Book Review: DIRTY LITTLE SECRET

20420940

Judul: Dirty Little Secret
Penulis: aliaZalea
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: 2014
Tebal: 336 hlm.
ISBN: 978-602-03-0146-4
MEET THE HERO
Ben Barata. Sukses dengan kariernya dan berkehidupan mapan, tapi masih merasakan kekosongan dalam hidupnya. Dan dia yakin kekosongan itu hanya bisa diisi oleh Jana, cewek yang menghilang tanpa jejak setelah hatinya dia injak-injak bertahun-tahun yang lalu. Dia bertekad untuk bertekuk lutut meminta maaf dan mendapatkan kesempatan kedua dengan Jana… Namun, bagaimana dia bisa melakukannya tanpa membuat Jana mengambil langkah seribu ketika melihatnya?
MEET THE HEROINE
Jana Oetomo. Ibu dari sepasang anak kembar yang bandelnya setengah mati dengan sebuah rahasia yang memberikan definisi baru pada ungkapan “skeletons in the closet”. Namun sepertinya rahasia itu tidak bisa tetap terkubur, terutama ketika Ben, orang terakhir yang dia inginkan mengetahui rahasia itu, tiba-tiba muncul kembali dalam kehidupannya. Dan dia lebih baik mati daripada membiarkan Ben dekat-dekat dengannya lagi.

 

REVIEW&PLOT:

Suka banget sama jalan ceritanya! Maju mundur, bolak-balik ke masa sekarang dan 8 tahun yang lalu.
Dirty Little Secret ini merupakan buku terakhir seri Adri dkk., tapi kok kayaknya gak nyambung ya?
Suka banget sama Ben Barata! Playboy cap kadal, pernah tidurin setengah dari penduduk wanita Lowa University (USA)
Jana Oetomo, wanita pintar yang disekolahkan ayahnya jauh-jauh ke USA pulang-pulang bukan bawa gelar, tapi bawa anak.
Pertama kali baca buku ini, aku punya nickname buat Ben Barata, ‘Berengsek’ . Ben menyuruh Jana menggugurkan kandungannya, but tentu saja Jana tidak menggugurkan kandunganya itu.
Dan kesabaran Ben yang memang sudah tipis, habis sama sekali mendengar rengekan ini. Tanpa bisa mengontrol diri lagi, dia mulai meneriaki Jana. “Gimana kamu bisa cinta sama dia???!!! Kalian bahkan belum ketemu. Aduh, Jan, bisa ngak sih kamu buka mata kamu? Ini…” Ben menunjuk perut Jana, “cuma kecelakaan. Our fuck-up yang seharusnya nggak pernah kejadian!”
“I can’t believe you just called our baby that!” teriak Jana.
Ben tidak seberengsek yang aku pikirkan. Ben yang masih stuck sama Jana, meskipun mereka sudah tidak bertemu selama delapan tahun.
Ben yang awalnya mengambil cuti di kantornya (Chichago, USA) selama sebulan untuk pulang ke Indonesia dan menemui Jana lalu merayu Jana untuk balik padanya ternyata tidak se-simpel yang dia kira.
Ternyata Jana tidak menggugurkan kandungannya. Jana melahirkan dua orang anak kembar, Erga dan Raka.
Oke, dibagian ini aku merasa bersyukur karena kak alia gak ngasih nama yang susah di inget. Untungnya di kasih nama Erga dan Raka, bukan Raga dan Raka. Kalau anaknya namanya Raga dan Raka, kak alia bener-bener sukses buat readers pusing 7 keliling. 
Disini, saya mulai terharu sama Ben. Dia menunjukkan bahwa dia benar-benar cinta sama Jana dan anak-anaknya.
Ben yang awalnya hanya mengambil cuti selama satu bulan, memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan mencari kerja di Indonesia.
Jana yang masih takut dan trauma akan kelakuan Ben di masa lalu. Jana masih belum terlalu percaya dengan Ben. Takut akan ‘jatuh’ kelubang yang sama untuk kedua kalinya.
Disisi lain, Ayah Jana tidak menyukai kehadiran Ben dalam kehidupan anaknya. Juga menentang keputusan Ben yang ingin menikahi Jana.
Posisi bintang-bintang di langit tidak pernah berubah dan kita selalu bisa melihatnya setiap malam yang cerah pada posisi yang sama. Namun hanya karena kita bisa melihatnya dan tahu posisinya, bukan berarti kita bisa menyentuhnya. Karena setiap kali kita mengangkat tangan, tidak peduli seberapa tinggi menggapainya, bintang-bintang itu akan selalu berada di luar jangkauan. Mencoba menangkap bintang adalah hal yang sia-sia, seperti juga mencintai dan bermimpi untuk menikahi Ben.
Saya menemukan kata-kata tersebut pada halaman 318. Yah, Jana juga menyukai Ben. Hanya saja ia masih trauma akan kejadian di masa lalu.
Lalu pada halaman  323 saya menemukan secercah harapan #bahasanyaituloh.
Mencintai Ben memang seperti mencoba menangkap bintang, yang tidak ia pernah perhitungkan adalah bahwa terkadang bintang  suka jatuh ke bumi. Dan itulah Ben.

