[Blog Tour] Kali Kedua

32057690

Judul: Kali Kedua
Penulis: Ainun Nufus
Penerbit: Romancious
Terbit: 2016
Tebal: 280 hlm.
Goodreads [Link]

“Not everyone gets a second chance. If you do get one, take advantage of it because it’s a gift, and it may be something better than you had before!

Well, it’s been a long time since i read this kind of book. Teenlit.


Cerita dibuka dengan pertemuan ‘kembali’ Vegya dan Arach. Tidak, cerita di buka dengan serangkai puisi yang bikin baper duluan sebelum baca cerita T_T

Singkat cerita, Vegya dan Arach sudah pernah bersama, dulu, tapi Vegya memutuskan untuk meninggalkan Arach demi laki-laki lain. Bertahun-tahun kemudian, dengan perasaan rindu sekaligus bersalah, Vegya kembali dipertemukan dengan Arach. Dalam perjodohan.

Kemudian berlanjut ke kebersamaan, dan kemudian perpisahan.

20161015063154.jpg
Lalu, munculah Erhol, saudara kembar Arach yang sifatnya beda jauh dengan Arach — atau begitulah yang Vegya sangka pada awalnya.

Vegya hanya tidak tahu, bahwa Erhol memiliki sisi lain dalam dirinya, seorang yang penyayang dan peduli terhadap Vegya…

Lalu, bagaimana jadinya hubungan rumit mereka?

 (Well, yang penasaran silahkan ikut Giveawaynya :D) 

20161015063534

Jujur saja, aku tidak menyangka akan menyukai buku ini, meskipun sangat jelas, this is not my cup of tea. Meskipun cerita yang dibawakan tergolong ‘klise’, entah kenapa, penulis berhasil membuatku selalu baperan. Terutama pada moment-moment Erhol dan Vegya. Sweet.

Untuk tokoh favorit, tentunya aku menyukai Arach, suami yang sempurna. Hanya saja, saya merasa karakter Arach ‘kurang hidup’, nggak tahu di bagian mananya, (mungkin dibagian dia terlalu ‘sempurna’ sehingga terlihat sangat super fiksi atau mungkin karena porsi ‘kemunculan’nya dalam buku ini super sangat sedikit).
dan untuk kembaran Arach, Erhol. Aku juga sangat menyukai Erhol. Kepribadian Erhol gampang membuat orang-orang jatuh cinta, mirip lah sama tipikal bad boy yang sebenarnya super baik xD

Kemudian, untuk tokoh Vegya, jujur saja, aku tidak begitu menyukai ‘kepribadian’ Vegya, terlalu kekanak-kanakan. Untungnya sih ada Erhol ya 😀

Well, I like the cover. Very much. Nggak hanya cover, desain halamannya juga bagus. Dan terlebih, untuk desain BOOKMARK-nya. Cute banget!

20161015_182555.jpg

Bookmark Kerah Baju ❤

Overall, buku ini setidaknya tidak membuat aku kecewa, tidak membuat aku berhenti membaca ditengah jalan. Untuk ukuran buku debut, buku ini sempurna. Desain bukunya dipikirkan dengan sangat matang. Pengeditan yang tergolong sempurna. Dan terlebih lagi, cerita yang meskipun tergolong mainstream, penulis sangat ahli membuat pembaca baper–dan kemudian senang, pada saat bersamaan. Begitu pula dengan keahlian penulis dalam membuat saya terus menerus ingin membaca sampai habis, meski endingnya sudah ketebak.

Well, Teenlit nggak seburuk itu kalau ditangani oleh penulis yang tepat. 🙂


GIVEAWAY TIME

Hai! Aku akan membagikan 1 (satu) buku Kali Kedua ini untuk kalian yang beruntung!

Rules:

  • Copy-paste dan share ke twitter:

Yuk ikutan Giveaway KALI KEDUA by @nufus_  di https://goo.gl/NlSRZn cc: @viionna_ @Romancious_  #GAKaliKedua

  •  Jawab pertanyaan ini di kolom komentar (Jangan lupa cantumkan id twitter/ email)

Menurutmu, apakah seseorang berhak mendapatkan Kali Kedua? 

