[Book Review] I Was Here

28819877

Judul: I Was Here
Penulis: Gayle Forman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (terjemahan)
Terbit: Februari, 2016
Tebal: 328 hlm.
ISBN: 9786020322421

Ketika Meg, teman baik Cody, mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan pembersih, Cody sangat sedih dan tidak bisa memahami perbuatan sahabatnya itu. Ia dan Meg selalu berbagi cerita—jadi bagaimana ia bisa tidak tahu masalah sahabatnya tersebut?

Namun ketika pergi ke kota tempat Meg kuliah untuk mengemasi barang-barang sang sahabat, Cody mendapati bahwa banyak yang tidak diceritakan Meg: tentang teman-teman sekamarnya—tipe yang takkan pernah dijumpai Cody di Washington, kota kecil tempat ia tinggal. Tentang Ben McAllister, cowok sinis jago main gitar, yang membuat Meg patah hati. Tentang file komputer yang tidak dapat dibuka Cody—sampai ia berhasil membukanya, lalu jadi ragu tentang semua yang dikiranya ia ketahui tentang kematian sang sahabat.

REVIEW:

Ini adalah kali pertama aku membaca bukunya penulis ini, Gayle Forman. Sadly, i can’t get the english ver. of this book and yes, aku nggak bakal bisa ‘ngomentarin’ gaya penulisan yang lebih spesifik. Hanya saja, buat sang editor (too bad buku ini nggak ada proofreadernya), dua kata: banyak TYPO. Kali ini, typos yang saya temukan di buku ini lumayan banyak, sampai ada dobel huruf dan kurang (which is, udah jarang ditemukan pada buku-buku lain sekarang ini).

Untuk cover, this version is better. Kesan mellow-nya dapet.
Jujur saja, membaca buku ini mengingatkanku pada cerita-cerita karya penulis lokal, Winna Efendi. Yap. Buku ini menawarkan kisah persahabatan sekaligus percintaan.
Memang benar, tema tentang persahabatan sudah mainstream sekali. Hanya saja, Gayle Forman menawarkan kisah persahabatan yang pelik, penuh teka-teki, dan tentu saja: perjuangan dan pengorbanan.

Seperti yang dikatakan di sinopsis di atas, I Was Here menempatkan Cody sebagai tokoh utama (bisa dibilang begitu sih, soalnya ‘porsi’ kehadiran Cody yang paling banyak). Menyampaikan kisah perjalanan Cody setelah ditinggal ‘bunuh diri’ oleh sahabat dekatnya, Meg.
Selama ini, Cody pikir ia mengetahui segalanya tentang Meg, bahkan hal yang sekecil apapun. Cody tahu bahwa Meg unik, Meg selalu tergila-gila pada lagu yang bahkan tidak diketahui ‘keadaannya’ oleh orang lain, Meg selalu mendambakan band-band yang tidak terkenal, dan yah… tidak heran, Meg bunuh diri dengan cairan pembersih yang juga sukar ditemukan.

“I failed her
in life. But I won’t fail her in death.”

Suatu hari, Sue and Joe, orangtua Meg, meminta Cody untuk membereskan dan mengemasi barang-barang Meg di kota tempat Meg kuliah dan menetap. Disana, Cody bertemu dengan Ben McCallister, yang ternyata merupakan cowok yang pernah membuat Meg patah hati. Usut punya Ben dan Meg sering bertukar email, tapi kemudian, Ben menyuruh Meg untuk berhenti menganggunya. Dan.. rasa kewaspadaan dan penasaran Cody naik kembali di permukaan.


By the way, at first, aku pkir Cody itu cowok. Setelah usut punya usut, ternyata Cody itu cewek! (Ya iyalah! Masa homo-an sama si Ben?)
Ah iya, mungkin aku ketinggalan satu hal: buku ini juga menawarkan kisah ‘keluarga’. Yep! keluarga Cody dan Meg memang berlawanan. Meg hidup dikeluarga yang berkecukupan dengan orangtua dan seorang adik yang lengkap. Sedangkan Cody hanya hidup dengan ibunya yang merupakan pekerja di Bar dan ‘sedikit’ melarat. That’s why Cody sangat dekat dengan keluarga Meg.