 

Di buku ini memang banyak terdapat bahasa Inggrisnya, tapi hanya sekilas seperti kata umpatan.
Holy mother of Jesus, crap!, Oh my God!, SHIT!, DAMN, Dumbass, etc.
“…You know what? Fuck you, Ben. FUCK…YOU!” – Jana 
Prolog berisi curahan hati Jana, sedangkan di Epilog berisi email balasan dari Jana.
PROLOG
Ben,
You are an asshole. I don’t know why i have ever thought that my world revolves around you, that I love you and that you felt the same way. It took you abandoning me when i needed you the most to realize that i meant NOTHING to you. So, thank you for opening my eyes to who you really are before I wasted any more of my life with someone like you.
Jana
PS: Don’t worry, I’ve taken care of “our fuck-up” (as you called our baby), just like you asked me to.
FYI, B itu panggilan sayang dari Jana untuk Ben, sedangkan Ben memanggil Jana, J.
EPILOG
  Dear B,
You are the most infuriating and annoying man I have ever known. And I couldn’t have asked for anyone better. I don’t know why I have ever thought that I can live without you. It took me a while to realize and accept that I can’t. So, thank you for taking the time to open my eyes to see how much you mean to me. If you want to ask the question that you have been asking but I keep saying “No” to, you can ask it one more time and I promise i will say “Yes”.
      Love,
      J
Tidak lupa mengucapkan ini untuk editor,
BANYAK banget Typo-nya.
Bahkan yang di Epilog itu. Awhile ditulis tidak di spasi, yang bener kan a while.
Biasanya aku baca buku meskipun ada typonya, aku jarang tuh menemukan, tau ada typo pun dari blog tetangga yang hobi ngumpulin kata-kata yang salah penulisannya.
Thanks to editor, karena aku menemukan ‘sebuah’ dari sekian banyak typo.
Overall, saya cukup menikmati buku ini meskipun banyak sekali Typo. Jujur, saya suka dengan cerita ini, alur maju-mundur yang bikin greget, kesungguhan Ben untuk menjadi Ayah yang baik.
NB: Terdapat adegan-adegan Hot. [Tapi tidak ada adegan ranjang yah ;)]
15Tahun ke atas mungkin boleh lah baca buku ini.

 

Ratings: 4 of 5 Stars

Advertisements

3 thoughts on “Book Review: DIRTY LITTLE SECRET

  1. Pingback: Top 10 Tuesday: Top Ten Books I’ve Read So Far This Year | StarKing's Library

  2. Pingback: [WRAP-UP] Indonesian Romance Reading Challenge | StarKing's Library

  3. Pingback: [Book Review] Carsh into You | StarKing's Library

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s