 


*Deadline: 17 Oktober pukul 00.00 WIB

Pemenang akan diumumkan pada tanggal 20 Oktober pukul 19.00 WIB

 

Advertisements

33 thoughts on “[Blog Tour] Kali Kedua

  1. twitter : @nani_rohyani
    email : nanirohyani12@gmail.com
    Menurutku setiap orang layak diberi kesempatan kedua karena jika kita diberikan kesempatan kali kedua itu artinya kita diberi kesempatan memperbaiki kesalahan yang sudah kita perbuat sebelumnya , bukan dengan cara merubahnya secara total namun mengubahnya menjadi lebih baik. Selain itu sebagai seorang manusia, kita tak mungkin sempurna bukan? maka dari itu jika ada kali kedua menghampiri jangan sia-siakan kesempatan itu. Begitu pula jika kita memberikan kali kedua untuk orang lain.

  2. ID Twitter: @rohaenah1
    Jawaban: menurut saya semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Bukankah manusia tak lepas dari khilaf dan dosa?? Tapi kadang hati kita juga terlalu sakit untuk memaafkan,jadi kita juga dituntut untuk berlapang dada akan kesalahan orang lain. Mudah2an orang itu dapat memanfaatkan kesempatan kedua yg kita berikan padanya sebaik2nya dengan tidak mengulanh kesalahan yg dulu pernah diperbuatnya. Dan hal itu bisa kita jadikan pembelajaran agar lebih baik di masa yg akan datang.

  3. twitter : @leelianlov
    e-mail : printempazure@gmail.com

    Jawaban : Menurut saya tidak semua orang (hanya beberapa) tidak berhak atas kesempatan kedua, bisa dilihat bagaimana kesalahan orang tersebut kepada kita sebelumnya, apa dampaknya baik atau buruk pada kita, karena saya tidak ingin munafik juga. Bisa saja kita salah, dengan memberi kesempatan kedua kepada orang yang sebelumnya sudah mengkhianati kita, dan bisa saja dia bisa melakukan hal yang sama atau bahkan lebih dari sebelumnya. Sebaiknya kita juga melihat perubahan-perubahan yang orang tersebut, dia berhak atas kesempatan kedua jika ia berubah menjadi lebih baik, begitu pula sebaliknya.

  4. Akun twitter : @jawarifah
    Email : djawakudus@gmail.com

    Jawaban : menurutmu apakah seseorang berhak mendapatkan kali kedua ?

    Bentar kak, ini Kali Kedua yang berarti mendapatkan Novel Kali Kedua ini apa kesempatan kedua ya ka ? Hehe.

    Kalau tentang kesempatan kedua, Setiap orang layak untuk mendapatkan kesempatan kedua namun tidak dengan mengulang kesalahan yg sama. Kesempatan kedua diberikan untuk membuat sesuatu lebih baik dari sebelumnya atau mengakhiri sesuatu dengan baik. Kesempatan kedua itu anugrah. Dont waste.

    Selain itu, Kesempatan kedua tidak berarti apa apa, jika seseorang tidak bisa belajar dari kesalahan pertama. Bahkan, hidup selalu memberikan kesempatan untuk kedua kalinya yang disebut dengan ‘besok’.

    Sekian dan terima kasih.

  5. Twitter: @dreravios
    email: ratnakmlsari93@gmail.com

    jawaban:

    Setiap orang bisa melakukan kesalahan dan pantas mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan kalau dia memang bisa berubahKamu mau memberi kesempatan atau tidak, sepenuhnya itu pilihanmu.

    Menyakiti hati dan disakiti hati adalah hal yang wajar dalam suatu hubungan, entah itu asmara, pertemanan atau bahkan dalam keluarga. Belajarlah memaafkan dan menerima kesalahannya. Setiap orang bisa salah, wajar, namanya juga manusia biasaTidak ada ruginya juga kamu memberi dia kesempatan. Dia bisa menjadi lebih baik, kamu pun bisa membangunnya menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. Kalau memang dia tidak bisa berubah, ya sudah, yang penting sudah diberi kesempatan.

    Balik lagi,Kamulah yang akan menjalani hidup hasil pilihanmu.
    Renungkan saja baik-baik, Jika itu memang tak termaafkan sampai akhir hayat, ya sudah, itu hakmu untuk menilai sikapnya.