Bicara soal karakter favorit, aku paling suka Ben McCallister, tipikal laki-laki hot+bad boy dan sebenarnya baik (?!)
Tidak lupa juga ada Harry Kang, si cowok blasteran Korea-Amerika yang ‘peran’nya sangat penting dalam meretas email berkode sandi di komputernya Meg.
Untuk Cody, aku kurang menyukai karakter dia, awalnya dia terlalu ‘jual mahal’, eh akhirnya malahan dia yang nyerah. Untuk itu, aku sedikit menyalahkan penulis yang nggak berpengang teguh dengan karakter ‘dingin+sombong+cewek baik-baiknya’ si Cody itu.

“How can you believe someone to be so beautiful and amazing and just about the most magical person you’ve ever known, when it turns out she was in such pain that she had to drink poison to rob her cells of oxygen until her heart had no choice but to stop beating?”

After all, buku ini tidak mengecewakan sama sekali. Meskipun karya-karya terkenal dari penulis ini adalah If I Stay, aku tetap mengukuhkan hati untuk membaca buku ini terlebih dahulu (mungkin ini yang disebut feeling yakk!! hehe) Sebenarnya tidak tahu kenapa juga, mungkin karena covernya yang bagus? Atau, mungkin karena judulnya, “I WAS HERE” yang bikin baper tingkat dewa?

[Book Review] The Heir

22918050

Title: The Heir
Author: Kiera Cass
Series: The Selection #4
Pages: 342 
Publisher: HarperTeen
Edition Language: English
Format: PaperBack
ASIN: B00MFYCZ2U 

Princess Eadlyn has grown up hearing endless stories about how her mother and father met. Twenty years ago, America Singer entered the Selection and won the heart of Prince Maxon—and they lived happily ever after. Eadlyn has always found their fairy-tale story romantic, but she has no interest in trying to repeat it. If it were up to her, she’d put off marriage for as long as possible.

But a princess’s life is never entirely her own, and Eadlyn can’t escape her very own Selection—no matter how fervently she protests.

Eadlyn doesn’t expect her story to end in romance. But as the competition begins, one entry may just capture Eadlyn’s heart, showing her all the possibilities that lie in front of her . . . and proving that finding her own happily ever after isn’t as impossible as she’s always thought

REVIEW:

I never expected that The One wasn’t the end of The Selection Series (So i guess, my whole life has been a lie xD)

I read this book about a couple months ago and yes, the review is came out very late as i planned.

First, i am going to mention about how different is Eadlyn and America’s character.
As we know, America is calm and quite one while Eadlyn is totally the opposite of America’s character. Yep, I think it’s because Eadlyn was born as a princess and queen-to-be while America is once a Five.

So, as always, i am really in love with the cover!!! xD The cover is very luxurious ❤

The Heirs tells about the daughter of America, Eadlyn.The theme is not far from The Selection. So, if in The Selection America is the one who participated, in the Heir it’s the opposite. Eadlyn have to look for a life partner through the competition which is followed by 33 suitors include Marlee’s son ( i’ve forgotten who’s his name hehe)

There are so many supporting role in this story, somes just ‘passing through’. Nah, because my memory is fading away little by little (I think i should re-read this book hahaha), i am not going to mention any further.

Overall, i love this book even tough i like America’s stories more than Eadlyn’s. But, of course i am ‘still’ going to buy the next book titled The Crown. From what i’ve heard, The Crown is going to be the last book in this Series… Sooo, yess, ofc i am looking forward to buy and read it hehe..

Btw, for those who read this review, i’d like to ask for y’all apologize because this review is quite ’emm’ IDK why, but i think like there’s something missing here (i think it’s because i wrote this review loonnggg timee after i finished reading the book so my memory has faded)

[Master Post] Reading Romance Challenge 2016

Hola!

Bisa dibilang, tahun ini ‘kemalesan’ menulis review bertambah drastis. Bahkan update Reading Process di Goodreads pun malas. Padahal, minat bacaku nggak berkurang banget kok dari tahun lalu. Hanya saja, ada sedikit perubahan akan ‘tema’ buku favoritku. Entah kenapa, tahun ini aku lebih suka sama buku-buku sejarah (Mis: setting di World War I & II) Eitss… maksudnya Romance juga, tapi settingnya yang di masa lampau, bukan buku Sejarah Non-fiction ya! 😀

Nah, Dalam rangka ‘mengembalikan’ semangat reviewku, aku memutuskan untuk mengikuti RC ini. Langsung aja, rules:

