? Lalu… bagaimana ia bisa tertidur di samping gadis tersebut?

Kim Gana

Maafkan aku, Gyu Wan….

Kematian Gyu Wan—teman baik Yoon Ian sekaligus kekasih Kim Gana—beberapa tahun lalu masih membuat hati wanita itu terperangkap. Gana pun tak bisa begitu saja mengaku bahwa sebenarnya Ian-lah yang ia cintai. Namun, setelah percobaan-percobaan bunuh diri Ian serta pertemuan pria itu dengan seorang gadis aneh dan mencurigakan, Gana tahu dirinya harus segera bertindak.

REVIEW&PLOT:

Terkadang manusia mempunyai sifat kejam yang terbentuk secara alami. Meskipun tak ada yang mengajari cara untuk mengakhiri suatu hubungan, tapi mereka bisa belajar dengan sendirinya.
Cerita ini dibuka dengan scene Ah Ri yang baru diputuskan oleh pacarnya, Ah Sung. Dengan alasan yang paling mainstream sedunia: Bosan.
Dan inilah kekurangan si tokoh utama wanitanya, Ah Ri.
Ah Ri digambarkan sebagai seorang gadis yang polos, juga sangat gampang menangis. Ditambah lagi Ah Ri sering bermimpi. Mimpi yang aneh. Mimpi yang sama. Selalu berakhir dengan Ah Ri terbangun dari tidurnya dan menangis meraung-raung.
Yoon Ian. Hidup dalam rasa kebersalahan dan penyesalan. Selalu mencoba bunuh diri. Tidak punya tujuan hidup.
Itu semua dialami Yoon Ian setelah kepergian Gyu Wan, sahabat yang sudah Ian anggap sebagai abang sendiri.
Sampai suatu saat, Ian bertemu Ah Ri. Dan hidupnya mulai berwarna. Mulai saat itu.
Kim Gana. Gadis yang menyedihkan. Lebih tua 5 tahun dari Yoon Ian. Meski lebih tua, umur tidak menjadi halangan untuk Gana mencintai Ian. Tapi, tentu saja. Ironis sekali. Cinta Gana bertepuk sebelah tangan. Terlebih lagi Ian sudah menganggap Gana sebagai kakak sendiri, karena Gana merupakan pacar Gyu Wan.
Manusia memiliki nasibnya masing-masing. Apakah seseorang bernasib baik atau buruk, itu tergantung pada orang itu sendiri. Apa pun yang terjadi pada seseorang, itu merupakan pilihannya sendiri.
Kim Gana memerankan tokoh antagonis disini. Menghalalkan semua cara demi mengikat Yoon Ian untuk tetap bersamanya.
Masalah diperumit saat teman Gyu Wan memiliki buku harian yang ditulis 1 minggu sebelum kematian Gyu Wan.
Dan itu membuat saya terkejut.
Banyak hal-hal yang membuat saya terperangah, terutama fakta dari kematian Gyu Wan.
Lalu suatu saat, Ah Sung, mantan pacar Ah Ri mengajak balikan! Padahal Ah Ri sedang berkencan dengan Ian. Ditambah Gana mengajak Ian melanjutkan sekolah di Inggris! Lalu bagaimana kisah mereka?!
“Meski kau bilang cinta, meski kau buka kembali hatimu untukku, hubungan di antara kita tetap tidak akan pernah kembali. Bahkan bila tak ada orang yang memahami perasaanku pun, di dunia ini ada yang namanya aturan. Itulah mengapa kita perlu kehadiran orang lain, karena bagaimanapun juga, itu akan menjadikan kita lebih baik daripada hidup sendirian di pulau kosong. Kalau kau gunakan kecerdasanmu, mestinya dulu kau tidak mengatakannya. Kata ‘berpisah’mu dulu menghinaku. Ketika kita berpisah karena Won Hee, saat itulah aku mencampakkanmu.” Ah Ri mencurahkan perasaannya.