  6. Twitter: @anabahtera
    Email: anabahtera@yahoo.co.id
    Jawaban:
    Mendapatkan kali kedua?
    Berhak! Kenapa? karena aku merasakannya tak diberi kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa perubahan itu benar-benar ada, aku paham perasaan bagaimana tak diberi kepercayaan tuk kali kedua. Jadi, setiap orang seharusnya berhak mendapatkan kali kedua agar bisa menjadi pembuktian bahwa seseorang itu sudah berubah dan berusaha menjadi lebih baik seperti yang kita harapakan.

  7. Twitter @azizah_0271
    Email : nurazizahnur14@gmail.com

    Menurutku setiap orang berhak memiliki kesempatan kedua karena setiap orang yg sudah diberikan kesempatan kedua otomatis akan melakukan semuanya dari awal dengan baik.Karena setiap manusia diciptakan tdk luput dari kesalahan maka bagaimanapun cara orang tersebut melakukan kesalahan kepada kita coba hargai jika memang iya bisa memperbaiki semuanya
    Seseorang yang tidak pernah mendapatkan kesempatan kedua dia akan terus merasa bersalah dengan semua yang pernah dilakukannya dan tidak bisa memperbaiki itu maka kemungkinan besar dia akan terus mengulang perbuatan tersebut kepada orang lain

  8. Twitter: @zhrntyyy

    Apakah seseorang berhak mendapatkan kali kedua?

    Menurut saya, seseorang berhak kok mendapatkan kali kedua. Pun saya, pantas mendapatkan kali kedua. Novel kali kedua maksudnya😂

    Tapi kalau yang dimaksud itu kesempatan kedua, jawabannya tetap sama; berhak. Setiap orang pasti punya dan pernah berbuat salah. Dan kesempatan itulah waktunya untuk membuktikan kalau kita/dia bisa menjadi orang yang lebih baik lagi, belajar dari kesalahan, dan memperbaiki kesalahan yang pernah dibuat. Dan yang pasti tidak melakukan kesalahan yang sama.

  9. @btgmr (twitter)

    Ya, setiap orang berhak mendapatkan kali kedua atau kesempatan kedua. Karena manusia pasti tak luput dari khilaf dan salah. Asalkan dia bisa menyadari apa kekhilafannya, maka semua orang pun masih bisa memulainya lagi dari awal. Selama manusia masih hidup, itu artinya Tuhan pun masih memberi kesempatan bagi orang itu untuk memperbaiki diri dan menebus kesalahannya yang sebelumnya. Kalau Tuhan saja masih mau kasih dia kesempatan, mengapa kita tidak? 🙂

  10. nama : Vadia rahman salsabila
    email: vadiaswft89@gmail.com

    Bismillah^^Ya Allah kali ini semoga dapet Kali kedua:’v

    Menurut aku tentu saja seorang berhak dapetin kali kedua alias kesempatan kedua atas kesalahannya. Kesempatan kedua ada sebagai pembuktian untuk dia, jika dia benar-benar sayang dan ingin bersama aku lagi, dia pasti akan berusaha tahu apa kesalahannya dan akan berusaha berubah menjadi lebih baik, kesempatan kedua itu juga memberinya kesempatan untuk memperbaiki dirinya dan sekalligus memperbaiki kesalahannya, walau terkadang saat kita memberi kesempatan kedua pada orang, saat itu juga kita memberinya kesempatan untuk menyakiti kita kedua kalinya. Tapi untuk urusan itu, aku serahkan saja pada dia, entah mau dia manfaatkan kesempatan itu atau tidak, terserah, aku hanya memberinya kesempatan kedua untuk pembuktian diri dia, kalo dia malah nyakitin aku lagi ya, seenggaknya itu udah ngebuktiin dirinya.
    Mungkin terlihat terlalu enteng menngucapkan itu dan terlihat menyepelekan perasaan kita yang sdah disakiti dan mungkin akan disakiti dua kali (mungkin), tapi semua orangpernah salah, pernah gagal, pernah mengikuti egonya, dan setiap orang tidak pernah luput dari sifat kemanusiaannya. Apalagi satu-satunya sifat ketidakmungkinan manusia adalah kesempurnaan. Tuhan saja tidak pernah lelah memberi kita kesempatan. Jadi kita manusia yang seharusnya sadar diri akan sifat manusia yang tak pernah luput dari salah dan lupa, mana mungkin tidak mau memberikan kesempatan kedua pada seseorang, pada manusia sejenis kita sendiri. Dan ya, soal dimanfaatkan atau tidak oleh dia, itu adalah urusannya. Yang terpenting, kita sudah berbaik hati sudah memberi dia kesempatan kedua.