  1. Reading Challenge ini berlangsung dari tanggal 1 Januari 2016 hingga 31 Desember 2016. Buku-buku yang dihitung dalam RC hanyalah buku yang dibaca pada periode tersebut.
  2. Pendaftaran RC dilakukan mulai hari ini (21 November) hingga tanggal 25 Desember 2016. Pendaftaran dilakukan melalui form dibawah.
  3. Kamu tidak harus memiliki blog untuk mendaftar. Kamu bisa mendaftar dengan memasukkan link Shelf Goodreads khusus (beri nama ‘Reading Romance 2016’), atau mendaftarkan akun Facebook-mu. Pastikan juga untuk menambah Wirda Ridyananda di Facebook.
  4. Buku yang dibaca boleh buku baru ataupun re-read dari buku yang pernah dibaca. Format dan bahasa buku bebas (Ebook, Audiobook, Hardcover, Paperback, Mass Market, dll). Dan buku yang dibaca TIDAK BOLEH postingan online (wattpad, fanfiction, free blog post,dll).
  5. Peserta diwajibkan membuat master post, tetapi tidak diwajibkan membuat review buku yang dibaca. RC ini murni dihitung dari jumlah buku yang kamu baca selama periode RC. Khusus untuk peserta yang mendaftarkan Goodreads, tidak perlu membuat master post. Peserta wajib memasang button RC di sidebar blog (jika memiliki blog) dan link kembali ke post ini.
  6. Peserta bebas memilih level yang ingin diambil. Peserta bebas memilih berapa tema yang diinginkan, minimal satu tema untuk tiap peserta. Tema hanyalah tantangan tambahan, kamu boleh memilih buku tanpa tema tertentu. Jumlah buku yang kamu baca untuk tiap tema yang kamu pilih minimal satu buku.
  7. Tulis di kolom komentar mana level yang ingin kamu ambil dan tema apa yang ingin kamu penuhi.Contoh: Kamu ingin membaca 3 buku dengan tema Out of the Century, dan 10 buku lain yang tidak masuk tema apapun.
  8. Menambah tema dan naik tingkat boleh dilakukan setelah memenuhi level awal yang kamu ambil dan sudah membaca satu buku untuk tema yang kamu pilih.
  9. Update akan dilakukan setiap tiga bulan sekali, berarti upate akan dilakukan pada bulan Maret,Juni, September, dan Desember (khusus Desember, akan disatukan dengan wrap-up post di Januari 2017). Akan ada giveaway untuk setiap update, dan ini surprise 🙂 Rajin-rajin update ya. Update untuk peserta dengan shelf GR cukup dengan memasukkan link shelf-nya dan pastikan untuk memasang tanggal baca. Update untuk peserta Facebook melalui Note dengan menuliskan buku apa saja yang dibaca selama periode update.
  10. Aturan update akan diposting pada saat periode update
  11. Subgenre Romance yang kamu ambil bisa apa saja dan bebas
  12. Sebagai tantangan tambahan, silakan mencari buku-buku dengan tema dibawah ini. Yang bisa menyelesaikan 16 tema dibawah akan mendapatkan surprise tersendiri di akhir tahun 🙂 Peserta minimal wajib memilih 1 tema.
  13. Pada akhir periode RC, 2 orang peserta dengan jumlah buku terbanyak akan mendapatkan grand prize (lagi-lagi surprise! XD biar seru gitu kan, haha). Akan ada reward khusus untuk 1 peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh 15 tema tambahan. Kalau ada lebih dari 1 orang peserta yang menyelesaikan semua 15 tema, peserta yang mendapatkan reward adalah peserta yang jumlah bukunya terbanyak. [Edit] Tambahan: 1 Buku untuk 1 Tema
  14. Share RC ini di media sosial kamu! Mention Wirda Ridyananda di FB, Nina Ridyananda di Google+ @Ridyananda di Instagram dan Twitter
  15. Link untuk download banner ada di link dibawah ini. Atau bisa juga email ke ninaridyananda[at]gmail[dot]com untuk langsung mendapatkan bannernya.

