Book Review: MARRIAGEABLE

1185957_371199276341482_1784480729_n

Judul: Marriageable (Repackaged)
Penulis: Riri Sardjono
Editor: Windy Ariestanty
Desain sampul: Dwi Annisa Anindhika
Penerbit: Gagasmedia
ISBN: 979-780-651-0
Cetakan ketujuh, 2013
358 halaman
Namaku Flory. Usia mendekati tiga puluh dua. Status? Tentu saja single! Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku. 
“Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara-gara gue belom kawin?!” 
“Karena elo punya kantong rahim, Darling,” jawab Dina kalem. “Kantong rahim sama kayak susu Ultra. Mereka punya expired date.”
“Yeah,” sahutku sinis. “Sementara sperma kayak wine. Masih berlaku untuk jangka waktu yang lama.”
Mamz pikir aku belum menikah karena nasibku yang buruk. Dan kalau beliau tidak segera bertindak, maka nasibku akan semakin memburuk. Tapi Mamz lupa bertanya apa alasanku hingga belum tergerak untuk melangkah ke arah sana. 
Alasanku simple. Karena Mamz dan Papz bukan pasangan Huxtable. Mungkin jauh di dalam hatinya, mereka menyesali keputusannya untuk menikah. Atau paling tidak, menyesali pilihannya. Seperti Dina, sahabatku.
“Kenapa sih elo bisa kawin sama laki?!” 
Dina tergelak mendengarnya. “Hormon, Darling! Kadang-kadang kerja hormon kayak telegram. Salah ketik waktu ngirim sinyal ke otak. Mestinya horny, dia ngetik cinta!”
See??
“Oh my God!” desah Kika ngeri. “Pernikahan adalah waktu yang terlalu lama untuk cinta!”
Yup!
That’s my reason, Darling

REVIEW:

 

Saya baca buku ini versi terbarunya, meskipun baru dari covernya sih.
Kuakui saya memang orangnya suka ketingallan berita. Baru tau kalo buku ini udah di-Repackaged dan baru beli seminggu yang lalu.
Jujur aja, saya beli buku ini karena rekomendasi dari beberapa blog tetangga dan kabar Repackaged-nya, gue orangnya heboh banget kalo denger ada novel yang di Repackaged. Kayak Meet The Sennasnya Orizuka (meskipun beda judul)
Gaya penulisan Riri ceplas-ceplos, tapi gak terlalu parah juga. Sejauh ini saya masih bisa mengerti apa yang penulis sampaikan.
“Pertanyaan paling besar dalam hidupku: kenapa seseorang memutuskan untuk menikah?”
Jawaban versiku: Yah, kalo gak nikah ntar manusia punah kayak Dinosaurus dong (?) #Jayus
Novel ini bercerita tentang perempuan di usia 32 yang msih belum menikah, sehingga dijodohkan dengan lelaki pilihan ibunya.
Flory gak percaya cinta karena keluarganya yang terbilang tidak harmonis.
Awalnya Flory bimbang dengan perjodohan dengan Vadin, tapi akhirnya setuju. Mereka menikah, NO SEX . Lambat laun Flory merasa nyaman dengan kehadiran Vadin. Namun ketika hadir seorang Nadya, yang notabene adalah mantannya Vadin,yang cantik dan super sexy, Flory menjadi was-was dan berdandan untuk ganti penampilan. Berhasilkah Flory mempertahankan rumah tangganya?
Berhasil.
Seperti yang saya bilang tadi, gaya penulisan ceplas ceplos.
 “Sementara sperma kayak wine. Masih berlaku untuk jangka waktu yang lama.”
Penggambaran Karakter Vadin yang sempurna membuat saya jatuh cinta seketika dengan Karakter Vadin [Jadi Ngarep ada Vadin di Real Life]. FYI, Vadin itu seorang pengacara, sedangkan Flory itu Arsitek.

Vadin memiliki badan yang tegap walaupun bukan termasuk kategori kekar. Tingginya mungkin sekitar 175cm. Rambut hitamnya lurus dipotong sangat pendek. Wajah coklat Vadin hampir selalu terlihat tenang dengan bibir tipis yang sesekali menyunggingkan senyum samar. Sekilas, sekejap, bahkan mungkin, dia tidak perlu otot untuk melakukannya.

Selain cinta, disini juga dibahas tentang persahabatan. Persahabatan Flory dengan Dina, Ara, Kika, dan si homo Gerry, lalu pendatang baru, Padma.

Aku mendengus sebal mendengarnya. “Kenapa dalam setiap pernikahan harus ada seks?”

“Karena seks adalah harga yang harus dibayar seorang perempuan untuk mendapatkan pernikahan,” jawab Kika ketus.

“Yeah…,” cemooh Gerry. “Sementara pernikahan adalah harga yang harus dibayar seorang lelaki untuk mendapatkan seks.”

Kekurangan buku ini adalah:
Banyak kata ‘kenapa’, dan ‘tergelak’. Jadi kayak Deja Vu.
Overall, buku ini sangat manis. Bukan hanya unsur cinta dan persahabatan di dalamnya, tapi juga Humor yang bikin ngakak. Meskipun buku ini tebal, tapi ceritanya tidak bertele-tele kok~
Ratings: 4 Of 5 stars
Advertisements

5 thoughts on “Book Review: MARRIAGEABLE

  1. Pingback: Reading List [April-Mei] | StarKing's Library

  2. Pingback: [Wrap-Up] New Author Reading Challenge 2014 | StarKing's Library

  3. Pingback: Top 10 Tuesday: Top Ten Books I’ve Read So Far This Year | StarKing's Library

  4. Pingback: [WRAP-UP] Indonesian Romance Reading Challenge | StarKing's Library

Don't Be Quiet Reader, Leave Comment!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s