Book Review: Run To You

20564249

Judul: Run To You

Penulis: Indah Hanaco

Penerbit: Gagas Media

Terbit: 2014

Tebal: 356

ISBN: 9797806960

 

Kau datang bagai penyihir cinta, yang menjadi penawar luka hatiku.

Setelah mencecap sakit ini, kupikir aku tak akan pernah lagi jatuh cinta. Tapi, kau adalah magnet paling magis, yang membuatku terpaku pada pesonamu. Pengkhianatan yang melukai hati, tiba-tiba seperti tak lagi terasa. Itu berawal sejak kau hadir dalam duniaku. Memberikan kehangatan, menawarkan kebahagiaan. Dan membuatku yakin, bahwa kau datang untuk melengkapi hatiku.

Aku mencintaimu… mungkinkah kau cinta sejatiku?

REVIEW: 

 

Jujur aja, Mbak Indah Hanaco bagi saya itu ‘New Author’. Karena cuma karyanya ini yang saya baca. Mungkin karena buku ini lebih terkenal dari  buku lainnya. Dan saya tidak tertarik untuk ‘membaca’ karya mbak Indah yang lain.
Kenapa?
Saya cukup kecewa dengan isinya, meskipun covernya yang sangat manis.
Sempet excited pas baca Prolog. Asumsi saya pas di prolog itu, mungkin cerita ini akan menarik. Tapi, ternyata nggak sama sekali.
Jenna, sang tokoh utama. Yang kelewat bodoh. Dan ini bikin saya terkena Déjà vu. Pemeran utama wanita di sini ‘sama bodohnya’ dengan pemeran utama  wanita di BlackJack karya Clara Ng.
Ernest, cowok berengsek tukang selingkuh.
“Cinta membuat bodoh,” kata Jenna membela diri. “Kita kehilangan separuh otak kita saat jatuh cinta.”
“Tapi, kamu kehilangan sampai sembilan per sepuluhnya!” Leli menyanggah.
Yap, apa yang dikatakan Leli itu bener banget, malahan saya rasa Jenna kehilangan semua otaknya, kemampuan berpikirnya entah kemana.
Jelas-Jelas Jenna tahu bahwa Ernest itu playboy, nggak sekali dua kali dia mengerling wanita lain saat mereka jalan. Dan beberapa kali ketahuan selingkuh selama mereka 5 tahun pacaran. Tapi Jenna selalu memaafkan semua kelakuan Ernest itu.
Dan puncaknya saat Vivit(sahabat Jenna, rekan kerja Melvin) dan Jenna memergoki Ernest berselingkuh dengan dua wanita sekaligus dihotel Damon!. Dan dihotel itu lah Melvin melihat Jenna untuk pertama kalinya.
“Lalu, Tuhan menciptakan satu setengah bulan yang lalu, sebuah ‘pukulan’ menyakitkan untuk semua keyakinannya. Melvin yang tidak pernah percaya cinta pada pandangan pertama, terpaksa mengubah pandangannya hanya setelah melihat Jenna. Dia tidak bisa menduga bahwa seseorang mampu memberi efek yang demikian besar.”
Yap, Melvin yang semula nggak percaya cinta pada pandangan pertama, langsung memercayainya saat melihat Jenna.
Melvin, terkenal sebagai pria dingin dan perfeksionis, membuka hatinya untuk Jenna.
Dan, ke-perfectan Melvin itu berlebihan banget menurutku, layaknya pangeran berkuda putih.
Kalau Kaya dan tampan, bisalah. Tapi, kalau nggak suka tebar pesona sama cewek? bohong banget! Nggak ada cowok kayak gitu perfect didunia. Semua ke-perfectan Melvin bikin jomblo-jomblo diluar sana makin ngarep dan galau. ~
Jujur, kalau dari tema, saya suka. Tapi kalau dari gaya bahasanya ituloh, terlalu kaku bikin IllFil. Memang, dari dulu, saya suka gaya bahasanya itu punyanya Christian Simamora yang ceplas-ceplos, Raditya Dika yang selalu bikin ngakak, dan Winna Efendi yang nggak kaku, nggak terlalu ceplas-ceplos juga (Kecuali di Unbelievable).
Run To You terbagi menjadi 16 Bab dengan judul yang berbeda tiap babnya, juga disertai dengan puisi pendek saat memasuki bab baru.
Saya juga kurang suka dalam penggambaran pelaku utama wanitanya, kenapa enggak digambarkan dari sudut pandang Melvin pas pertama kali ketemu? Malahan dari Author POV, jadi kurang seru.
Jenna perempuan muda menawan. Tubuhnya semampai, dengan tinggi sekitar seratus enam puluh dua senti. Wajahnya berbentuk hati. Rambutnya lurus melewati bahu, dengan potongan layer dan poni miring. Bibir dan hidungnya berukuran mungil. Matanya besar dan indah, dengan bulu mata tebal menarik. Kulitnya kuning langsat. Ada tahi lalat di atas alis kanannya. Namun, tahi lalat itu lebih sering tertutup oleh poninya.
Sudut pandang kebanyakan itu dari sudut pandang Author/ orang ketiga.
Secara keseluruhan, cerita ini mengalir cepat, meskipun agak menye-menye. Endingnya, udah ketebak. Dan untungnya, novel ini nggak membuat saya bosan. Konfliknya nggak bikin greget, penggambaran tokonya detail, tapi udah mainstream banget.
Agak susah ngebedaiin nama Jana (DLS) dan Jenna ini, namanya hampir mirip. [Soalnya, pas baca siap DLS, saya langsung lanjut baca Run To You, tapi ya itu, Reviewnya baru bisa dibuat hari ini]

 

 

Ratings: 3 of 5 Stars

 

Advertisements

5 thoughts on “Book Review: Run To You

  1. Pingback: DAFTAR BACAAN FEBUARY- MARET | StarKing's Library

  2. Pingback: [Wrap Up Post] Indonesian Romance Reading Challenge 2014 | StarKing's Library

  3. Pingback: [Wrap-Up] New Author Reading Challenge 2014 | StarKing's Library

  4. Pingback: Top 10 Tuesday: Top Ten Books I’ve Read So Far This Year | StarKing's Library

  5. Pingback: [WRAP-UP] Indonesian Romance Reading Challenge | StarKing's Library

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s