[Update] NARC 2015

JANUARI
1. Swiss: Little Snow in Zurich by Alvi Syahrin
FEBUARI
2. Manusia Setengah Salmon by Raditya Dika
3. Aku Tahu Kamu Hantu by Eve Shi

 

MARET
4. Insomnia by Flazia
5. Gloomy Gift by Rhein Fathia
6. Rintik Tawa by Rosa Amanda Salim
7. The Notebook by Nicholas Sparks

 

APRIL
8. Misteri Patung Garam by Ruwi Meita
9.Remedy by Biondy Alfian
10. Halo by Alexandra Adornetto
11. The Mating Chase by Bonnie Vanak
12. Maret: Flowers by Kezia Evi Wiadji dkk.
MEI
13. Gerbang Dialog Danur by Risa Saraswati
JUNI
14. Januari: Flashback by Cherry Zhang, Petronela Putri, Pia Devina
15. Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi by Eka Kurniawan
JULI

16. Almost is Never Enough by Sefryana Khairil

17. Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 by Pidi Baiq

18. Orang Ketiga by Yurditha Hardini

19. Croissant by Josephine Winda

AGUSTUS

20. Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi by M. Aan Mansyur

 

 

KATEGORI

  • Series Addict
1. Halo by Alexandra Adornetto
2. Januari: Flashback by Cherry Zhang, Petronela Putri, Pia Devina

3. Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 by Pidi Baiq

  • E-book Lovers
1. The Mating Chase by Bonnie Vanak
  • Support Local Author
1. Maret: Flowers by Kezia Evi Wiadji
2. Remedy by Biondy Alfian
3. Misteri Patung Garam by Ruwi Meita
4. Manusia Setengah Salmon by Raditya Dika
5. Insomnia by Flazia
6. Rintik Tawa by Rosa Amanda Salim
7. Gloomy Gift by Rhein Fathia
8. Swiss: Little Snow in Zurich by Alfi Syahrin
9. Aku Tahu Kamu Hantu by Eve Shi
10. Gerbang Dialog Danur by Risa Saraswati
11. Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi by Eka Kurniawan

12. Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi by M. Aan Mansyur

13. Croissant by Josephine Winda

14. Orang Ketiga by Yurditha Hardini

15. Almost is Never Enough by Sefryana Khairil

 

 

[Book Review] Happily Ever After

23634830

Judul: Happily Ever After
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: Gagas Media
Terbit: 2014
Tebal: 358 hlm.
ISBN: 9797807702
Tak ada yang kekal di dunia ini.
Namun, perempuan itu percaya, kenangannya,
akan tetap hidup dan ia akan terus melangkah
ke depan dengan berani.
INI adalah kisah tentang orang favoritku di dunia.
Dia yang penuh tawa. Dia yang tangannya sekasar
serat kayu, tetapi memiliki sentuhan sehangat
sinar matahari. Dia yang merupakan perpaduan
aroma sengatan matahari dan embun pagi.
Dia yang mengenalkanku pada dongeng-dongeng sebelum tidur
setiap malam. Dia yang akhirnya membuatku
tersadar, tidak semua dongeng berakhir bahagia.
Ini juga kisah aku dengan anak lelaki yang bermain
tetris di bawah ranjang. Dia yang ke mana-mana
membawa kamera polaroid, menangkap tawa di antara
kesedihan yang muram. Dia yang terpaksa melepaskan
mimpinya, tetapi masih berani untuk memiliki harapan…
Keduanya menyadarkanku bahwa hidup adalah sebuah
hak yang istimewa. Bahwa kita perlu menjalaninya sebaik
mungkin meski harapan hampir padam.
Tidak semua dongeng berakhir bahagia.
Namun, barangkali kita memang harus cukup berani
memilih; bagaimana akhir yang kita inginkan. Dan, percaya
bahwa akhir bahagia memang ada meskipun tidak
seperti yang kita duga.