Who are u

Pada pertengahan halaman ada typo salah penyebutan nama. Nama yang benar adalah Gyu Wan, tapi pada pertengahan halaman di tulis Gyu Won, lalu balik lagi namanya Ke Gyu Wan. Bagi saya ini adalah kesalahan typo yang cukup serius. Membuat pembaca bingung. Sebenarnya saya juga tidak begitunyadar, tapi saya merasa sedikit janggal, lalu saya ulang baca.
Loh, kok Gyu Won namanya? Bukannya Gyu Wan?
Tokoh utama wanita disini membuat saya muak yah, soalnya dia terlalu cenggeng, dan buat cerita ini jadi agak menye-menye. Padahal saya udah suka banget sama jalan ceritanya.
Malahan keambisiusan dan pengorbanan Gana membuat saya terharu, pada awalnya. Dan berubah jadi benci banget sama Gana. Gara-gara cinta dia jadi nggak waras.
Prolog pada buku ini sangat menjanjikan. Membuat saya semakin penasaran. Dan ingin terus membaca sampai habis.
Bicara tentang typo. Ada. Itu yang aku tahu. Selain kesalahan penyebutan nama tadi, aku lupa berada di mana para typo-typo itu. Dan aku nggak ada waktu buat rekap semua typo tersebut 🙂
Karakter di buku ini nggak terlalu kuat, yang paling kuat justru penggambaran karakter Kim Gana. Meski begitu, chemistry antara Ian dan Ah Ri terasa kok^^.
Overall, dibalik segala kekurangan buku ini. Entah kenapa saya tetap menyukai buku ini. Mungkin karena tema dan plotnya itu aku banget. Jadi, 4 bintang untuk buku ini!!~ Love it~~

 

Friday’s Recommendation #2

FR

Ini kedua kalinya aku ikut meme ini. Nggak bisa tiap jumat update. Kenapa? Karena 1 bulan aku hanya bisa baca 4-5 buku. Dan belum tentu semua buku itu seru-seru dan bisa ku rekomendasikan pada kalian semua.
Dan, hari ini aku ingin merekomendasikan buku kumpulan puisi/sajak karya Long Leav.
Judulnya:

Love & Misadventure

18484083

Actually, this book isn’t my cup of tea. And, i’m not a poerty fans. I’ve never read poerty book before. So, this is my first experience with peorty book. Read this book. Of course. [p.s: I had the e-book version, contact me through email: vionasese138@gmail.com, Get this free!]
I love the way Long Leav write all the poems. It’s a short poems, buat the meaning is tall. (ugh, i dunno what i told about)
Even though i recommended this book to you, but i don’t want this book translated into indonesian.
Gosh, really, this is poetry book!
I can’t imagine what would happen it his book being translated. To be sure, all of the poems will be weird.
[This is short review, and the complete review will arrived soon at StarLibrary!]

Pengen ikutan meme Friday’s Recommendation? Ini rulesnya :
1. Tulis buku yang ingin kamu rekomendasikan. Kategori buku yang akan direkomendasikan bisa memilih dari kategori di bawah ini :
a. Buku yang ingin diterjemahkan di Indonesia 
b. Buku yang sudah terbit di Indonesia, dan ingin kamu rekomendasikan ke pembaca.
Jangan lupa menulis alasan kamu merekomendasikan buku itu ya
2. Jika kamu sudah pernah me-review buku yang ingin kamu rekomendasikan itu, taut balikkan ke link reviewmu ya
3. Pasang button Friday’s Recommendation, jangan lupa di taut balikkan ke blog Ren’s Little Corner
4. Masukkan link Friday’s Recommendation ke linky yang telah disediakan.
5. Jangan lupa untuk blogwalking ke blog – blog lain 🙂
6. Waktu meme adalah bi-weekly.Jadi, meme berikutnya akan dipost di hari Jum’at, dua minggu setelah meme yang terakhir :).

