[Book Review] The Chronicles of Audy: 21

22590893

Judul: The Chronicles of Audy: 21
Penulis: Orizuka
Penerbit: Haru
Terbit: Juli 2014
Tebal: 308 hlm.
ISBN: 602-774-237-2

 

Hai. Namaku Audy.
Umurku masih 22 tahun.
Hidupku tadinya biasa-biasa saja,
sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R.

Aku sempat berhenti, tapi mereka berhasil membujukku untuk kembali setelah memberiku titel baru: “bagian dari keluarga”.

Di saat aku merasa semakin akrab dengan mereka,
pada suatu siang,
salah seorang dari mereka mengungkapkan perasaannya kepadaku.

Aku tidak tahu harus bagaimana!

Lalu, seolah itu belum cukup mengagetkan,
terjadi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan siapa pun.

Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang semakin ribet.

Kronik dari seorang Audy.

 

REVIEW:

Jika dilihat dari tampilan cover depan, tidak ada yang menarik, malahan terkesan suram. Entah kenapa, aku kurang ‘srek’ sama cover pada buku kedua ini. Yang menarik dari tampilan cover buku ini hanya: Nama Pengarang= Orizuka. Meskipun memang dari jauh-jauh hari saya sudah merencanakan untuk membeli buku ini. Kenapa? Karena buku ini merupakan lanjutan dari buku pertamanya yang berjudul: The Chronicles of Audy: 4R.
Dan untungnya, isinya tidak sesuram tampilan covernya. Malahan aku lebih suka buku ini dari pada buku pertamanya.
Seperti yan dituliskan pada sinopsis di atas.
Audy sempat berhenti menjadi baby sitter Rafael untuk sementara waktu dannn…. 4R membujuk orang tua Audy agar mereka mengizinkan Audy untuk tinggal lagi bersama mereka dengan memberi Audy titel baru: ‘bagian dari keluarga’.
Yang nyatanya, titel baru itu nggak berdampak apa-apa. Hanya sebatas iming-iming untuk mengembalikan Audy sebagai baby sitter yang menjelma menjadi pembantu sekaligus. Semua kehidupan masih tetap sama: Regan masih tetap sibuk dengan pekerjaannya sebagai pengacara, Romeo masih sibuk dengan komputernya (dan masih malas untuk keramas, yang belakangan aku ketahui karena Romeo punya phobia terhadap shampo), Rex yang masih dengan tampang dinginnya dan selalu belajar tak kenal waktu, dan tidak lupa juga, ada Rafael si bungsu dengan segala sikap kekurangajarannya yang sering kali membuat Audy malu saat berada di ‘kumpulan jangkrik’ : sebutan Rafael untuk ibu-ibu tukang gosip di depan sekolahnya.
Masalahnya bukan hanya pada ‘hidup Audy yang tidak berubah+mereka masih memperlakukannya dengan semena-mena’. Tapi…. salah satu dari 4 bersaudara itu menyatakan perasaannya pada Audy! Situasi ini membuat semuanya terasa canggung, padahal Audy sudah mulai terbiasa dengan sikap-sikap aneh yang menonjol pada keluarga ini.
Ditambah lagi, Maura, tunangan Regan yang baru siuman dari koma 2 tahun! Otomatis situasi ini membuat Audy mau-tidak mau harus keluar dari rumah 4R!
Bicara tentang karakter favorit, aku menyukai semua karakter yang ada pada buku ini. Tapi, karakter yang pantas untuk menjadi ‘panutan’ adalah karakter Regan. Regan digambarkan sebagai sosok yang sangat setia dan peduli pada tunangannya. Bayangkan saja! Regan masih tetap setia dan menjaga hatinya demi menunggu tunangannya, Maura sadar!
Tapi, sayangnya karakter Regan, menurutku yang paling sedikit muncul di buku ini.
Ada buku ke-3 nggak ya dari serial ini? I’ll wait!

 

Ratings: 4 of 5 stars

JULY Wrap-Up

1406563081557

I’ve only read 3 books this month. And currently reading 2 books, there are Eleanor&Park by Rainbow Rowell and Casa Blanca by Dahlian. In JUNE BOOK HAUL post, i’ve said that i will read The One by Kiera Cass first, but i thinking again and i picked Casa Blanca to be read. Now, i’m in page 86. And i planned to finishing read Casa Blanca today. So, hope my reading mood is high.
Actually, i’m currently reading Sherlock Holmes: Misteri Pemanggilan Arwah before i read Girls in the dark and currently reading Casa Blanca. But that book is disappeared, so poor me! T_T
So, there are 3 books i’ve read:
1. Girls in The Dark by Akiyoshi Rikako