REVIEW:

 Lulu bukanlah murid populer. Baik di sekolah lama maupun sekolah barunya. Semua orang menganggapnya aneh. Disaat semua orang menyukai musik pop, ia menyukai musik klasik.
Dulunya, ia memiliki seorang sahabat, Karin namanya. Karin dan Lulu sama-sama bukan murid populer, cenderung kena bully.  Lulu juga memiliki seorang pacar, Ezra. Ezra bukanlah tipe cowok  yang disukai orang tua, dari penampilan, sudah jelas ia itu seorang Bad Boy. Hanya saja, Lulu menganggap Ezra menarik.
Meskipun kena bully, tidak mempunyai banyak teman. Tapi Lulu mempunyai seorang sahabat dan pacar yang baik. Dan.. itu semua tidak bertahan lama.
Menjelang kenaikan kelas, saat liburan. Karin berubah drastis. Ia mengalami masa pubertas yang mengubahnya. Karin yang dulunya jelek, mempunyai banyak jerawat… sekarang.. hal itu seperti tidak pernah dialami Karin. Karin yang dulunya itik buruk rupa sudah berubah. Dan.. Lulu tidak berubah. Ia tetap… aneh.
Another Winna Efendi’s books…
As always, buku ini juga ‘menyertakan’ bumbu tentang persahabatan. Jika dalam buku-buku sebelumnya persahabatan selalu digambarkan indah dan berakhir bahagia, tidak pada buku ini. Singkatnya, meskipun menyertakan bumbu tentang persahabatan, jalan ceritanya sulit.
Karin dan Lulu yang dulunya bersahabat dekat. Kini seperti dua orang yang tidak saling kenal. Begitupula Ezra. Dulu mereka pacaran. Sekarang, Karin yang berpacaran dengan Ezra.
Ya, jika pada novel Winna sebelumnya tidak memiliki tokoh antagonis. Pada novel ini, yang menjadi tokoh antagonis adalah Karin. Sebenarnya, Karin tidak sejahat itu sih, keadaan yang memaksanya. Beneran. Pada awalnya, aku sangat membenci Karin, bagaimana bisa ia meninggalkan sahabatnya dan merebut pacar sahabatnya? Belum lagi ia memutarbalikkan fakta (teman baru Karin juga sih) tentang Lulu yang ‘merayu’ Ezra.
……”Berhenti menganggap gue adalah Karin yang dulu, dan lo Lulu yang dulu. Kita berdua bukanlah orang-orang yang sama lagi. Karena itulah kita berhenti bersahabat.”
Mungkin kasus ‘dikhianati’ oleh sahabatnya bukan konflik utama dalam cerita ini. Mungkin konflik utamanya adalah tentang ‘penyakit’ ayah Lulu. Meskipun ayah Lulu cuma tukang bangunan, tapi ia adalah arsitek yang hebat. Beneran! Oh ya, aku suka banget dengan cara penggambaran tempat oleh penulis. Apalagi tentang hasil design-nya ayah Lulu! Ayah Lulu merupakan orang terfavoritnya di dunia. Lulu menempatkan ibunya ke posisi kedua. Memang karena ia tidak begitu dekat dengan ibunya. Lebih dekat dengan ayahnya.
Ah ya, penggambaran suasananya juga bagus banget! Match sama suasana sebenernya. Sangkin terbawa suasana, aku sampe nangis loh! Jarang-jarang banget aku nangis gara-gara baca. Lebih sering ketawa sih.
Di sisi lain, saat menunggu pengobatan ayahnya di rumah sakit, Lulu bertemu dengan seorang pria yang juga menderita sebuah penyakit. Eliott. Eli nama panggilannya. Mereka bertemu dengan keadaan yang tidak baik. Bertemu disaat Eli menderita penyakit mematikan.
Karenanya, Lulu memutuskan untuk menjauhi Eli. Ia tidak sanggup kalau kehilangan, lagi.
Beneran, meskipun aku ‘ingat’ dengan inti cerita ini, jalan ceritanya (awal sampai akhir) hampir kulupakan. Entah kenapa. Padahal pas baca buku ini aku terbawa suasana banget. Mungkin karena faktor ujian selama seminggu ini (akhirnya siap juga ujiannya!)
Jujur saja, judul dari buku ini, Happily Ever After, sangat cocok dengan cerita yang ditawarkan. Menggambarkan isi cerita secara tidak langsung. Hanya saja, aku kurang suka dengan cover dari buku ini. Terlalu polos.
Seperti biasa, aku ingin mengatakan: aku puas dengan gaya penulisan Winna! Selalu. Alasan utama kenapa aku penggemar buku-buku penulis ini adalah karena i’m into the writing style!
Overall, although i gave only 4 stars for this book, i wanna say: I Like it! (Forget about the cover!) Sorry for short review!