Book Review: The Devil Who Tamed Her

301818
Judul: The Devil Who Tamed Her
Penulis: Johanna Lindsey
Penerbit: GagasMedia (Ind. Ver)
Terbit: 2009
Tebal: 538 Hlm.
ISBN: 979-780-366

REVIEW&PLOT:

Ophelia Reid adalah wanita yang paling cantik dan juga menjadi wanita yang paling dibenci di Inggris. Karena Ophelia dikenal sebagai penggosip, penyebar rumor kebohongan, dan juga pembohong.
Sebagai wanita yang memiliki kecantikan luar biasa, maka tidak aneh bagi Ophelia jika setiap bulannya ia menerima banyak sekali surat lamaran.
Ophelia tidak memiliki teman–sebenarnya ada, tapi ia tidak mengangapnya sebagai teman, karena mereka hanya menempel pada Ophelia dan berharap mendapat seorang suami yang bergelar Duke karena kepopuleran Ophelia. Maka dari itu, Ophelia selalu berbohong pada orang yang tidak ia anggap teman.
Karena kecantikan putrinya, ayah Ophelia juga tak gencar-gencarnya berburu suami yang kaya untuk Ophelia, anaknya. Maka ayah Ophelia pun men-tunangkan anaknya dengan Duncan, yang sebenarnya mencintai wanita lain, Sabrina. Sayangnya, pertunangan itu tidak berjalan mulus, Ophelia mengakhiri pertunangannya dengan Duncan.
Dan hal itu membuat Raphel marah, karena Ophelia secara tidak langsung mempermalukan keluarga Duncan yang notabenenya adalah sahabat Raphel. Raphel sendiri juga benci Ophelia karena sikapnya yang egois itu.
Maka Raphel memutuskan untuk memberi pelajaran tersendiri pada sang lady tak berperasaan itu.
Raphel pun mengajak Duncan bertaruh. Taruhannya adalah ‘menjinakkan Ophelia’ dalam artian lain: mengubah sikap Ophelia.
Raphel menaikkan sebelah alisnya “Benarkah? Yah, inilah yang terjadi, Sayangku. Kita akan mengubahmu menjadi wanita yang baik dan ramah, yang akan membuat orang-orang senang berada di dekatmu. Dan, kesediaan mereka menemaniu sama sekali tidak ada hubungannya dengan kecantikanmu yang mengagumkan, tapi semua itu karena mereka melihat betapa manis dan baiknya dirimu. Ketika kau bisa meyakinkan aku bahwa rencana kita itu berhasil, baru aku akan membawamu pulang.”
Apakah manusia bisa berubah?
Dapatkah Raphel menjinakkan sang lady?
“Aku, kan, sudah memperingatkanmu bahwa aku tidak memiliki kesabaran. Itu adalah salah satu kekuranganku, yang tidak ragu kuakui. Aku tidak memiliki kesabaran atau apa pun namanya.” – Ophelia.
Maka, untuk menjalankan misinya itu, Raphel mengasingkan sang lady ke sudut terasing di Northumberland. Bersama bibinya, Esmeralda, Raphel mengajarkan Ophelia tentang nilai-nilai penting yang seharusnya dimiliki seorang lady.
Berada di sebuah tempat asing bersama Ophelia, Raphel ternyata tak cukup kebal untuk menghindari kecantikan yang dimiliki Ophelia.
Apakah ini cinta?
Saya rasa penulis sedikit berlebihan dalam penggambaran karakter Ophelia, kenapa?
Penulis menggambarkan bahwa Ophelia memiliki cantik yang sungguh luar biasa, pokoknya cantik banget.
Dan bukannya cantik itu relatif?
Saya membaca buku ini dalam versi Indonesia yang diterbitkan oleh GagasMedia, dan saya kecewa. Saya menemukan banyak sekali typo dalam buku ini. Catat. Banyak.
Saya tidak akan membahas bagaimana cara penulisan penulis sendiri, karena buku ini telah diterjemahkan. Maka, saya akan membahas tentang sudut pandang. Sudut pandang yang digunakan adalah dari sudut pandang orang ketiga.
Buku ini merupakan buku ke 2 dari seri Reid Family. Judul pertamanya dalah The Heir, yang terbit tahun 2000. Sedangkan buku ini terbit tahun 2007. 7 tahun untuk menulis sekuel? Lama ya? The Heir sendiri menceritakan tentang Duncan dan Sabrina.
Jujur saja, saya tidak suka pada Ophelia, pada awalnya. Dan berubah menjadi, saya suka Ophelia. Ia berbohong karena memiliki maksud tertentu. Tidak jahat tentunya. Ia hanya membangun perisai untuk dirinya.
Lalu, Raphel, saya kurang suka dengan tokoh Raphel disini. Kenapa?
Karena Raphel itu kan.. ‘suka, tapi nggak suka.’
ngerti nggak? Dia suka sama Pheli, tapi dia nggak mau ngungkapin.
OMG, disini juga banyak adegan dewasanya, maklum lah ya, novel luar.
Saya suka dengan jalan ceritanya, meskipun mengalir tidak cepat, cenderung lambat.
Konflik yang diciptakan penulis disela-sela percakapan antara Ophelia-Raphel menambah bumbu kemanisan pada kedua pasangan ini.
Ini pertama kalinya saya membaca buku karya Johanna Lindsey, dan saya ingin mengatakan. Dia penulis yang pandai membuat cerita romance, membuat plot yang tidak bosan meskipun agak lambat.
Saya merekomendasikan buku ini pada kalian yang menyukai Historical-Romance!
Overall, meskipun saya menikmati buku ini, saya hanya bisa kasih 3,5 bintang saja. Banyak aspek yang harus diperhatikan dalam proses pengeditan. Juga, kualitas kertas yang digunakan sangat buruk.

