Book Review: Outsider 3

outsider3depan

Penulis : Guiyeoni
Penerjemah : Dwita Rizki
Penyunting : Nunung Wiyati
Penerbit : Bentang Belia
ISBN : 9786027975118
Harga : Rp 49.000,-

 

Ibu Eun Chan menawariku untuk pindah ke luar negeri selama satu tahun. Karena merasa telah banyak mengacau di rumah, aku sepertinya harus pergi. Tapi, Eun Chan menyelamatkanku dari ‘pengusiran’ ini. Jadilah aku harus menghadapi hari-hari ke depan bersama mereka lagi.
Satu demi satu misteri di kehidupan baruku mulai terkuak setelahnya…
Aku jadi tahu kenapa Ha Ru bersikap aneh padaku. Aku juga tahu ada hubungan apa antara Ha Ru dengan Yoon Yeong, sahabatku. Tapi, semua ini terlalu memusingkan. Sampai tragedi yang hampir merenggut nyawaku terjadi. Lagi-lagi Eun Chan yang datang. Kenapa bisa Eun Chan? Kenapa bukan Ha Ru? Semua orang justru memperingatkanku untuk menjauhi Ha Ru-ku… Hidupku, sepertinya masih akan terus terombang-ambing, entah sampai kapan…

 

REVIEW:

Sebenernya sih-ya, mau review seri Outsider ini secara bertahap. Dari buku pertama, kedua, dan ke tiga. Tapi, rasanya lebih bagus langsung loncat ke buku ke-3 aja, soalnya Outsider 1 dan 2 belum begitu terkuak misterinya. Di buku ke-3 ini lah misteri-pun terkuak.
Jika pada buku pertama dan buku pertama aku lebih prefer Eun Chan-Han Seol daripada Ha Ru-Han Seol, di buku ketiga ini, aku malahan nggak tahu mau dukung siapa. Guiyeoni bener-bener tahu caranya untuk membuat sebuah cerita yang alurnya nggak ketebak sama reader.
Memangnya salah sangka itu sebuah kesalahan? Yang salah itu orang yang membuatmu jadi salah sangka!
Dari semua seri Outsider (kecuali Outsider 4 yang belum keluar versi Indonesianya), tentunya favoritku adalah Outsider 3! Di Outsider 3 ini, aku bisa ngerasain pengorbanannya Ha Ru! Di buku ke 3 inilah, ada muncul tokoh baru.
Aku selalu suka dengan cara Guiyeoni menuliskan cerita dari sudut pandang tokoh utama, juga cara penulis bisa menyedot pembaca terbawa oleh ceritanya. Sampai sekarang, akupun masih terbayang-bayang dengan seri Outsider ini!
Bicara soal covernya, mbak ilustrasi sampul bener-bener pandai mengkaitkan isi cerita ke dalam bentuk sampulnya!
“Semakin lama akan semakin parah. Kamu akan merasakan rasa sakit yang tak tertahankan kalau terus berhubungan dengan keluarga itu. Lebih baik kamu pergi untuk sementara. Hanya sampai hatimu dan hati anak-anak itu bisa tenang.”
Meskipun dari segi cerita yang tidak mainstream dan tidak mudah ketebaknya penulis itu sangat perfect. Tapi, ciri khasnya penulis, yang suka membubuhkan emoticon di setiap sudut cerita ini membuatku sedikit terganggu. Sebenernya, jika kekurangan-kekurangan itu dihapus, aku nggak akan segan-segan memberi 5 bintang untuk buku ini!
Overall, aku sangat menikmati buku ini! Buku ini cocok dibaca untuk kamu yang ngerasa ‘sebuah pengorbanan’ dari seorang laki-laki nggak akan pernah ada. Aku juga lagi menunggu (banget) Outsider 4 yang belum diterbitin di Indonesia!!

 

Ratings: 4 of 5 stars.

Advertisements

One thought on “Book Review: Outsider 3

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s