22432940

2. Selamat Datang Cinta by Odet Rachmawati

18627778

3. Interlude by Windry Rahmadina

22081836

Book Review: Interlude

22081836

Judul: Interlude
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: Gagas Media
Terbit: 2014
Tebal: 372 hlm.
ISBN: 979-780-722-3
Hanna,
listen.
Don’t cry, don’t cry.
The world is envy.
You’re too perfect
and she hates it.
Aku tahu kau menyembunyikan luka di senyummu yang retak. Kemarilah, aku akan menjagamu, asalkan kau mau mengulurkan tanganmu.
“Waktu tidak berputar ulang. Apa yang sudah hilang, tidak akan kembali. Dan, aku sudah hilang.” Aku ingat kata-katamu itu, masih terpatri di benakku.
Aku tidak selamanya berengsek. Bisakah kau memercayaiku, sekali lagi?
Kilat rasa tak percaya dalam matamu, membuatku tiba-tiba meragukan diriku sendiri. Tapi, sungguh, aku mencintaimu, merindukan manis bibirmu.
Apa lagi yang harus kulakukan agar kau percaya? Kenapa masih saja senyum retakmu yang kudapati?
Hanna, kau dengarkah suara itu? Hatiku baru saja patah….

REVIEW&PLOT:

“Berat rasanya, ya, Hanna?” tanyanya, “Beban itu. Apa kau tak ingin melepasnya?”
“Saya tidak tahu caranya. Saya tidak tahu apa itu bisa.”
“Bisa. Kenapa kau ragu? Beri kesempatan pada pemuda itu. Beri kesempatan pada dirimu sendiri. Kalau tidak, selamanya, kau tidak akan bisa menjalin hubungan. Selamanya, kau tidak akan bisa bahagia. Kau berhak bahagia, sayang. Sungguh-sungguh bahagia.”
Hanna memiliki masa lalu yang kelam. Karena itu, ia selalu menutup dirinya dari lingkungan luar dan ibunya menyewa seorang psikiater bernama Loraine.
Hanna mengambil cuti kuliah setahun. Setelah itu, Hanna kembali ke apartemen yang dulu ia tinggali.
Kai adalah seorang anak band pemain gitar. Dulunya, Kai mengambil kuliah jurusan hukum, nilainya selalu sempurna. Begitu dengan wajahnya, ia sempurna, disukai oleh gadis-gadis. Tapi, sekarang, Kai juga memutuskan untuk cuti kuliah. Ia seperti tidak memiliki masa depan. Hanya menulis lagu, bermain gitar dan wanita setiap harinya. Semua itu karena keluarganya yang tidak harmonis, tidak seperti keluarga Hanna. Orangtua Kai sudah berada pada ambang perceraian, selalu bertengkar.
Sampai suatu saat, mereka bertemu.
Di atap apartemen Hanna.
Awalnya, Hanna tidak mendengar alunan lagu yang dibawakan Kai. Hanna mendengarnya melalui perekam suara yang selalu ia bawa kemana-mana. Itulah salah-satu hobi Hanna. Ia suka merekam apapun yang berada di sekitarnya.
Keduanya bertemu dan saling tertarik. Awalnya Hanna pikir ia hanya tertarik dengan lagu yang dibawakan Kai.
Lain lagi dengan Kai. Kai pikir Hanna seperti gadis-gadis lain, pura-pura terlihat polos, tapi aslinya mau juga.
Kai pun menjebak Hanna. Kai mencium Hanna di apartemen Hanna.
Hanna yang telah bisa tidur lelap selama 2 bulan terakhir, semua usahanya sia-sia. Ia kembali teringat kejadian itu. Kejadian yang dilakukan oleh mantan pacarnya yang ia kira adalah laki-laki baik-baik.
Padahal, sebelumnya, Gitta, vokalis band Second Day Charm sekaligus teman dan mantan pacar Kai telah mengingatkan Hanna bahwa Kai bukai cowok baik-baik. Tapi, Kai selalu sukses untuk merayu Hanna yang polos.