  11. Twitter : @tewtri

    Tentu saja. Seperti ketika kita melakukan dosa hari ini dan masih diizinkan untuk hidup besok hari oleh Tuhan. Seseorang selalu berhak atas kesempatan kedua. Karena apa? Hidup boleh cuma sekali tapi rasailah berkali-kali. Memang tidak semua kesalahan lunas oleh maaf tapi, kesalahan bisa impas jika ditebus oleh penyesalan yang sungguh-sungguh dan sikap rela berubah. Tidak ada satu pun orang yang tidak mengalami perubahan entah itu sifat, sikap atau pola berpikir. Maka saat seseorang mengalami kemajuan ke arah yang lebih baik, dia layak didukung. Tidak gampang, tapi bisa.

  12. Twitter: @febyaulia316
    Email: feby.auliaayundita@gmail.com
    Menurutku engga semua berhak mendapat kesempatan kedua, karna sifat seseorang kan berbeda2 ada yg tau diri dan tidak tau diri. Jika kita memberi kesempatan kedua sama orang yg gatau diri kan rasanya percuma aja dia bisa aja menyia2kan kesemptan yg sudah kita kasih dan besar kemungkinan dia juga akan kembali melakukan kesalahn itu daan meminta kesempatan lagi, lalu kita beri kesempatan lg dan dia melakukan lagi gt aja seterusnya jika kita salah memberi kesempatan sm org yg seperti itu. Jadi intinya sesorang yg berhak mendapat kesempatan kedua adalah sesorang yg bisa menghargai dan bener2 menyesali perbuatannya, itu berhak banget dapet kesemaptan kedua. Karna ga selamanya kita akan memberi kesemaptan kpd org lain kan? Makannya menurutku jgn berikan kesemptan pada org yg slh, karna kesempatan kedua merupakan harga yg mahal.

    Wish me luck!

  13. Twitter: @afi_iput

    Apakah seseorang berhak mendapatkan Kali Kedua?

    Jika yang dimaksud adalah kesempatan ke dua untuk hal yang sama, menurut saya tidak semua orang bisa mendapatkannya. Kesempatan ke dua adalah sesuatu hal yang tidak terduga kedatangannya. Kita bisa saja berencana untuk memberi kesempatan ke dua, tapi semuanya tetap mengalir mengikuti takdir, dan rencana kita tak selamanya menjadi kenyataan.

    Belajar dari kesalahan di masa lalu kemudian berusaha memperbaiki diri itu penting. Tapi mendapatkan kesempatan ke dua untuk hal yang sama adalah perihal keberuntungan. Kalau pun tidak mendapatkan kesempatan ke dua, pasti ada hal lain yang memang lebih baik dari itu. Selama mau belajar dari kesalahan, maka tidak ada yang percuma.

  14. Twitter : @coronahedo
    Menurutku semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Agar bisa memperbaiki kesalahan dan belajar dari masalalunya.
    Ada beberapa org yg tdk bersungguh sungguh memanfaatkan kesempatan kedua yg di berikan, yg harusnya berubah malah melakukan hal yang sama. Kalo begitu sih mending tinggalin aja:).

  15. Twitter: @anisazahra01
    email: anisazahraa001@gmail.com
    Jawaban:

    Aku rasa setiap orang berhak atas kali kedua. Toh bukannya dia menyesal atas kesalahan sebelumnya, dan dia juga sakit hati. Kita percaya saja bahwa orang itu bukan orang bodoh yang akan melakukan kesalahan yang sama, maka orang itu berhak atas kali kedua.

  16. Twitter: @bety_19930114
    Email: aki.no.melody@gmail.com

    Seseorang berhak banget mendapatkan kali kedua sebagai sebuah kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya di kali pertama. Hal itu bisa menjadi pelajaran hidup bahwa jangan sampai jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya.