Ratings: 4 of 5 Stars.

[Wrap-Up] Playing Around with Romance

880c0-banner-fix1

Karena aku baru bergabung dengan BBI akhir tahun lalu, maka ini adalah kali pertama aku mengikuti event khusus untuk merayakan Ulang Tahun BBI yang ke-4 yang jatuh pada tanggal 13 April Silam. Pada menjelang akhir bulan Maret, Divisi Event mengumumkan tentang Event ini, Around the Genres. Divisi Event sangat kreatif. Aku akui itu. Untuk merayakan Ultah BBI, Divisi Event mengadakan event yang tujuannya selain ‘mendekatkan’ anggota BBI, aku juga bisa lebih ‘paham’ tentang sub-genre dari sebuah genre. Event ini (sebelumnya sudah saya bahas di pembuka), dibagai ketiga kelompok, dan aku masuk ke grup Romance tentunya. Setiap kelompok memiliki maksimal 15 orang. Begitu juga dengan kelompokku.
Masing-masing grup membuat ‘tema’ sendiri. Tema yang berbeda setiap harinya. Dari 12 tema, setiap anggota grup ‘harus’ minimal memilih 4 tema, bebas. Top Romantic Scenes; Ekranisasi; Ten Romance Cover; Top Ten Romantic Cities From Books. Ah ya, untuk Ekranisasi, aku mereview film The Best of Me yang diangkat dari novel karya Nicholas Sparks dengan judul yang sama. Selain posting bareng, setiap anggota dari grup juga mengadakan giveaway bertema Spring of Love: Are you Really The One? yang berdurasi 13 hari. Dengan waktu yang tergolong singkat, partisipan yang masuk berjumlaj 40 orang! Termasuk banyak lah yah… mengingat ‘rules’ giveaway-ku agak banyak.. hehe..dan pemenang sudah di kabarkan di tanggal 15 April kemarin. [Baca disini]. Dan yah.. tentu saja aku mau mengucapkan terimakasih pada para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi, mengomentari, dan mengikuti giveaway ini.
Tentu saja, selain posting bareng opini dan artikel serta mengadakan giveaway, setiap anggota juga ‘kebagian’ sub-genre dari genre Romance. Tugas setiap anggota adalah ‘mengupas’ lengkap tentang sub-genre tersebut. Aku sendiri kebagian sub-genre Paranormal Romance dan tentunya genre baca bareng harus Pararom, jadi aku memilih untuk membaca buku HALO.
Jujur saja, aku senang sekali bisa masuk ke grup Romance. Temen-temen baik-baik semua! Sempet rekomendasiin buku dan dikasi e-book gratis pula! Ah ya, tadi sempet blog-walking ke masa lalu #eh. Jadi ya, aku sempet blog-walking ke blog yang ‘berpartisipasi’ dalam event ultah BBI tahun lalu. Setelah aku telusuri, ternyata event kali ini lebih kreatif dan seru! Itu berarti, divisi event sudah mengalami banyak peningkatan! Belum lagi website BBI yang sudah diedit sedemikian rupa, sudah disediain forum diskusi antar anggota BBI. Aku harap sih, dengan adanya forum itu anggota BBI bisa lebih dekat!
Ah,ya. Untuk BBI sendiri, mohon maaf karena aku melewatkan posting bareng selamat Ultah BBI pada tanggal 13 kemarin ya. Jadi boleh kan diselip dikit di sini?
Happy Birthday BBI! Semoga makin banyak ‘penggemar buku’ diluar sana yang mengenal BBI, sehingga mereka bisa kepikiran untuk membuat blog tentang buku dan kemudian bergabung dengan keluarga besar BBI! Dan juga, maaf nggak bisa ikutan event offline BBI ya:( Mengingat lokasiku yang jauhhhhh banget dari lokasi acara. Hu..uh. Padahal pingin banget kopdar bareng!
Overall, tidak punya kata lain selain: I’ve enjoyed this event!