“Kau tidak harus memberi jawaban. Aku cuma mau kau tahu. Saat ini, Hanna… aku, Kai Risjad, mencintaimu. Dan, aku berjanji tidak akan mencintai seperti cara orangtuaku mencintai. Aku tidak akan menyerah semudah itu.”
Gitta menceritakan semua kejadian yang menimpa Hanna, dan Kai tersadar. Ia salah. Ia pun meminta maaf pada Hanna.
Kai mencintai Hanna. Bukan dalan artian mencintai harus tidur dengan wanita itu 1 atau 2 kali. Arti mencintai yang sesungguhnya.
Jadi, apakah Hanna bisa menerima Kai setelah apa yang ia alami di masa lalu? Bagaimana Hanna bisa berjuang melawan apapun yang ia takuti selama ini? Dapatkah ia kembali percaya pada lelaki seperti Kai?
~
Interlude berarti Jeda. Mungkin penulis mengangkat kata ini sebagai judul dari buku ini karena kedua tokoh utamanya ssama-sama mengambil jeda (cuti) saat kuliah. Suatu kesamaan.
Interlude merupakan buku karya Windry Ramadhina yang pertama ku baca, lalu ada Montase yang menunggu di rak buku.
Konflik yang cukup sensitif, masa lalu yang kelam Hanna, diperkosa. Tapi, konflik ini ‘cukup’ untuk membuat saya ikut merasakan apa yang dirasakan Hanna. Bahasa singkatnya, ‘feel’nya kedapet.
Covernya berwarna biru laut, mengingatkan saya kepada Hanna yang suka laut dan Kai yang namanya berarti laut. Simple tapi cantik. Warna pastel (belakangan ini lagi nge-trend warna-warna pastel)
Alurnya maju, tidak ada flashback secara langsung, kejadian yang ditimpa Hanna pun hanya sedikit-sedikit diceritakan. Buku ini termasuk Adult, tapi Young-Adult juga bisa masuk, tapi bagi saya, lebih cocok ke Young-Adult. Soalnya nggak ada adegan-adegan yang terlampau HOT, paling hot yah cuma sebatas ciuman. Nggak se-hot novel-novel Harlequin.
Pemeran-pemeran pembantu juga sangat membantu pada ‘keseruan’ novel ini. Bukan hanya Hanna dan Kai yang memiliki konflik. Pemeran pembantu seperti Gitta yang dianiaya oleh pacarnya Ian, pemain drum musik aliran Rock. Juga ada Jun, teman satu band Gitta yang mencintai Gitta.
Bicara soal pemeran yang paling saya suka. Saya paling suka Jun. Jun adalah tipikal Good Boy, tidak merokok, tidak main perempuan, tidak minum alkohol, juga bussines man. Perfect.
Windry Ramadhina telah masuk pada jejeran penulis yang aku suka mulai saat ini, aku menyukai cara Windry Ramadhina menuliskan cerita dari awal sampai akhir. Dan menemukan beberapa typo pada buku ini. Salah satunya ada pada halaman awal, p.7. Disana tertulis piza dengan 1 ‘z’ seharusnya ditulis pizza dengan 2 ‘z’. Memang, saya akui, tidak ada sesuatu yang sempurna, disetiap novel pasti ada typonya, yang membedakan hanya typo yang sedikit atau yang banyak. Typo yang sangat terlihat hingga tidak terlihat seperti kesalahan spasi.
Overall, saya menyukai buku ini jika dilihat dari kategori romance, tidak terlalu menye-menye. Menyelesaikan buku ini hanya dalam dua hari. Tapi, saya hanya memberikan 4,5 bintang untuk buku ini. Entah kenapa, biasanya saya langsung ngasih 5 bintang untuk jejeran buku yang menurut saya bagus, tidak peduli typonya. Tapi dibuku ini, saya sangat terganggu dengan typonya. Contohnya nih ya, pada halaman berapa gitu saya menemukan typo yang sangat jelas sekali. Titik, spasi, lalu paragraf. Aneh! Saya juga sangat menyukai Ending pada buku ini. Happy Ending, to be honest. 🙂

