[Book Review] Insurgent

11735983

Judul: Insurgent
Penulis: Veronica Roth
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Januari 2012
Tebal: 551 hlm.
ISBN: 9794337374
“Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu.”
Sama seperti Divergent, aku membaca buku ini saat filmnya sudah COMING SOON dan trailer filmnya
Penulis benar-benar ahli dengan pegambaran karakter. Karakter yang terbentuk benar-benar kuat, seperti pada buku pertama. Emosi Tris dan Tobias serta peran-peran pembantunya sangat terasa. Penulis membuat banyak tokoh pembantu dalam novel ini. Seperti: Marcus, Johanna, Marlene, Uriah, Christina, Caleb, Peter, Tori, Jeanie, dkk. Masing-masing emosi dari setiap peran sangat terasa.
Emosi Tobias dan Tris-lah yang paling sering muncul dan terasa. Emosi Tris saat Will mati, emosi Tobias saat bertemu dengan ayahnya. Ada beberapa keanehan di sini. Marcus ayah Tobias. Tris suka Tobias. Tris benci Marcus. Bukannya kalau suka anak, sudah pasti suka ayah? Tris membenci Marcus, tapi pada akhirnya ia dan Marcus bersekongkol. Bukannya pilihan Tris sangat aneh? Terlebih lagi ia tidak memberi tahu Tobias. Sangat plin-plan. Belum lagi Tris yang memotong rambutnya dengan alasan ingin melupakan hal yang telah tejadi dan menjadi orang baru. Padahal rambutnya Shailene Woodly sangat cantik yahhh… T_T
Plot yang dipaparkan penulis turut menjabarkan kejadian serta emosi tokoh. Penggambaran kejadian dalam plot benar-benar detail. Ini membuat aku mengkhayal. Apa yang terjadi sebenarnya. Emosi yang dialami tokoh turut membuat aku emosi. Singkatnya, meskipun aku tidak tahu gaya bahasa yang dipakai oleh penulis (berhubung karena ini merupakan buku terjemahan), aku tetap menyukai plotnya. Tapi tidak dengan cara penulisan. Aku rasa cara penulisannya sedikit kaku ya. Aku bahkan lebih menyukai gaya penulisan Windry Ramadhina (mungkin karena dia penulis novel romance, kalo Roth penulis novel dystopian). Plotnya juga tidak menye-menye dan membuat aku bosan (biasa kalau baca buku fantasi terjemahan terbitan MIZAN pasti bosan pake banget, meskipun ide ceritanya menarik. Contoh: Violet Wings. Meskipun buku ini sangat tebal(menurutku, halamannya: 551), aku bisa menyelesaikan buku ini dalam 3 hari. Tidak seperti INFERNO by Dan Brown yang aku baca dari Febuari 2014 sampai sekarang nggak siap-siap.
Buku kedua ini lebih banyak menampilkan tokoh-tokoh baru. Serta masalah dan rahasia yang pelan-pelan terkuak. Poin minus dari buku ini adalah. ENDING. ENDING yang sangat menggantung. Karena itu, ALLEGIANT akan kubeli dan kubaca. Ending dari buku ini membuat pembaca kesal. Selalu. Menggantung. Membuat pembaca penasaran dan membeli buku ketiga dari seri DIVERGENT ini.
Semua cover pada seri Divergent ini selalu memikat hati. Cover yang simpel. Tetapi menyiratkan inti dari cerita. Penulis juga sangat mempertimbangkan judul dari ceritanya. DIVERGENT, INSURGENT, ALLEGIANT.
Aku tidak akan menuliskan spoiler pada review kali ini. Spoiler akan aku tulis bersamaan dengan review film Insurgent.

 

 

Ratings: 4 of 5 stars.

Advertisements

One thought on “[Book Review] Insurgent

  1. Pingback: [Movie Adaptation] Insurgent | StarKing's Library

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s