  17. Twitter: @tanialena_
    Email: taniaalena218@gmail.com

    Seseorang itu berhak mendapatkan Kesempatan kedua, karena Setiap orang bisa melakukan kesalahan dan pantas mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan kalau dia memang bisa berubah. Kita juga harus Belajar memaafkan dan menerima kesalahan orang lain. Setiap orang bisa salah, itu wajar, namanya juga manusia biasa. Gak ada ruginya juga kita memberi orang lain kesempatan kedua. Dia bisa menjadi lebih baik. Kalau memang dia gak bisa berubah, yaudah, yang penting kita udah memberi dia kesempatan.

  18. Twitter: @cyntiaza
    Email : cyntiazanggraini@gmail.com

    Kesempatan kedua itu berhak dikasih kesiapapun, dan karena apapun. Karena setiapa manusia di dunia ini pasti mempunyai yang namanya kesalahan. Tanpa sengaja maupun tidak.

    Dan menurut aku itu hal wajar kok kalo kita punya salah. Emang kita siapa, sampe ga punya salah? Kita cuma makhluk tuhan yang diciptakan untuk saling menyayangi, menghargai, dan menghormati.

    Balik ke pertanyaanya ya, aku bakal kasih kesempatan kedua tapi gak untuk yang ke tiga. Kenapa?karena kesempatan kedua itu artinya kita memperbaiki suatu hal yang kita hancurkan kemarin. Okay, biar ga berat aku umpamain aja ya. Gini deh yang namanya sekolah pasti ada pr kan? Ga tiap hari juga si tapi pasti ada. Nah suatu ketika kalian lupa ngerjain satu pr, padahal kaliam ga pernah lupa. Pasti guru itu bakal nge toleransi sikap pelupa kita karena baru sekali. Akhirnya kalian dikasih kesempatan kedua oleh guru kalian buat ngumpulin tugas itu besok. Beda lagi kalo misal kita gapernah ngerjain pr kita. Pasti guru itu akan marah karena itu bukan kesalahan pertama melainkan udah kesekian kalinya. Nah guru itu gakan kasih kesempatan kedua karena tau kalo kesempatan kedua itu ga bakal digunain dengan baik.

    Ok dari umpamaan diatas aku menyimpulkan kalo kesempatan kedua itu sebenernya boleh boleh aja dikasiih kesemua orang. Karena kita juga punya alasan kenapa kita kasih dia kesempatan kedua. Alasan itu lah yang membuat kita kasih kepercayaan untuk memberikan kesempatan lagi ke orang itu. Biasanya karena dia melakukan kesalahan yang baru ia lakukan bukan karena ia telah melakukan kesalahan yang sama untuk kesekian kalinya. mungkin ada sih ya yang pertama kali salah langsung gapercaya lagi sama orang itu. Kalo aku sih engga kaya gitu. Aku mah kalo baru sekali ngelakuin kesalahan yang gapernah orang itu lakuin aku bakal kasih dia kesempatan lagi untuk memperbaiki kesalahan dia.

    Tapi itu juga tergantung orang ngelihatnya gimana. Kalo orang itu liat positifnya terus sih mungkin setuju sama pendapat aku. Tapi kalo mikirnya negatif mulu sama orang lain ya susah.

    Dan untuk penerima kesempatan kedua, harusnya juga tahu diri. Karena dia udah dikasih kesempatan kedua. Harusnya ia bisa jaga kepercayaan dari orang yang udah kasih kesempatan kedua itu. Karena jarang lho orang yang udah berbuat salah tapi dimaafin gitu aja. Apalagi masalah hati. Berat itu berat. Jadi buat kita semua usahain jangan sampe orang yang memberi kita kepercayaan, kita hancurkan kepercayaaan itu dengan mudahnya. Minimal kalian harus jaga kepercayaan itu sekuat tenaga. dan kalo kita sampe melakukan kesalahan dan orang lain masih percaya sama kita, jangan lakukan kesalahan itu untuk yg kedua kalinya karena kali ketiga itu mustahil untuk didapatkan

  19. Twitter: @nuhifalala
    Email: nhikmatulfatimah@gmail.com

    Menurutmu, apakah seseorang berhak mendapatkan Kali Kedua?

    Tentu, karena manusia tidak pernah sempurna dan bisa berubah jika berusaha. Walaupun banyak yang meragukan, tapi kadang kala manusia dengan kesempatan kedua bisa lebih baik dari yang baik sejak awal, karena kita tahu bahwa guru terbaik di dunia adalah pengalaman.