 

Ratings: 3,5 of 5 Stars

Dare To Say [1]

dare
Whoah! Ini pertama kalinya aku ikut meme Dare To Say by Book-admirer.
Kali ini aku akan ngebahas The Fault In Our Stars yang fenomenal dan menurut aku itu overrated pake banget!
11870085
Kenapa aku sebut fenomenal? Di Goodreads aja rate-nya sampai 4.48! Dan bahkan buku ini udah diangkat ke layar lebar dan udah tayang di Indonesia (tapi belum di kotaku).
Jujur aja, aku nggak dapet feel dari buku ini, bahkan waktu Gus mati aku nggak nangis tuh (kata orang bagian Gus mati sedih banget). Lalu perjalanan Hazel dan Gus ke Belanda hanya untuk menemui penulis favorit mereka, Peter Van Houten terlalu Nonsense. Nggak penting, menurutku. Makan malam romantis mereka, lalu penyakit Hazel dan Gus nggak cukup buat aku terharu, nggak berdampak apa-apa.
Oya, aku baca The Fault In Our Stars ini versi Indonesia-nya. Mungkin, kalo aku baca versi Inggrisnya Feel-nya akan langsung dapat. Banyak typo di versi Indo-nya, lalu kata orang, banyak adegan-adegan yang di cut.
Nah ini Reading Progress-ku yang aku copy dari Goodreads:
03/29 marked as: to-read
05/19 marked as: read
05/19 marked as: currently-reading
05/19 page 101
31.0%
05/23 page 160
50.0%
05/23 page 160
50.0%
05/25 page 229
73.0% “makan malam romantiss”
06/23 marked as: read
p.s: lama kan aku bacanya? -_- Bosan banget soalnya!!!

 

Kamu ingin ikutan berbagi juga? Silahkan! Caranya gak susah, kok:
  • Follow Me:Book admirer atau tambahkan di blogroll kamu. Bisa juga follow lewat email
  • Buat posting tentang buku yang kamu baca dan ternyata tidak sesuai dugaan, harapan, rating GR, rekomendasi teman, baik lebih bagus atau lebih jelek. Kasih tau apa yang awalnya kamu harapkan (rating awal) dan apa yang kamu dapatkan (rating akhir). Underrated or overrated? 😀
  • Oh ya, boleh juga kok kalau kamu mau share pengalaman kamu tentang komen yang muncul soal buku yang udah kamu baca/review. Banyak yang menganggap kamu menilai suatu buku terlalu rendah/tinggi? Silahkan sampaikan pembelaanmu dengan baik 😛
  • Masukkan link postingan kamu ke Mr.Linky yang sudah disediakan di akhir post. Kalau mau, boleh tambahkan button ‘Dare to Say’ juga di postinganmu 😀
  • Posting dilakukan setiap tanggal 23. Tapi, Mr. Linky akan dibuka sampai dengan tanggal 22 bulan berikutnya. Jadi, waktu posting tetap satu bulan 😀