Level

1. Skeptic Romantic : 1 – 15 buku 
Memutuskan untuk ngambil Level 1 dulu, takutnya nggak bisa memenuhi level yang lebih tinggi.
2. Romantic Believer : 16 – 30 buku
3. Hopeless Romantic : lebih dari 30 buku

Tema

1. Out of The Century
Bacalah buku dengan setting di luar abad ke-21, dan bukan kontemporer
List:
  • Between Shades of Gray by Ruta Sepetys (World War II)
2. Your Opposite Perspective
Jika kamu peserta laki-laki carilah buku yang diceritakan melalui POV cewek. Jika kamu peserta perempuan, carilah buku dengan POV cowok. POV harus merupakan POV orang pertama (menggunakan ‘aku’). [Edit] Mengingat beberapa buku punya alternate POV yang diceritakan bergantian, alternate POV diperbolehkan.
List:
  • Grey by E.L James
3. Books to Movie
Pilih buku-buku yang sudah atau dipastikan akan menjadi film/serial TV (contoh: The Fault in Our Star, The Mortal Instruments, Crossfire)
4. Royal Love
Buku dengan tokoh utama yang berasal dari keluarga kerajaan atau termasuk keluarga tua/bangsawan (noble). Harus tokoh utama, bukan tokoh sampingan/cameo. Banyak buku Historical Romance yang bisa kamu pilih untuk tema ini.
List:
  • The Crown by Kiera Cass
5. Trip to Europe
Buku dengan setting tempat di Eropa. Di negara mana saja asal di benua Eropa
6. Enemies Turn Lovers
Buku yang kedua tokoh utama (hero dan heroine) awalnya bermusuhan/berlawanan sisi, kemudian jadi pasangan (contoh: Serial Neighbor from Hell – R.L. Mathewson)
7. Third Installment
Baca buku ketiga dalam sebuah seri
8. Native Language
Buku yang dibaca dalam bahasa aslinya (mis. Inggris, Jepang, Jerman, dsb)
9. Chunkster Books
Memiliki buku dengan tebal lebih dari 450 halaman? Khusus ebook, patokan halaman yang akan aku perhatikan adalah dari format Kindle di Goodreads
10. Darker Part of Romance
Merasa pengen baca buku bergenre Dark Romance? Tokoh utama merupakan tipe tortured hero/heroine? Baca dan masukkan ke tema ini! (contoh: Monsters in the Dark by Pepper Winters, Alpha by Jasinda Wilder)
11. Superheroines
Buku dengan tokoh utama cewek dominan atau super-duper-kickass character (contoh: Kate Daniels, Guild Hunter, etc)
12. Love in the Spotlight
Tokoh utamanya merupakan anggota dari sebuah band, rockstar, penyanyi, atau bintang film. Yah,celebrity love story lah 🙂 🙂
13. School’s Day
Buku yang masuk adalah buku dengan latar belakang di sekolah/kampus, atau tokohnya anak-anak sekolahan.
List:
  • P.S I Still Love You by Jenny Han
14. Out of Normal
Pecinta Paranormal Romance atau Fantasy Romance? Sesuatu yang diluar ‘normal’ kita? Pilih saja tema ini.
List:
  • Magonia by Maria Dahvana Headley
15. Men in Uniform
Salah satu kelemahan pribadi terbesar Nina nih: pria-pria berseragam. Boleh Militer, Polisi, Secret Agent, dll.
List:
  • An Ember in The Ashes by Sabaa Tahir

Ingin ikutan RC ini? Yuk merapat ke http://thebookaddictdiaries.blogspot.co.id/2015/11/reading-romance-challenge-2016.html

[Book Review] to all the boys I’ve loved before

18051352

Title: To All The Boys I’ve Loved Before
Writer: Jenny Han
Publisher: Simon & Schuster
No. of Pages: 355
ISBN: 978-1-4424-2670-2 (Hardcover)
My Edition: Internasional/Export/Softcover
Language: English

Lara Jean keeps her love letters in a hatbox her mother gave her.

They aren’t love letters that anyone else wrote for her, these are ones she’s written. One for every boy she’s ever loved—five in all. When she writes, she can pour out her heart and soul and say all the things she would never say in real life, because her letters are for her eyes only. Until the day her secret letters are mailed, and suddenly Lara Jean’s love life goes from imaginary to out of control.

REVIEW:

“You only like guys you don’t have a chance with, because you’re scared.”

This book is written from Lara Jean Song-Covey Point of View, Korean-America girl. Sixteen y.o girl with two sisters, Margot and Katherine (a.k.a Kitty)

Lara Jean is an ordinary girl with normal Life, had crush on her sister’s boyfriend which is her neighbour, named Josh. Lara’s not very popular at school, and have single father who’s a doctor (btw, her mother passed away when she was nine).

But, one day, her ‘normal’ life became out of control because of just some LETTERS!