  20. Twitter : @fitania09
    Tiada seorang pun yg bisa luput dari kesalahan atau khilaf. Maka kali kedua adalah hak yg harus kita berikan kepada siapapun untuk memberikan dia ruang memperbaiki diri. Menghakimi seseorang tanpa memberi dia kesempatan serta merta menutup semua pintu untuk dia menuju kearah yg lebih baik juga bukan hal yang baik buat diri kita sendiri. Karena suatu saat kita tidak akan pernah tau takdir kita dengan orang tersebut. Bisa saja dia di masa depan menjadi orang yang sangat penting dalam kehidupan ini.

  21. Twitter : @JNihayati

    Jawaban:
    Kita adalah manusia, manuaia tak pernah luput dari salah dan lupa. Dan setiap manusia pastilah ingin memperbaiki kesalahannya. Tak perduli bagaimana wujud manusianya, tak perduli seberapa salah yg telah ia perbuat, ia tetaplah manusia. Manusia yg berhak mendapatkan kesempatan kedua, untuk memperbaiki kesalahannya.

    Tuhan saja selalu memberi hambanya kesempatan kedua untuk berubah menjadi yg lebih baik. Bagaimana kita yg hanya sebagai manusia. Seharusnya kita sebagai manusia sendiri dapat mengerti bahwa kesalahan ada untuk dimaafkan.

    Terimakasih ☺

  22. Twitter/Email: @Rinitavyy / rinivir90@gmail.com

    Menurutku setiap orang berhak mendapatkan kali kedua (kesempatan kedua), Tuhan aja mau memberi kesempatan kok manusia enggak?hayo? nah, alasannya, ya memang kali kedua itu perlu banget di berika kepada setiap orang, biar bagaimapun kesalahannya. Tapi yg di beri kali kedua ya harus sadar diri, bukan malah mengulaingi kesalahan terus minta kali kedua lagi.

  23. Id twitter: @FebrinaAdriani
    Email: adrnfbrn@gmail.com

    Pertanyaan:
    Menurutmu, apakah seseorang berhak mendapatkan Kali Kedua? 

    Jawaban:
    Tentu saja, tapi tidak untuk semua orang. Ada kalanya aku memaafkan kesalahan mereka tetapi bukan berarti aku memberi mereka kesempatan kedua. Memang, dengan kesempatan kedua aku dapat memperbaiki kesalahan/ hal buruk yang ada dimasa lalu tapi, bagiku kesempatan kedua hanya untuk orang- orang yang benar- benar ingin memperbaiki kesalahannya bukan hanya sekedar perkataan tapi juga harus benar- benar dibuktikan.

    Tidak/adanya kesempatan kedua mengajarkan orang untuk lebih berhati- hati dan tidak melakukan sesuatu hal semena- mena.

    Itu jawabanku, mudah-mudahan aku menang! 😀
    Btw, thanks untuk GAnya kakk

  24. nama : Vadia rahman salsabila
    twitter : @darkestfair
    email : darkestfairy02@gmail.com

    Menurutmu, apakah seseorang berhak mendapatkan Kali Kedua?

    Bismillah
    Menurut aku semua manusia itu berhak menerima kesempatan kedua, tapi setiap manusia juga berhak kan untuk tidak memberikannya. Jadi kalau aku tidak akan pernah memberikannya pada orang sebuah kesempatan kedua walaupun manusia itu berhak menerimanya, tapi aku pun berhak untuk tidak memberinya. Bukan egois, terkadang ada banyak hal sulit yang tidak bisa kita lakukan, termasuk memberikan orang lain kesempatan kedua dalam sebuah hubungan. Tidak semua hal yang rusak bisa diperbaiki begitu saja. Kaca yang pecah tak akan bisa diperbaiki lagi, kertas yang sudah kusam tak akan kembali bagus seperti semula. Hati yang sudah patah tak mudah untuk disatukan kembali.
    Menjalin sebuah hubungan itu seperti membaca buku, jika membaca buku untuk kali kedua dengan berharap akan punya ending yang berbeda, itu mustahil, endingnya akan tetap sama. Aku tidak ingiin jatuh ke lubang yang sama, merasakan sakit dijatuhkan ke dalam lubang itu untuk kedua kalinya.
    Dan tidak memberinya kesempatan kedua mungkin akan menyadarkan dia, bahwa mendapatkan kali kedua itu sangatlah sulit, hingga suatu saat dia tidak akan lagi menyia-nyiakan kesempatan pertama yang orang lain berikan.
    Jika ada yang memberikan kesempatan kedua pada orang lain karena alasan ‘semua orang pernah salah’ mungkin benar juga, tapi menurutku memaafkan kesalahan seseorang bukan berarti harus menjalin hubungan kembali, kan? memaafkan dia dan menjalin kembali hubungan dengan dia itu adalah kedua hal yang berbeda. Dia pernah salah, aku juga, semua manusia begitu, maka akan ku maafkan segala kesalahannya, tapi untuk menjalin kembali hubungan yang putus, aku tidak ingin, dan tidak akan pernah.