Book Review: Guilty Pleasure

21942347

Judul: Guilty Pleasure
Penulis: Christian Simamora
Penerbit: GagasMedia
Terbit: 2014
Tebal: 410 hlm.
ISBN: 979-780-713-4

 

BERHENTILAH MENCARI LAKI-LAKI UNTUK MEMBUATMU BAHAGIA.
MULAILAH MENJADI PEREMPUAN BAHAGIA YANG DICARI LAKI-LAKI.
Dear pembaca,
Sebelumnya, aku minta maaf karena terpaksa mengakui kalau cerita ini dimulai dengan adegan paling klise di sepanjang sejarah fiksi: tabrakan. Pembelaan dari diriku hanyalah, saat menuliskannya di bagian awal cerita, entah kenapa aku yakin sekali ini cara paling pas untuk mempertemukan Julien dan Devika, mengingat keduanya berasal dari dua dunia yang sama sekali berbeda.
Guilty Pleasure adalah sebuah cerita cinta, yang tentu saja terasa sangat sederhana kalau dibandingkan dengan rumitnya hubungan percintaan di dunia nyata. Novel ini bercerita tentang keraguan; bisakah kamu memercayakan masa depan di tangan orang yang belum bisa berdamai dengan masa lalunya?
Bolehkah aku bertanya sekarang, apakah bacaan yang seperti ini yang sedang kamu cari? Kalau benar begitu, aku bersyukur sekali bisa mempersembahkan cerita ini untukmu. Selamat membaca dan, seperti biasa…
selamat jatuh cinta.
CHRISTIAN SIMAMORA

 

REVIEW&PLOT:

Ya, seperti yang di katakan penulis, cerita ini dimulai dengan adegan paling klise di sepanjang sejarah fiksi: tabrakan.
Devika Kirnandita, yang mendapatkan julukan TV Bitch karena peran jahat yang selalu diperankan di setiap sinetron-sinetron mengalami hari yang benar-benar sial: menabrak bumper (bagian belakang) sebuah mobil dan Americano (ceritanya, si Dev lagi nyetir sambil minum kopi) -nya tumpah (uh, panas) dan mengenai paha Dev.
Dan di sini lah awal pertemuan Dev dengan Julien.
Penulis menggambarkan rambut Julien berwarna garam merica a.k.a mulai ubanan yang bikin gue Ill-Feel. Gawd.
FYI, Julien (nama panggilan: Jules) si tokoh utama itu udah kepala empat! Alias forty-something. Tua banget! Udah cocok jadi bapak dari anak yang udah remaja. Euw. Untung aja penulis menggambarkan bahwa Julien itu hawttt di umur senja nya ini (Lol). Dan hell-o, Julien masih single.
Cewek itu dinyatakan bersalah hanya sampai dia meneteskan air mata saja. Setelah itu, tak seorang pun yang bisa menghakiminya.
Yap, setelah kejadian tabrakan menabrak itu, Dev langsung pura-pura menangis. (dunno, itu pura-pura atau acting.)
Dan hari-hari mereka berlanjut dengan pertemuan-pertemuan. Terlepas dari aksi ‘pertanggungjawaban’ itu, Dev bertemu kembali dengan Julien di acara Pamela Ang yang juga merupakan saudara Julien.
 Bisakah kamu memercayakan masa depan di tangan orang yang belum bisa berdamai dengan masa lalunya?
It’s Julien. Which is, dia bukannya nggak bisa move-on dari Miranda, mantan tunangannya yang udah meninggal, tapi Jules nggak tahu caranya untuk ‘melupakan’ Miranda.
Julien sering banget nginap di apartemennya Dev, dan Dev nggak pernah sekalipun menginjakkan kaki di apartemen pacarnya itu.
Dev sudah berjalan sampai ke tengah-tengah ruang tamu, tersentak dengan apa yang dia lihat di sekelilingnya
Guess apa yang Dev lihat?
Disana-sini Dev melihat adanya artefak Miranda, Foto dan lukisan bergambar Miranda.
Singkatnya, Dev merasa (aku juga) kalau Jules masih belum Move-on dari mantannya itu.
“How could you do this to me?!” seru cewek itu lagi, suaranya terdengar sangat terluka. “Membuat aku harus bersaing dengan orang yang bahkan sudah nggak ada lagi di dunia ini?”
Kejadian “pertengkaran” itu membuat hubungan keduanya renggang, bisa dibilang putus hiatus. Dan itu membuat Dev kembali dekat dengan Heze, mantan pacarnya. Meskipun Dev tidak bisa menyangkal perasaannya yang masih mencintai Julien.
Pemeran sampingannya cukup banyak, meskipun banyak yang melenceng. Melenceng dari artianku adalah banyak yang ‘tidak normal’ alias Gay. Contohnya seperti manager Dev yang Gay bernama Ren.
So, pada akhirnya, bagaimana kisah ini tamat? Dan aku yakin, semua pembaca diluar sana pasti akan bisa menembak dengan siapa Dev pada akhirnya.
 “She’s just… amazing.” Julien berdeham. “Beautiful and amazing at the same time. Jadi, kalo lo bilang gue kelihatan gembira sekarang…- damn right, I’m so happy. I hit the jackpot, Man. I found her.”