“If love is like a possession, maybe my letter are like my exorcisms”

The love letters that she wrote for all the boys she’s loved before, which kept in the hatbox her mother’s given are all mailed!!! Josh Sanderson, her sister’s boyfriend, also recieved the letter (of course!)  In the other side, Peter Kavinsky, the most popular boy in school (picking up Lara’s sentence: Peter is the handsomest among the handsome boys) also recieved the love letter.

So, to keep their friendship (Josh and Lara) , Lara made a deal with Peter to do a fake relationship so that Josh won’t think much about the love letter he’d recieved.  And, Lara asked Josh to forget the love letter and don’t tell anything to her sister, Margot, who’s still study in Scotland.

Lara and Peter’s fake relationship is not going so well. Peter always run to Genevieve, his Ex, whenever she ask him and it makes Lara Jean ‘jealous’. Gen is also populer as ‘cruel woman’. She’d ever bullied ‘the another’ Peter’s Ex because she always thinks that Peter belongs only to her (What… $%#) And it makes Lara Jean a little bit afraid.

and what she afraid about was happening…


First time read Jenny Han’s book and fell in love with her writing style! The family and romance elements merged into one and give us a heartwarming feeling.

Actually, at first, i wasn’t really interested with this book. I judged the cover. IDK why, but, I do always hate book with ‘Real Human’ cover (I think this is OCD, LOL!!)

By the way, The Writer gave each characters the exact propotions, so, the readers can feel the existance of side-character. In the other side, side character also have an important role in this book,  they’re not only passing through like in the mostly books.

I love the story line so much! Although there’s some chapters which only contains sooo little paragraph which i don’t really mind but i just found out that romance books chapters are always like that tho…
Well, there’s some reason why i love the storyline:
1. Clear, not wordy
2. Chronological plot with a little flashbacks
3. Clearly written flashback although it’s not seperated by sub-section

[Posbar BBI2016] #FirstBookShopping

 
rd_image_resized_2_resized.jpgHola!

Di bulan Januari kemarin, aku membeli dua buku. Alasannya simpel: kovernya bagus!
Kedua buku tersebut belum sempat aku baca, dan (mungkin) akan dibaca di beberapa bulan ke depan (eh!)

  1. A Beautiful Mistake by Seviana Jose
  2. Cinta Akhir Pekan by Dadan Erlangga

Sedikit curhat: Buku-buku sekarang harganya naik terus! Apalagi di tokobuku offline! 😦
Mungkin harus banyakin beli e-books daripada versi cetaknya 😀

[Book Review+Tebak SS2015] The Girl on The Train

26085996

Judul: The Girl on The Train
Penulis: Paula Hawkins
Penerbit: Noura Books (edisi terjemahan)
Terbit: Agustus, 2015
Tebal: 431 hlm.
ISBN: 978-602-0989-97-6

REVIEW:

Dia terkubur di bawah pohon birkin perak, di dekat rel kereta tua, kuburannya ditandai dengan tumpukan batu. Sesungguhnya hanya setumpuk kecil batu. Aku tidak ingin tempat peristirahatannya tampak mencolok, tapi aku tidak bisa meninggalkannya tanpa kenangan.
Dia akan tidur dengan damai di sana, tak seorangpun mengusiknya, tidak ada suara kecuali kicau burung dan gemuruh kereta yang melintas.

 

Buku ini ditulis dari sudut pandang orang pertama. Bergantian dari sudut pandang Rachel, Megan, dan Anna. Dengan porsi terbanyak yaitu Rachel, mengingat dialah si pemeran utama.

Rachel menaiki kereta komuter yang sama setiap pagi. Ia tetap menaiki kereta tersebut meskipun sudah dipecat dari pekerjaannya. Bukannya tanpa sebab, Rachel merupakan pecandu alkohol parah.

Setiap hari, di pinggiran London, kereta itu akan berhenti di sebuah sinyal perlintasan, tepat di depan rumah nomor lima belas.
Rachel selalu menikmati pemandangan suami istri yang tampak menjalankan kehidupan yang tampak bahagia. Meskipun tidak mengenal secara langsung suami istri tersebut, Rachel telah menghafal aktivitas kedua orang itu. Rachel bahkan memiliki nama–nama untuk suami-istri itu, Jason dan Jess.

Pemandangan suami istri tersebut selalu membuat Rachel mengingat kembali kehidupannya yang sempurna di masa lalu. Disaat ia masih memiliki Tom, mantan suaminya yang kini meninggalkannya demi Anna.