  25. ID Twitter : @hensus91

    Kali kedua, kesempatan kedua, menurutku layak diberikan jika seseorang ingin memperbaiki diri. Kesempatan kedua akan membuat seseorang yang melakukan kesalahan merasa dihargai untuk bisa berubah. Dan seseorang bisa berubah jika ada kesempatan dan dukungan. Karena jika seseorang tidak diberi kesempatan kedua, maka hal itu bisa menumbuhkan rasa tidak percaya diri dan justru menghakimi diri sendiri. Merasa dia memang seperti yang orang-orang katakan dan tidak ada kesempatan/kemungkinan untuk berubah. Bukankah jika begitu berarti orang itu berpikir untuk tidak berubah? Toh dia berubah pun tidak ada yang percaya.

    Jadi, untuk mendukung seseorang memperbaiki diri, maka kesempatan kedua adalah jalan yang baik. Asal digunakan benar-benar untuk berubah ke arah lebih baik, dan bukannya digunakan untuk mengulangi kesalahan yang sama. Kalau itu terjadi maka, jangan berharap mendapatkan kesempatan kedua yang lain.

    Demikian dan terima kasih 🙂

  26. Id twitter : fellaswxggy
    e-mail : dayahmols@gmail.com

    Layakkk!! Seseorang sangat layak untuk mendapatkan kesempatan kedua, siapa pun itu. Tapi, mungkin pas kita udah memaafkan seseorang, pasti masih ada sedikit rasa yang kita bakal ngeliat kesalahan pertama orang itu, kita bakal was-was biar seseorang itu nggak ngulangin kesalahannya. Tapi gimana pun dan siapa pun sangat dan pasti layak untuk dapat kesempatan kedua. Manusia, nggak ada yang tau gimana kedepannya. Kita juga perlu ngedengerin penjelasan dari orang itu, jangan langsung gegabah.

    wish me luck, i want rly bad this book:’

  27. Twitter : Rofita_syafira
    Email : Firafita76@gmail.com

    Pertanyaan : Menurutmu, apakah seseorang berhak mendapatkan Kali Kedua?

    Jawaban :

    Bismillah,
    Menurutku, memang seseorang berhak mendapat kesempatan kedua. Karena memang pada dasarnya manusia tempatnya salah dan khilaf. Bisa saja, saat orang itu melakukan suatu kesalahanyang membuat kita kecewa, sedih, ataupun marah sebenarnya bukan itu yang diinginkannya. Cuma saja, orang tersebut biasanya merasa kebingunan dan terbebani dengan apa yang sedang menimpanya yang selanjutnya membuat mereka tanpa sadar melakukan sesuatu yang sangat fatal menurut kita. Bahkan biasanya, kita yang memang merasa sangat kecewa tidak mau mendengarkan ataupun mencoba mengerti posisi seseorang tersebut.

    Meskipun memang seseorang itu tetap salah menurut kita, kita tentu saja tidak boleh egois kan? dengan hanya memikirkan sesuatu yang berpihak pada diri kita. Padahal, tidak menutup kemungkinan seseorang dapat berubah. seseorang bisa belajar dan lebih menghargai sesuatu yang mereka dapatkan dengan mendapatkan kesempatan kedua. Bukankah, Allah yang maha tinggi dengan tangan terbuka memberi umatnya kesempatan kedua saat umatnya sadar?. Tentu saja, seseorang berhak mendapat kesempatan kedua dan seseorang juga bisa memberi kesempatan kedua kepada seseorang.