Winner Annoucement [Spring of Love Giveaway]

64476-banner2bgiveaway2bspring2bof2blove

Halo para partisipan! Pasti udah nggak sabar kan denger ‘Winner Annoucementnya’? Pasti dong.
Pertama-tama, maafkan ‘keterlambatan’ aku dalam memposting post ini. Maklum la ya, jumlah seluruh partisipan ada 40 orang. Belum lagi, karena Giveaway ini tidak menggunakan Random.org, artinya dipilih menurut poin terbanyak. Belum lagi ‘memberi’ nilai pada setiap quote yang masuk.
Berikut data para partisipan:

data1

data1

Jadi, karena ada 2 orang peserta yang memiliki poin tertinggi sama, maka aku akan menggunakan random.org untuk kedua orang ini:
21. Rina Eko Wati: No.1
28. Ain: No.2

data1

Dan…. Selamat untuk Rina Eko Wati mendapatkan voucher buku 200rb!
Karena di post Giveaway HOP aku menjanjikan pemenang pilihan yang akan mendapatkan voucher buku Rp.50.000, maka pemenangnya adalah…
Akhfhin Rahardhiyanto 
My favorite quote is from my all time favorite romance book, which is The Fault in Our Stars by John Green. The quote is:
“Some people don’t understand the promises they’re making when they make them,” I said.
“Right, of course. But you keep the promise anyway. That’s what love is. Love is keeping the promise anyway.”
The reason: I totally agree with this quote, love is all about promises. When you’re in a relationship with someone you promise to make them happy, to look out for them, and to care for them. Also when you’re married to someone you promise to build a family together, live out the rest of your days together, provide, and stay loyal to them. If your didn’t accomplish or keep your promises then it can mean that you don’t love that person anymore, because love is not only making promises but being able to keep those promises to those you love.
Yeah, So do I! Btw, karena pemenang kedua ini hanya mendapatkan voucher 50rb, aku tanggung deh ongkirnya! (ongkir maks 20rb)
Buat para pemenang, silahkan kirim data diri berupa nama, alamat, dan nomor HP selengkap-lengkapnya dan buku yang diinginkan via bukabuku.com melalui email: vionasese138@gmail.com (saya tunggu 2×24 jam ya, jika tidak ada respon akan dipilih pemenang lain^^)
p.s: jika memilih voucher buku, mohon diperhatikan pada bagian ‘harga buku’, harga buku yang dilihat adalah harga sebelum diskon.
Jika ada kesalahan dalam data diatas, mohon hubungi saya SECEPATNYA. Saya yakin akan ada kesalahan dalam data tersebut, mengingat saya melakukan data tersebut di tengah malam. 

