[Book Review] Moon in the Spring

23291785

Judul: Moon in The Spring 
Penulis: Hyun Go Wun
Penerbit: Haru
Terbit: September, 2014
Tebal: 405 hlm.
ISBN: 9786027742390
Di malam bulan purnama, seorang dewi terjebak bersama seorang pria berhati dingin dan licik di permukaan bumi.

Dewi Langit, Pria Bumi, lalu Malaikat Kematian….

Apakah wanita itu benar-benar tunanganku?

Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik. Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian. Ia tidak memiliki perasaan apa pun kepada wanita itu. Akan tetapi sesudah kejadian itu, wanita itu terlihat seperti wanita lain. Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.

Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitasku yang sebenarnya?

Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal. Di sana, ia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan. Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi. Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia… meski ia merasa lelah.

REVIEW:

Kang Min-Hyuk adalah seorang pria yang dingin dan licik. Di saat tunangannya sekarat, diambang kematian, Min-Hyuk malah menunjukkan sikap tak acuh, sangat terkesan bahwa Min-Hyuk tidak memiliki hati.
Melihat hal itu, sang calon Dewi, Dal-Hee harus menempuh tujuh kali reikarnasi untuk dapat menjadi dewi seutuhnya. Maka, disaat Yoon Ji-Wan, tunangan Min-Hyuk dinyatakan meningggal pada pukul 19.20 karena gagal jantung akibat bunuh diri, sang calon Dewi, Dal-Hee, memutuskan untuk melanggar etika reikarnasi dan bereikarnasi menjadi Ji-Wan demi membuat Min-Hyuk yang berhati dan beraura gelap menjadi Min-Hyuk yang baru dan lebih baik. Singkatnya, ‘memanusiakan’ Min-Hyuk.
Ji-Wan yang telah dinyatakan meninggal beberapa saat yang lalu tiba-tiba hidup kembali! [Tentu saja, yang hidup dalam tubuh Ji-Wan adalah sang calon Dewi, Dal-Hee)
Min-Hyuk, sang tunangan merasa ada beberapa hal yang aneh tentang Ji-Wan, meskipun Min-Hyuk tidak terlalu dekat dengan Ji-Wan, Min-Hyuk tetap saja merasa ada yang aneh. Mulai dari kemampuan bermain piano Ji-Wan yang menurun, juga ‘selera’ baju Ji-Wan yang tiba-tiba berbeda (Ji-Wan biasanya menyukai baju yang berwarna suram, sekarang, Ji-Wan malah lebih menyukai baju berwarna cerah dan lebih pandai memilih model baju).
Puncaknya, karena Min-Hyuk ‘super-curiga’ dengan Ji-Wan yang kepribadiannya, Min-Hyuk mengajak Ji-Wan ke restoran dan sengaja memesan ‘sea-food’ untuk Ji-Wan (Ji-Wan alergi sea-food) dan… Ji-Wan memakannya!
Di sisi lain, Min-Hyuk merasa ia mulai menyukai Ji-Wan. Ah, maksudnya Dal-Hee.
Lalu, bagaimana kisah mereka selanjutnya? Sang calon Dewi, Dal-Hee tentunya harus kembali ke langit saat ‘pekerjaan’nya selesai. Lalu, bagaimana dengan Min-Hyuk?

Tema cerita sangat unik! Dan tentu saja: tidak klise.
rating
4 of 5 stars
bookshelves
read
status
Read from October 24 to 25, 2014
format
Paperback
review
4.5 stars
Kalau-kalau dilihat dari reading updates yang aku copy goodreads, tentunya sudah lama-ya, aku membaca buku ini. Dan… baru kesempetan review hari ini. Dan… hampir-hampir ‘melupakan’ ceritanya. 25 Oktober 2014? Udah hampir 1 tahun! #Blah
Karena aku tiba-tiba sadar kalau telah mendaftar sebagai partisipan di Reading Challenge Penerbit Haru, maka aku memutuskan untuk ‘mereview’ buku ini dan tidak menunda-nunda lagi! 😀
Untuk terjemahannya, aku sangat puas. Tidak terkesan kaku sama sekali (fyi, beberapa buku terjemahan yang aku baca, gaya terjemahannya super-kaku. Bahkan, untuk buku-buku yang super-laris di negara asal, bahkan telah di film-kan, aku malahan ‘ngeh’. Entah kenapa. Tapi yang pasti, aku pikir itu semua karena ‘gaya terjemahannya’ yang ‘kaku.)
Jadi ya, seperti biasa, karena aku sudah membaca beberapa karyanya Hyun Go-Wun, aku rasa, tentang ‘kepuasan’ terhadap cerita sudah tidak perlu dipertanyakan. Di korea sendiri, penulis ini juga sangat terkenal (menurut pandanganku, mungkin benar), bisa dilihat dari buku-bukunya yang telah difilmkan (search sendiri di google :D)
Tokoh-tokoh sampingan juga ‘sangat’ membantu dalam kebagusan cerita. Kisah asmara bukan hanya pada tokoh utama, melainkan juga pada tokoh sampingan. Seperti Mi-Ra, adik Ji-Wan yang jatuh cinta pada ‘pengawal’nya Dal-Hee.
Overall, meski ada beberapa hal yang menurutku kurang ‘pas’, lupa sih di bagian mana yang kurang. Hanya saja, jika dilihat dari reviewku di goodreads, aku memberi 4.5 bintang ! Jadi ya..

4.5 Stars !

Advertisements

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s