Wishful Wednesday #11

wishful-wednesday

Beberapa minggu hiatus dari meme ini dan kembali lagi hari ini. Pos terakhir tgl 21 May 2014.
Jadi, pada minggu yang biasa-biasa ini, saya memiliki 2 buku untuk dijadikan Wishlist.
Buku yang menjadi Wishlistku minggu ini adalah:

LANDLINE by Rainbow Rowell

18081809
Georgie McCool knows her marriage is in trouble. That it’s been in trouble for a long time. She still loves her husband, Neal, and Neal still loves her, deeply — but that almost seems besides the point now.

Maybe that was always besides the point.

Two days before they’re supposed to visit Neal’s family in Omaha for Christmas, Georgie tells Neal that she can’t go. She’s a TV writer, and something’s come up on her show; she has to stay in Los Angeles. She knows that Neal will be upset with her — Neal is always a little upset with Georgie — but she doesn’t expect to him to pack up the kids and go home without her.

When her husband and the kids leave for the airport, Georgie wonders if she’s finally done it. If she’s ruined everything.

That night, Georgie discovers a way to communicate with Neal in the past. It’s not time travel, not exactly, but she feels like she’s been given an opportunity to fix her marriage before it starts . . .

Is that what she’s supposed to do?

Or would Georgie and Neal be better off if their marriage never happened?

~~~
To be honest, Rainbow is new author for me. I’m currently reading her book, Eleanor & Park. And i’m in love with that. I’m in love with the author’s narrative voice.
Because of Eleanor&Park, i’m curious about all Rainbow books and just found out that she’s has new book. The title is Landline. Maybe, this book is the most anticipated book this year.
So do i, i always looking for all Rainbow books. Only Eleanor&Park that have been published by Indonesia publisher. And i only have Fangirl (e-book version) and Eleanor & Park (Indonesia version, paper back).
This book was on my wishlist for a long time. Why?
I’ve read the synopsis (behind the book) and curious about it. Besides that, Rainbow is my favorite author. As a fans, we need to collect all our favorite author, right?

 

Girls in the Dark by Akiyoshi Rikako

22432940

Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu…?

Gadis itu mati.

Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.
Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?
Tidak ada yang tahu.
Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi….

Kau… pernah berpikir ingin membunuh seseorang?

~~~
Actually, this book isn’t my cup of tea. But i’ve read Wishing Her To Die (Also published by Penerbit Haru), and pretend to like this genre and finally i’m really in love with this genre.
So why i likes this book?
Of course because the mystic cover. That cover makes me so so so curious about the plot, theme, and many more. Anddd.. also the behind book synopsis. Pluss.. A lot of my friends gave 4-5 stars at goodreads! So…  what makes you not curious about this book ya?
Breaking news!!
Today is special post, because the host @Bookstoshare held a giveaway.
#Luckbemine
Caranya gampaaaang banget, dan giveaway ini hanya berlangsung satu hari lho (16 Juli 2014), jadi yuuuk buruan ikutan 🙂
1. Buat postingan Wishful Wednesday di blog. Gak harus blog buku, kok, yang penting di blog.
2. Postingan tersebut harus berisi tentang wishlist buku kamu (boleh lebih dari satu buku), serta alasan mengapa kamu pengen buku tersebut. Jangan lupa cantumkan cover dan sinopsis.
3. Buku tersebut harus tersedia di bukabuku.com, karena sponsornya menggunakan toko buku online tersebut, dan harga maksimal (ongkir tidak termasuk) adalah Rp 100.000. Yah, karena di tokbuk tersebut selalu ada diskon 15%, jadi nyerempet Rp 100.000 dikit gak papa deh…
4. Setelah posting, masukan link tersebut ke linky yang tersedia. Lalu pemenang akan dipilih menggunakan random.org, hanya ada satu orang pemenang dan satu blog hanya memasukkan satu link dan satu post.
5. Giveaway hanya berlangsung selama 1 hari, Rabu tanggal 16 Juli 2014. Linky post dapat disubmit pada jam 09.00 WIB dan link terakhir ditunggu sampai jam 23.59 WIB. Peserta yang sudah membuat post tapi tidak memasukan link ke linky dianggap gugur.
6. Pengumuman pemenang diumumkan hari Jumat tanggal 18 Juli 2014. Pemenang diberi waktu konfirmasi 2×24 jam melalui email nurauliafina@gmail.com, bila tidak mengirimkan email apapun, akan dipilih pemenang lainnya.
7. Pemenang juga harus memasukan buku tersebut ke dalam Buying Monday bulan Juli 2014 yang di-host oleh Aul @ The Black in The Book.

Book Review: Love & Misadventure

18484083

Judul: Love & Misadventure
Penulis: Lang Leav
Tebal: 176 hlm.
Versi: E-book
Genre: Poerty Book

REVIEW:

Actually, this book isn’t my cup of tea at all, and i’m not a poetry readers, and now, i founding myself is get insane with poerty book! Not because i don’t like this book. But, otherwise, I love this book so much!
I’ve been finished this book 2 weeks ago, and just wrote and posted the review today. All i want to say is was: This is my first time read a poetry books and i fall in love with this book!
The author of this book, Lang Leav is new author to me. Because i never read her book, until 2 weeks ago and started to read!.
I’ve felt in love with the cover! The cover looks so cool, and simple at the same time. Easier to understand and adequately described all matters of feeling.
Actually, i’ve buy this book solely because the cover looks so pretty.
I love the way Lang Leav writes all the poet. And, Of course i’ve enjoyed all the poet.
I don’t say the poem is very good, and otherwise, the poem in this book is simple, but can amazed me. Every poem put my feelings into it.
It’s amazing, how just eight little lines can tug at your heartstrings and bring along with a flood of emoticons. Real and Raw. Some of the poems are very short (four lines or more) but paint a story as well.
This book is so popular in GoodReads, so many people gave 5 stars to this book, and so do i. And i curious about it. Why this book so popular? And finally i found what makes this book so popular: this is high-quality poems! (But shakespare’s poems more high quality! OF COURSE! He’s the best author ever!, Gawd. Back in time.)
Overall, i’ve enjoyed this book so far, every page was full of emoticons and have a beautiful meaning! I recommended you all to read this poerty book! (Even if this book isn’t your cup of tea, at least, give a try!)

FIVE STARS TO THIS BOOK!