[Playing Around with Romance] Book Review: HALO

7778981

Title: Halo
Author: Alexandra Adornetto
Published: August 31st, 2010
484 pages
Format: E-book
ISBN: 0312656262

REVIEW:

Three angels are sent by Heaven to our earth to protect our earth from darkness. Gabriel, Ivy, and Bethany are sent to a city named Venus Cove (a fiction city created by the author. Venus Cove was a sleepy beachside town. Among Gabriel, Ivy, and Bethany, Bethany is the youngest and the most human-alike.
“Why does toothpaste give me a headache?” I asked. My brother and sister flashed me stern looks, but the mentor was unfazed.
Really, that paragraph make me laugh out loud. Not really funny, actually, but it was too nonsense. Really, Bethany our angel, if you don’t want a headache, don’t use that toothpaste.
One of the most frustating words in the human language, as far as i could tell, was love. So much meaning attached to this one little word.
Ah ya, because this book’s genre is paranormal romance. The conflict certaily contains an element of romance. Yeah, during the mission of against the gathering dark forces of Lucifer’s demons, the youngest angel, Bethany falls in love with Xavier Woods, the Brye Hamilton School’s captain and i have no idea about this! Angels can love someone? Oh ya, the main conflict is forbidden love among the angel and human being and also there is the third person between Bethany and Xavier, Jake Thorn. Jake? Really, it made me remembered about Twilight Saga ( Bella’s always call Jacob ‘Jake’)
And back to topics…
I need about 4-5 days to finish this book, and this post is very late post. This post is scheduled to be posted yesterday (along with Birthday greetings for BBI, which is i haven’t post it yet :() Well, if i read this book in indonesian version, i think i can finsih it in a day. But..  i read the english version! Actually, the other reason why i can’t finish this book sooner is because: this book is pretty boring.
From chapter 1- the mid, all i’ve read was about the new life of Bethany. And… who cares? But, i love the writer’s writing style, this story written from first-person perspective. The descriptions were beautiful and make me impressed.
It had a grilsh charm with its white furniture, iron canopy bed, and rosebud wallpaper. The white dressing table had a floral stencil on its drawers, and there was a rattan rocking chair in one corner. A dainty desk with turned legs stood against a wall beside the bed.
I decided to read this book because of a recommendation from a friend. In my Romance Group,  due the ‘baca bareng’ i should write a post about what is paranormal romance? And also read a paranormal romance book.
Really, i was very dissapointed with Bethany. How can 17 years old Angel can be so CLUELESS about everything? Didn’t she learned everything about human being in heaven?
Talking about the cover, i like the indonesian version more. This cover yaa.. not really ugly but.. i think it’s not fit well with the story plot. Too childish.
 Overall, i didn’t like this book at all. Maybe it because paranormal romance is not my cup of tea (and realized that i enjoyed Twilight) At first, i thought that this book would be good ( i read the synopsis behind this book in bookstore and decided to bought the e-book version :D) and… really, this book is too boring (forget about when Bethany and Xavier were a couple). There are a lot of people said that this book is angel version of Twilight. What the?? Really.. they’re different at all!

Ratings: 1.5 of 5 stars.