Pada suatu pagi, Rachel menyaksikan sesuatu yang mengejutkan!

Kini pandangannya terhadap pasangan itu pun berubah!


Sejak awal, buku ini selalu membuat aku penasaran. Mungkin karena buku ini selalu berada di rak-rak buku bestseller. Belum lagi iming-iming ‘Segera difilmkan’.
Hanya saja, aku sedikit ragu untuk membeli buku ini. Mungkin karena aku takut kalau tidak sesuai ekspetasi. Mungkin juga takut kalau ‘gaya terjemahan’ yang super-kaku (untuk itu, masih pikir-pikir lagi beli edisi englishnya.)

Untungnya, Santaku yang baik hati memberiku buku ini.

Super-Nggak Nyesal sama SEKALI!! (um, sebenarnya buku ini sedikit membosankan di bab-bab awal, belum lagi ‘latar waktu’ yang berbeda-beda setiap babnya.)

Mungkin waktu itu aku sedang lelah. Karena menghadapi bab-bab awal yang(menurutku) super-bosen, aku memutuskan untuk mencari ‘sedikit’ spoiler. Dan… ya… bukannya mendapatkan ‘secuil’ spoiler, aku malah dapetin S-E-M-U-A. Termasuk si X.
(Melalui pengalaman buruk ini, aku menyarankan kalian semua, Jangan coba-coba nyari review/ spoiler di wikipedia!!)

Jadi, dari awal aku nggak sempet buat hipotesis/ menebak-nebak si pelaku (berhubung udah ketahuan! 😦 xD) Hanya saja, jalan ceritanya selalu membuat penasaran. Endingnya bener-bener nggak ketebak, nggak nyangka banget!
Maaf ya, Mrs. Flynn, aku lebih suka ini daripada Gone Girl!
Menurutku, Ide ceritanya lebih keren, lagian edisi terjemahannya Gone Girl terlalu tebal 😦 Nggak bisa nyelesein sampe sekarang 😦

Overall, aku sangat-sangat menyukai buku ini! Direkomendasiin buat kalian semua! Bener! Buat pecinta romance, YA, Sci-fci… pokoknya harus baca buku ini! (Kok kesannya maksa ya 😀 LoL)

Pertama kalinya ikutan Secret Santa, seperti yang aku katakan tadi, aku selalu clueless dan nggak punya bakat dalam tebak-tebakan. Santaku memberi clue yang gimana ya. Sebait quote dan gambar burung twitter (?) [Klik Disini] By the way, karena post Riddle itu telat, nggak ada komen yang membantu :(:(

Untung aja, dua hari yang lalu mbak Dewi whatsapp-in dan ngasih clue (bisa disebut clue bukan sih?)  Cluenya berupa sederet nama-nama.

Lalu, jika dilihat dari tulisan tangannya yang rapi banget. Santanya pasti cewek! (bukan rasis ya, wkwkkwk)

Akhirnya, aku menebak satu nama (yang alasannya tidak dapat dikemukakan, namanya tebakan yah! xD)

Wulida @ Tukang Arsip Buku

 

[Wrap Up] IIRC 2015

Halo! Sebenarnya, di tahun 2015 kemarin, minat bacaku menurun drastis dari tahun sebelumnya. Bahkan, RC di Goodreads pun tidak terpenuhi. Banyak RC yang terlantar. Hanya saja, pada akhirnya aku memutuskan untuk membuat Wrap-up RC ini. Hitung- hitung sekalian nulis Book Kaleidoscope 2015 yang masih berada di Draf.

Langsung saja, listnya:

  1. Swiss: Little Snow in Zurich
  2. Muse
  3. London: Angel
  4. Rintik Tawa
  5. Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik Untuk Bunuh Diri
  6. Gloomy Gift
  7. Happily Ever After
  8. In a Blue Moon
  9. Perempuan Patah Hati yang Kembali Menemukan Cinta Melalui Mimpi
  10. Remedy
  11. Marry Now Sorry Later
  12. Crash into You
  13. Orang Ketiga
  14. Almost is Never Enough
  15. Audy 4/4
  16. Croissant
  17. Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990
  18. Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1991
  19. Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi
  20. Orang Ketiga
  21. Sabtu Bersama Bapak
  22. Critical Eleven
  23. The Notebook
  24. I Remember You
  25. Rentak Kuda Manggani
  26. Perfect Pain
  27. Last Forever
  28. Tiger on My Bed