[Playing Around with Romance] The Most Romantic Scene

Pada post kali ini, aku akan memposting tentang scene ter-romantis menurut StarKing’s Library. Jujur aja, aku sempet kesulitan dalam menemukan scene yang ‘pas’ di aku. Padahal, selama membaca buku-buku bergenre romens, aku selalu menemukan scene-scene romantis Hanya saja, mengingat bahwa aku orangnya pelupa, aku kembali membuka buku-buku bergenre romance favoritku dan mulai melihat-lihat kembali.
Jadi, setelah melewati ‘sedikit’ proses panjang, aku akan menuliskan sebuah scene romantis yang diambil dari novel The Best of Me karya Nicholas Sparks.

Yang Terbaik Dariku - The Best of Me

“Kau senang telah menikah?” Dawson bertanya, suaranya ragu-ragu.
Bukannya langsung menjawab, Amanda menyesap anggurnya, menggumpulkan kekuatannya. “Frank pria yang baik. Tapi pernikahan bukanlah seperti yang orang-orang pikirkan. Mereka ingin percaya bahwa pernikahan adalah keseimbangan yang sempurna, tetapi tidak seperti itu. Satu orang selalu lebih dalam cintanya ketimbang yang lain. Aku tahu Frank mencintaiku, dan aku juga mencintainya… tapi tidak terlalu dalam. Dan tidak akan pernah.”
“Kenapa tidak?”
“Kau tidak sadar?” Amanda menatapnya. “Ini karena dirimu. Bahkan saat kami berdiri di gereja dan aku bersiap melakukan sumpahku, aku ingat, aku berharap kau berdiri di sana, bukan dia. Karena aku bukan hanya masih mencintaimu, tapi aku terlalu mencintaimu, dan pada saat itu aku punya firasat takkan pernah merasa seperti itu terhadap Frank.”
Mulu Dawson terasa kering. “Lalu mengapa kau menikahinya?”
“Karena kupikir dia cukup baik….
Entah kenapa, Scene ini ‘ngena’ banget.
Dawson dan Amanda pernah berpacaran, dulu. Kini, setelah 21 tahun, mereka kembali bertemu. Dawson menanyakan ‘perihal’ pernikahan Amanda. Dan Amanda menjawab dengan jujur (Setelah bertemu kembali, Amanda ‘agak’ bertekad menjauhi Dawson, mengingat Amanda sekarang merupakan seorang Ibu dan Istri.)
Ah, ya… bicara soal film The Best of Me. Ada sebuah scene yang ‘ngena’ di hati.

The Best Of Me

“Bagaimana kau bisa menyuruhku untuk mencintaimu lagi padahal aku tidak pernah berhenti pencintaimu?”
Jangan lupa Blogwalking ya!

Advertisements

8 thoughts on “[Playing Around with Romance] The Most Romantic Scene

    • Iya…!! Setuju bangett. Dawson muda ‘ketuaan’ dan agak :D… jelek si:D..Dawson tua lebih ganteng and.. hawt!! @@

  1. sayangnya aku belum nonton ini. 😦
    tapi semua film yang diangkat dari novelnya NS selalu jadi top list aku untuk diburu. oke deh, jadi mau mantengin ini dengan segera. πŸ˜€

  2. Pingback: [Wrap-Up] Playing Around with Romance | StarKing's Library

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s