[Playing Around with Romance] Genre 101: Paranormal Romance

banner fix

Sebagai postingan penutup, setiap blog yang menjadi anggota dari grup Romance harus memposting tentang sub-genre dari genre Romance. Kita semua tahu bahwa di dalam genre Romance, masih terdapat banyak sekali sub-genre, salah satunya adalah Paranormal Romance.
Genre paranormal romance seringkali di kaitkan dengan fantasy romance. Banyak orang yang masih tidak ‘mengerti’ perbedaan kedua genre tersebut. Genre paranormal romance dan fantasy romance sama-sama memfokuskan ke kisah ‘romance’, dengan poin-poin lain yang berbeda tentunya.
Paranormal Romance biasanya mengangkat tokoh yang paranormal. Contohnya: Vampir, Penyihir, Werewolves, demons, malaikat, dan sebagainya. Paranormal Romance, seperti judul genrenya, selalu mengangkat cerita tentang hubungan percintaan antara manusia dengan makhluk supernatural ataupun kedua peran utama sama-sama makhluk supernatural dengan setting waktu di bumi/ di dunia nyata. Sedangkan fantasy romance bisa saja mengambil setting tempat di dunia lain, contohnya planet lain, dunia fantasi seperti dunia penyihir.
Menurut Goodreads:
Paranormal romance is a sub-genre of the romance novel related to paranormal fiction. Paranormal romance focuses on romance and includes elements beyond the range of scientific explanation, blending together themes from the genres of urban fantasy, traditional fantasy, science fiction, or horror.
Paranormal romance may range from traditional category romances with a paranormal setting to stories where the main emphasis is on a science fiction or fantasy based plot with a romantic subplot included. Paranormal romance stories tend to feature a lot of romance, suspense and action, as well as sometimes include mystery, humor and/or horror in the plotline.
Common hallmarks are romantic relationships between humans, vampires, werewolves, shapeshifters, fairies, demons, witches, sorcerers, ghosts, and other entities of a supernatural or otherworldly nature. Beyond the more prevalent themes involving vampires, shapeshifters, or time travel, paranormal romances can also include books featuring characters with psychic abilities, like telekinesis or telepathy.
Genre Paranormal Romance juga dapat berupa ‘kejadian’ paranormal yang terjadi di sepanjang plot dengan bumbu-bumbu romance.
Ciri-ciri paranormal romance:
-Biasanya ditulis dari sudut pandang orang ketiga
-Tokoh utamanya biasanya adalah Hero dan Heroine
– Tokoh utamanya adalah makhluk supernatural. 
– Unsur romance sangat terasa/ sangat diutamakan/ difokuskan
– Biasanya makhluk paranormal dari genre ini berbaur/ berteman dengan manusia, mengingat bahwa paranormal romance mengambil setting tempat di dunia kita.
Salah satu contoh dari buku bergenre Paranormal Romance adalah Twilight Saga yang ditulis oleh Stephenie Meyer. Twilight Saga sempat booming sekali di dunia literatur. Bahkan, Twilight Saga sudah diangkat ke layar lebar dan cukup laris. Aku yakin, bagi penyuka genre Paranormal Romance, kalian pasti sudah membaca/ menonton film Twilight Saga!
4186549041428263
1162543
Aku juga baru kelar baca Halo trilogy oleh  Alexandra Adornetto. Sebenarnya, buku ini sudah diterjemahkan dan diterbitkan oleh penerbit Fantasious. Hanya saja, aku memilih untuk membaca versi e-booknya. Buku Halo juga akan aku review secepatnya, jika penasaran, silahkan mengecek reviewku! For your information, buku ini ‘mengangkat’ malaikat sebagai tokoh utamanya.
7778981966681213056511
Vampire Academy Series. Terdiri dari 6 buku. Vampire Academy (buku pertama) juga sudah diangkat ke layar lebar. Vampire Academy ‘menempatkan’ vampire dan dhampir sebagai tokoh utamanya. Cerita ini memfokuskan tentang sekolah bagi para vampire dimana para vampire dapat belajar tentang magic dan cara mempertahankan diri dari manusia.
1866066922821332802316599615364792596527740
Hex Hall trilogy. Hex Hall menempatkan seorang penyihir sebagai tokoh utama dengan beberapa demon, peri, werewolves sebagai tokoh sampingan. Hex Hall bercerita tentang seorang gadis yang bernama Sophie yang baru saja mengetahui bahwa dirinya adalah seorang penyihir. Lalu, karena ia terlalu ‘menarik perhatian’ di pesta prom night, ayah Sophie memutuskan untuk memasukkan Sophie ke dalam sekolah bernama Hex Hall, sekolah yang terisolasi dari manusia. Dalam Hex Hall, Sophie menemukan banyak makhluk paranormal. Belum lagi kisah cintanya dengan Arcer Cross yang rumit.
5287473114545878428064
Nah, sekarang kalian sudah tahu kan Paranormal Romance itu yang bagaimana? Sudah tahu juga kan novel-novel yang bergenre Paranormal Romance? So, jangan bingung lagi ya jika menyangkut yang mana sih Paranormal Romance? Yang mana sih Fantasy Romance?
Mau tahu sub-genre Romance lainnya? Yuk mampir ke blog berikut:

[Playing Around with Romance] Top Romantic Cities from Books

880c0-banner-fix1

Banyak penulis yang membuatku terkesan akan ‘kemahiran’nya dalam cara penulisannya untuk menggambarkan sesuatu. Baik itu penggambaran suasana, waktu, dan.. tempat.
Seringkali aku menemukan tempat-tempat yang ‘aku pernah dengar’, lalu membaca sebuah buku dan mengetahui bahwa tempat yang ‘aku pernah dengar’ itu merupakan setting kota utama dalam cerita. Kita tahu bahwa setting tempat dalam suatu novel tidak ‘berdampak’ besar terhadap keseruan sebuah novel. Biasanya setting lokasi hanya sebagai ‘pelengkap’. Sebagai contoh novel bergenre romance, penulis seringkali mengambil setting tempat di kota-kota romantis, sebagai contoh Paris dan London.
Nah, dalam post ini, aku akan memilih 5 kota ter-romantis dalam novel menurutku! [No Particular Order]
1. Zurich, Swiss.

https://i0.wp.com/images.fotocommunity.de/bilder/kt-zuerich/stadt-zuerich/muensterbruecke-5b7d9588-d60b-4527-9a5a-e8a1ddb916d4.jpg

Jembatan Münsterbrücke, merupakan jembatan tertua dan terindah di kota Zurich.
Di kota Zurich, kalian akan menemukan banyak tempat-tempat romantis. Pemandangan dan tempat di kota Zurich dapat kalian ‘ketahui’ secara mendetail dengan membaca buku Swiss: Little Snow in Zurich. Jujur saja, aku tidak begitu menyukai novel tersebut, pembawaannya terlalu tenang, membuat aku sedikit bosan. Untungya, setting lokasi dalam buku ini membuat aku ‘tahan’ untuk baca sampai akhir.
Lokasi yang paling sering disebutkan dalam buku adalah sebuah dermaga di danau Zurich. Oya, berdasarkan informasi yang aku dapatkan dalam sebuah website. Zurich merupakan salah satu kota dengan tingkat polusi udara terendah didunia!
2. London, Inggris

https://i0.wp.com/mostbeautifulplacesintheworld.org/wp-content/uploads/2014/02/london-eye.jpg

Kita tahu bahwa London memiliki bianglala dengan ukuran raksasa, yang terbesar di dunia. Dalam buku London: Angel, kamu-kamu akan ‘mengetahui’ detail dari London Eye ini, meskipun tidak begitu detail.
3. Casablanca, Maroko

https://i2.wp.com/i.dailymail.co.uk/i/pix/2011/10/04/article-2045232-0E34E48600000578-625_634x418.jpg

Kota Casablanca, kota paling eksotis di Maroko! Sampai-sampai ada sebuah film yang berjudul Casablanca, udah pernah nonton belum filmnya? Film Casablanca juga disebut-sebut sebagai salah satu film teromantis di dunia! [Casablanca]
4. Tokyo, Jepang
https://i0.wp.com/www.madox.net/blog/wp-content/uploads/2008/12/posterdsc02139.jpg
Jika dilihat, kalian akan mengira kalau ini merupakan Menara Eiffel bukan? Nyatanya, menara ini merupakan Tokyo Tower, terletak di tengah-tengah kota Tokyo. Belum lagi pemandangan kota Tokyo pada musim semi, disaat bunga-bunga sakura bermekaran. Masih meragukan keromantisan kota ini? [Ai: Cinta Pernah Tak Lelah Menanti]
5. Paris, Prancis
https://i0.wp.com/eropa.panduanwisata.id/files/2013/12/1-la-tour-eiffel-maintenant.jpg
Berdasarkan sebuah survei di internet, Menara Eiffel merupakan menara teromantis di dunia, ribuan pasangan bertunangan setiap tahunnya dalam menara tersebut. Berkat Menara Eiffel, kota Paris dinobatkan sebagai kota dengan turis terbanyak setiap tahunnya! [Paris: Aline]
Blog-Walking yuk!