    Sekian 🙂

  28. Twitter: @dwitaandhara
    Email: dhitaandhara@gmail.com
    Jawaban:

    Menurutku seseorang bahkan tiap orang sekalipun berhak mendapatkan kesempatan kali kedua. Awalnya aku pengen jawab ‘tergantung’ dari kesalahan yang di perbuat orang tersebut tapi kalau di pikir lagi secara bijaksana, aku merasa itu justru akan menyiksa orang lain terutama diri kita sendiri sebenarnya. Kenapa aku bilang menyiksa orang lain karena bagiku membuat orang selalu berada dalam rasa bersalah yang terlalu dalam padahal dia udah nunjukin kalau dia sungguh-sungguh justru bagiku itu kejam. Memang sih kita nggak akan pernah tau gimana seseorang itu ke depannya kalau kita udah ngasih kesempatan kali kedua tapi nggak ada salahnya juga di coba. Seenggaknya pikirkan bahwa tiap orang pasti tidak pernah luput dari salah. Orang sekelas Presiden saja pasti pernah punya salah, apalagi dia. Pada dasarnya tiap orang memang tidak ada yang diciptakan sempurna di dunia ini kan? Toh kalaupun nantinya kesempatan kali kedua itu di sia-siakan, setidaknya kita bisa ambil pelajaran untuk nggak memberikan kesempatan-kesempatan lainnya.

    Sebaliknya kenapa aku bilang menyiksa diri sendiri karena menurutku bukankah memberi maaf sudah kewajiban setiap manusia? Bayangkan Tuhan saja Maha pemaaf masa aku yang gak ada apa-apanya ini gak mau memaafkan. Emang sih gampang bicara kalau belum rasain namanya sakit hati tapi kenapa kita harus berlarut dalam kesalahan masa lalu? Bukannya kehidupan harusnya memandang ke depan? Lagian gak ada salahnya juga kan memberi kesempatan, toh mana kita tau dia beneran sungguh-sungguh kalau kita terus saja negatif thinking. Justru kalau kita terlalu menyimpan dendam takutnya sih jatohnya penyakit hati. Jadi intinya sih menurutku seseorang berhak mendapatkan kesempatan kali kedua dan semoga saja itu bisa dia manfaatkan sebaik mungkin.

  29. Twitter: @PrinceesAsuna
    Email: nuraeniamir7@gmail.com

    jawaban:

    Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kali kedua dalam hidupnya. Bagiku, tidak ada yang sempurna, dan setiap orang pernah melakukan kesalahan, menyakiti orang lain, menduakan pasangan, mengingkari janji, dan sebagainya. Tapi, nggak ada salahnya kan memberi kesempatan kali kedua untuk memperbaiki diri. Meskipun kita belum tahu, apakah orang itu akan menggunakan kesempatan kali kedua dengan baik atau tidak. Intinya, kita telah memberikan kesempatan itu, karena setiap orang berhak mendapatkannya.

    Thankyu 🙂

  30. Twitter: @Lynlainy17

    Menurutku setiap orang berhak mendapatkan kali kedua/kesempatan kedua. Karena dengan mendapat kali kedua dia bisa memperbaiki kesalahannya. ketika kita memberikan kesempatan kedua/kali kedua kepada seseorang, itu artinya orang itu berhak memperbaiki kesalahannya dimasa yang lalu. Tinggal bagaimana orang tersebut menyikapinya, apakah dia akan mempergunakan kesempatan kedua yang kita berikan kepadanya dengan baik atau tidak. Semua keputusan ada ditangannya. Yang pasti dia berhak mendapatkan kesempatan kedua itu untuk memperbaiki semua kesalahan yang telah terjadi sebelumnya.

  31. Twitter: @salimah_IA
    E-mail: salimah.isnaini@gmail.com

    Menurut saya, seseorang berhak mendapat kesempatan kedua dengan catatan dia tidak lagi melakukan kesalahan yang telah ia lakukan sebelumnya. Setiap orang memang hanyalah manusia biasa yang tak luput dari dosa/kesalahan, maka dengan kesempatan kedua itulah saatnya untuk memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat, karena memang itulah peran sejarah. Bukankah kita tidak ingin jatuh ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya? Oleh karena itu, jika ada seseorang yang diberi kesempatan kedua, maka manfaatkanlah sebaik-baiknya. Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan kedua yang hanya bisa disesali di akhir kelak.

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s