Ill-Feel banget sama judul-judul FTV-nya si Dev seperti: Dendam Kesumat Kakak Ipar, d-l-l.
Gaya penulisan ChrisMo yang bikin aku sedikit bingung kali ini.
Seperti ei-bi-ji yang belakangan aku ketahui artinya adalah ABG
atau Amazing yang ditulis Ah-mazing.
Juga menemukan istilah-istilah yang ‘weird’ seputar kehidupan ke-Gay-an seperti Gesek Hore. 
Jujur aja, kurang suka dengan penulisan CS di sini, entah kenapa, (biasanya suka banget sama gaya penulisan CS). Alur, plot yang dibuat CS di sini kesannya itu seperti ngejar Deadline. (Dan aslinya CS menulis cerita ini dalam waktu 2 bulan aja, cepet kan?)
Ada adegan-adegan yang terlalu vulgar seperti adegan krim strawberry, Euw!
Saya juga ngerasa Julien itu pasif banget, malahan Dev yang aktif.
Untuk tokoh utama favorit aku dari seri J-Boyfriend ini, aku paling suka Jandro dari ALL YOU CAN EAT.  Dan paling nggak suka Julien karena itu loh… TUA banget!
Alur cerita dari bab satu itu menjanjikan banget yah, terbukti dari aku yang ‘curious’ untuk membaca bab selanjutnya.
Suka dengan karakter-karakter di sini, kuat sih penggambarannya. Tapi soal umur, umur devika berapa sih?
Covernya yang seperti cover-cover luar. Karena ciri-ciri cover luar itu nama pengarangnya lebih besar daripada judulnya (kebanyakan yang begini tuh penulis yang udah terkenal atau karya-karyanya sering masuk NewYork times Bestseller seperti Johanna Lindsey yah)
Overall, saya menikmati buku ini, (dilihat dari segi positifnya dan melupakan gaya penulisan). Ditambah mood baca yang lagi tinggi, saya memberi empat dari lima bintang untuk buku ini.

JUNE TBR

1402368067865[1]

 

LATE POST!
[Just realize that today was 10 June!]

 

1. Guilty Pleasure by Christian Simamora.
Actually, i’ve currently read this.
21942347
2. The Devil Who Tamed Her by Johanna Lindsey
301818
3. The Fault in Our Stars by John Green
11870085
4. Casa Blanca by Dahlian
22033520
5. Who Are You? by Lim Eun Hee

22032526